IBX581FD685E3292
in Jalan - Jalan Yuk

Backpacker Ala PutriKPM – Goes To Bandung

at

Bandung, sebuah kota yang menurut sebagian orang adalah tempat yang pas untuk melepas penat akibat terus – terusan dikejar deadline. Lokasinya yang nggak terlalu jauh dari Jakarta menjadi alasan utama saya menghabiskan weekend kali ini di kota yang terkenal dengan kulinernya. Sudah dari sebulan lalu saya merencanakan liburan ke Bandung dengan pacar. Maklum kami LDR yang ketemu enam bulan sekali, rasanya kalau cuma ketemu disitu – situ aja (Jakarta (kota saya) dan Jogja (kota pacar)) sudah terlalu sering kami lakukan. Setelah mempertimbangkan segala sesuatunya terutama budget kami yang pas – pasan, maka kami sepakat memilih Bandung untuk tempat kami liburan.

Saya dan pacar sudah booking hotel dan tiket kereta dari jauh – jauh hari. Kami memilih naik kereta dibanding transportasi darat lainnya agar mengirit waktu dan mengirit pengeluaran. Selain itu, pemilihan tempat menginap-pun menjadi hal penting kedua, kami sepakat memilih hotel bintang 3 di kawasan wisata Braga karena harganya yang cukup memuaskan dan dekat dengan stasiun. Bisa dibilang liburan kami kali ini bergaya backpacker, walaupun nginepnya di bintang 3 😀

12 Feb –DAY 1
Kereta Argo Parahyangan yang akan saya naiki dari Stasiun Gambir akan berangkat jam 1 siang. Karena takut ketinggalan, saya memutuskan untuk naik ojek dari rumah. Pas jam setengah 11 siang, saya berangkat dari rumah. Jalanan siang itu agak bikin sebel karena macetnya ampun – ampunan. Beruntunglah tukang ojeknya paham jalan – jalan tikus di sekitar tempat tinggal saya. Sekitar jam 12 saya sudah sampai di Gambir. Setelah membayar ojek, saya langsung menuju ke ATM karena uang cash di dompet hanya sisa 10ribu rupiah. Hiks… Karena masih ada waktu longgar sekitar 45 menit, saya memutuskan untuk membeli satu cup Green Tea Latte di gerai minuman cepat saji yang letaknya ada di ujung sebelah utara stasiun. Tak berapa lama kemudian, saya langsung naik ke lantai 2 stasiun menuju peron jalur 1. Saat ini Stasiun Gambir sudah benar – benar ‘bersih’, baik dalam arti pelayanan dan lingkungannya. Tiket saya dicocokkan dengan KTP oleh petugas wanita yang berada di dekat tangga pintu masuk utara. Sepanjang perjalanan saya di dalam Stasiun, saya mendengar alunan musik lembut khas Jakarta, lagu Kicir – Kicir.

step 7

Selfie di atas ojek 😛

lodaya

Inside look of Lodaya train (Jogja – Bandung)

Sekitar jam 4 sore, saya tiba di St. Hall alias Stasiun (utama) Bandung. Dan ternyata kereta Lodaya (Jogja – Bandung) yang dinaiki pacar saya juga sampai berbarengan. Setelah saling mencari – cari karena bingung dengan lokasi stasiun, akhirnya kami bertemu di tengah – tengah peron. Awalnya kami berniat mempercayakan perjalanan kami pada aplikasi penunjuk arah yang sudah di-install di smartphone kami, tapi ternyata aplikasinya nggak berjalan sesuai yang kami pikirkan. Kami memutuskan untuk bertanya pada satpam yang menjaga peron dan bertanya arah menuju Braga. Pak satpam memberi petunjuk bahwa kami harusnya berjalan menyeberang peron. Akhirnya kami harus agak berlari karena kereta yang kami seberangi akan segera jalan. Sampai di luar stasiun, GPS masih nggak bisa digunakan. Tanya sana – sini adalah GPS paling akurat yang pernah ada. Setelah nanya 3 kali, kami sampai di daerah Braga yang letaknya sekitar 1 kilometer dari stasiun.

