Reportase

Berantas Narkoba Bersama Bea Cukai (Reportase Liputan Hari Anti Narkoba)

Selama ini aku sering banget nonton atau denger berita tentang penangkapan bandar atau kurir narkoba di Bandara. Dan akhirnya, Selasa lalu (18 Nov) aku dan para teman – teman dari Blogger Reporter Indonesia berkesempatan melihat langsung press conference yang diadakan pihak Bea Cukai sehubungan dengan penangkapan 7 orang kurir narkoba selama kurang lebih 20an hari terakhir.

20141118_105821

Bertatapan langsung dengan 7 orang para yang mencari uang instan tanpa pikir panjang ini membuatku bergidik ngeri. Bayangkan saja mereka nekat membawa narkoba bernilai milyaran ke Indonesia. Aku masih nggak habis pikir kenapa mereka masih nekat membawa barang haram itu ke Indonesia padahal para personel Bea Cukai khususnya yang di Bandara Soekarno Hatta sudah sangat terlatih dalam mengungkap hal yang sudah nggak tabu ini. Bahkan kata Pak Helmi (kepala bagian informasi Bea Cukai Soetta), para petugas Bea Cukai sudah diberikan keterampilan khusus untuk melihat gerak – gerik mencurigakan para penumpang pesawat saat akan melewati bagian x-ray atau saat mengambil koper di tempat menunggu. Benar saja, sejak tanggal 20 Oktober lalu, pihak Bea Cukai Soetta berhasil menggagalkan dan menangkap 7 orang kurir Narkoba yang bernilai total  Rp 18.188.000.000,- alias delapan belas milyar seratus delapan puluh delapan juta rupiah. Angka yang sangat fantastis dan bisa merusak ratusan bahkan ribuan generasi penerus bangsa. Kurir – kurir tersebut berwarga negaraan Vietnam, Hongkong, Iran, Taiwan dan salah satunya adalah WNI berjenis kelamin wanita.

Jenis – jenis narkoba yang ditangkapnya pun macam – macam, mulai dari serbuk kristal shabu – shabu, shabu cair dan mariyuana alias ganja. Cara mereka menyelundupkan barang narkotika itu pun sangat bermacam – macam.

Mungkin sebagian orang masih memandang sebelah mata peran Bea Cukai dalam memberantas narkoba. Kenyataannya, mereka yang sengaja mengimpor narkoba melalui jalur udara di Bandara Cengkareng pasti nggak akan lolos dari pengawasan Bea Cukai Soetta, karena mereka sudah memperbarui sistemnya dengan melakukan beberapa kemajuan. Misalnya dengan pemasangan kamera cctv di sudut – sudut Bandara, adanya Xray dan para petugas yang bisa membaca gerak – gerik mencurigakan dari para pengguna jasa layanan udara.

Sejak awal tahun 2014 hingga saat ini, tim Bea Cukai bandara Soetta sudah berhasil menangkap 80 kasus narkoba dengan jumlah tangkapan Ganja seberat 165 gram, Happy Five 25 tablet, Ketamine 11.140 gram, Methaphetamine 105.407,7 gram dan masih banyak zat terlarang yang berhasil disita.

Peran serta masyarakat sebenarnya sangat diperlukan untuk membantu polisi dan Bea Cukai memberantas peredaran narkoba. Misalnya melihat hal yang mencurigakan di lingkungan Bandara langsung menghubungi petugas yang berseragam khusus dan terdapat tulisan “Custom” di bagian dada kanannya karena itu adalah tanda dari petugas bea cukai. Ayo bersama-sama kita berantas narkoba demi masa depan Indonesia yang lebih baik lagi 🙂

Leave a Reply

Required fields are marked*