Saat check-In, petugas hotel lupa memilihkan kami kamar yang smoking room. Karena saya alergi asap rokok, saya langsung minta ganti kamar ke non-smoking room. Akibatnya, kami harus menunggu sekitar 15 menit sebelum akhirnya kami bisa masuk ke kamar yang letaknya di lantai 2. Tapi ternyata waktu menunggu kami nggak sia – sia, karena petugas hotel mengaku salah, kamar kami di-upgrade dari standart room ke superior room. Yeay!

kamar 1

Hotel yang letaknya ada di dalam Braga Citywalk ini cukup rapih untuk harga 336ribu (tanpa sarapan) per malamnya. Dari lorong kamar, terkesan bahwa hotel ini tak sekedar menawarkan tempat beristirahat tapi juga menawarkan kenyamanan. Terbukti, lantai kamarnya yang dilapisi karpet membuat anak – anak nyaman bermain disini. Ada beberapa sofa yang ditaruh di sudut lorong dan bisa digunakan para tamu untuk menunggu atau sekedar duduk – duduk santai. Dan di ujung tiap lorong disediakan air minum kemasan galon yang bisa dimanfaatkan oleh seluruh tamu, termasuk saya nggak mau rugi.

Jam 7 malam perut kami mulai teriak – teriak minta asupan. Rencananya malam ini kami akan berkeliling daerah Braga yang terkenal sebagai kota tua-nya Bandung. Namun ternyata, cuaca malam ini nggak mendukung kami ngebolang cari makanan. Alhasil, kami hanya bisa memesan 2 porsi Kwetiau Goreng yang dijual di pinggiran Braga Citywalk seharga 15ribu per porsi. Selesai makan, kami langsung tidur karena capek dan badan mulai terasa nggak nyaman. Mungkin karena kami sempat terkena hujan di jalan. Jadilah malam pertama di Bandung diisi dengan kegiatan kerukupan di dalam selimut.

To be continue…

33 Comments

  1. Nefertite Fatriyanti

    Wah mba Putri, trims sharingnya ya, saya pengin juga ke Bandung
    Blogmu keren mba

    14 . Feb . 2015
    • PutriKPM

      Hihihi akhirnya bisa ke Bandung juga ini 😀 thank you mbak. Blogmu juga informatif 😉

      14 . Feb . 2015
  2. Idah Ceris

    Helmnya baguuus. 😀
    Endingnya enak bangeet. Kerukupan di dalam selimut. Qiqiqi

    14 . Feb . 2015
    • PutriKPM

      Soalnya hujannya malah makin deres dan saya kena flu, Mbak. Terpaksa deh jalan-jalan malemnya berakhir dengan kerukupan di dalem selimut. Hiks

      14 . Feb . 2015
  3. Ani Berta

    Bandung surga kuliner juga Mba 😀
    Next kita backpakeran rame2 ya hehehe….
    Aku jadi guide nya deh hahaha….
    Oh ya, di Braga ini juga setiap tahun suka ada festival budaya….

    14 . Feb . 2015
    • PutriKPM

      Budgetnya beneran mepet soalnya abis buat bayar hotel. Maklum backpackernya jadi-jadian Teh. Sip! Nanti kita jalan bareng yak 😀

      14 . Feb . 2015
  4. pipit widya

    Mbak, sy jg pernah tuh ke Bdg semi backpacker ama suami.
    Hahahha, nanya2 juga.
    Mampir ke Saung Udjo mba, tapi jgn telat biar bisa main angklung.

    14 . Feb . 2015
    • PutriKPM

      Hihihi iya, Mbak. Entah kenapa belum tega kalau harus tidur nggak di hotel. Yah saya malah lupa kalau ada Saung Udjo. Mungkin lain kali bisa kesana. Terima kasih infonya 🙂

      14 . Feb . 2015
  5. trinitmm

    Hebat euy! Bisa selfie di atas ojek. Hhehehe. Mbak putriii boleh aku gangguin ya, belum mahir nih di wordpress.Boleh tanya-tanya ya besok-besok. hehehe

    14 . Feb . 2015
    • PutriKPM

      Wahahaha jadi blogger bikin saya punya keahlian khusus selfie mbak :p boleh yuk saling sharing aja 😀

      14 . Feb . 2015
      • trinitmm

        Hehhee. Mau tanya ah, itu bagaimana ya? Masukin banyak foto di postingan kita? hahaha kok aku bisanya cuma satu. *Tepok jidat*

        14 . Feb . 2015
        • PutriKPM

          Lah ya diupload aja mbak nanti dipilih kan bisa 😀

          15 . Feb . 2015
  6. Titis Ayuningsih

    naik ojek memang cepat ya mbak apalagi ojeknya GO JEK hehehehe

    14 . Feb . 2015
    • PutriKPM

      Hahaha iya lumayan lah bisa ada pilihan transportasi darat :p

      14 . Feb . 2015
  7. Dewi

    Ciee…ciee..yg bekpekeran bareng pacar…bikin ngiri aja hihihi
    Sy dl jg suka bekpekeran, tp skrg ga bs lg, kesian Wawa 😀

    14 . Feb . 2015
    • PutriKPM

      wahahaha maklumin aja lah ya mumpung ketemuan setelah kepisah sekian bulan hehehehe 😛 Ya ajak aja wawanya sekalian 😛

      15 . Feb . 2015
  8. khalida

    mau nginep dimanapun yang penting jalan ya mbak…waah braga asik ya byk gedung tuanya:)

    14 . Feb . 2015
    • PutriKPM

      Iyaaa… Sayangnya hujan terus2an jadi nggak bisa nikmatin Braganya hiks

      15 . Feb . 2015
  9. Lidya

    wah asyik jalan-jalan ke Bandung ya. Udah cauaca lagi dingin tambah dingin juga ya

    15 . Feb . 2015
    • PutriKPM

      dingin – dingin empuk :3

      15 . Feb . 2015
  10. wylvera

    Sebentar, itu pacar atau “pacar” ya? Halaaah kepo akunya. Btw, Bandung memang enak dijadikan pilihan destinasi utk weekend. Salam kenal ya. 🙂

    15 . Feb . 2015
    • PutriKPM

      “Pacar” sama pacar bedanya apa, Mak? Hahahaha. Iya pas banget buat jalan2 dadakan 😀

      15 . Feb . 2015
  11. Backpacker Ala PutriKPM – Goes To Bandung Part 2 | Delapan Kata

    […] saya tidur nggak nyenyak karena terkena hujan di hari pertama liburan di Bandung. Rasa pusing, hidung tersumbat dan bersin – bersin membuat saya nggak bisa memanfaatkan waktu […]

    15 . Feb . 2015
  12. Ranii

    wah Bandung! masih jadi kota impian nih buat saya, cuma karena taun kemaren udah sempet ngiterin sedikit bandung kota, jd ngga tau kapan bisa ke sana lagi, hihi..

    GPS yang paling ampuh itu emang cuma Gunakan Penduduk Sekitar mbak buat tanya2 hehe

    16 . Feb . 2015
    • PutriKPM

      Setujuuuu!!! GPS itu emang paling ampuh 😛

      16 . Feb . 2015
  13. Barang Wajib Bawa Sebelum Jalan – Jalan Ala PutriKPM | Delapan Kata

    […] freak sama hasil foto yang mau diposting. Biasanya suka saya edit biar lebih kece. Bahkan waktu liburan di Bandung kemarin saya sampai bawa replika bunga matahari sendiri lho ke De’ Ranch. Padahal medannya […]

    17 . Feb . 2015
  14. Udin Sayuti

    Sy pernah menginap di Fave Braga dan …. kapok. hehehe…

    19 . Feb . 2015
    • PutriKPM

      Lho, kenapa Kang?

      19 . Feb . 2015
  15. Backpacker Ala PutriKPM Goes To Bandung Part 3 |

    […] Baca cerita seru Backpacker ala PutriKPM hari pertama disini dan hari kedua […]

    19 . Feb . 2015
  16. Azis Nizar

    Lagi ngebayangin cara mencari-carinya dulu nih, kayak adam dan hawa gitu gak sih? Romantis2 gitu ya hahha

    19 . Feb . 2015
  17. Backpacker ala PutriKPM – Goes To Bandung Part 4 (Salah Tiket Kereta) |

    […] Untuk melihat postingan PART 1 klik DISINI, […]

    21 . Feb . 2015
  18. Belanja Kue Lebaran Di Cipika Store, Yuk! | delapankata.wordpress.com

    […] aku udah lumayan lama kenal Cipika, dulu aku pernah booking hotel di Bandung pas jalan – jalan sama pacarku. Entah kenapa sekarang layanan traveling di Cipika udah nggak ada. […]

    01 . Jul . 2015
  19. keke yohanes

    foto kurang banyak

    01 . Mar . 2017

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *