Berbagi Kebaikan Bulan Ramadhan Bersama Unilever PureIt

“Berbagilah selagi bisa, karena kamu tidak akan tahu kapan membutuhkan bantuan orang lain.”

Sejak kecil, Nenek dan Kakek saya selalu mengajarkan untuk selalu berbagi selama masih punya, masih bisa dan masih mampu. Karena ya kita nggak pernah tahu kapan kita bener – bener butuh tangan orang lain. Karena hidup kan nggak selamanya di atas, nggak selamanya happy – happy aja, karena suatu saat ada masanya jatuh juga. Makanya saya jadi kebiasaan setiap memasuki bulan Ramadhan sering berkirim parcel ke saudara – saudara yang membutuhkan. Selain berbagi rezeki, ada perasaan yang nggak bisa diungkapin saat melihat orang lain tersenyum bahagia hanya karena bantuan kecil. Asli, rasanya pengen mewek gitu aja kalau ada orang yang ngerasa bersyukur banget karena dikasih sesuatu yang dia butuh. Kalau kata Odi, saya orangnya gembeng banget dan gampang terharu. Pas Odi ngasih cincin di Bali aja walaupun nggak ada romantis – romantisnya, saya tetep nangis tersedu – sedu huhuhu.

Baca: And I Said, I Do!

Ngomong – ngomong soal berbagi dan bulan Ramadhan, akhir pekan kemarin saya diundang oleh Unilever Pureit untuk hadir ke acara blogger & media gathering sekaligus untuk memperkenalkan kampanye terbaru mereka bertajuk #GivePureLove. Saya excited banget pas diundang karena dari dulu pengen beli Pureit tapi masih ragu – ragu. Takut kalau ternyata kualitas air di rumah nggak bagus dan maksain beli Pureit terus ternyata airnya nggak bisa steril dan saya jadi minum air kotor. Sumpah, setakut itu lho dari dulu, tapi penasaran pengen beli. Galau banget deh pokoknya, apalagi setiap mau beli jarang nemuin product advisornya, jadi bingung mau nanya – nanya ke siapa.

UNILEVER #GIVEPURELOVE PUREIT

UNILEVER #GIVEPURELOVE PUREIT

Berlokasi di Fat Shogun Kuningan, acara blogger & media gathering Pureit bareng VemaleDotCom berlangsung super feminine. Dengan dresscode all white with touch of blue, saya dan teman – teman yang hadir langsung membuat restaurant di lantai R gedung Menara BTPN langsung jadi cerah. Saya langsung heboh cipika – cipiki dengan teman – teman blogger, maklum, saya sudah mulai jarang hadir ke acara blogger. Sebelum mulai, saya dan tamu undangan dihidangi makan siang yang super enak! Sayangnya, saya lupa nama – nama makanannya karena fokusnya hanya makan saja hihihi. Oh ya, dekorasi meja di Fat Shogun super cantik siang ini. Serba biru dan putih, persis seperti dresscode dan warna produk Pureit.

UNILEVER #GIVEPURELOVE PUREIT

UNILEVER #GIVEPURELOVE PUREIT
Ibu Adeline Ausy Setiawan, Managing Director Unilever

Dipandu dengan MC sekaligus penyiar radio favorit saya, Veve Adeline, acara siang itu berlangsung dengan seru sekali. Ditambah perwakilan dari Unilever yaitu Ibu Adeline Ausy Setiawan selaku Managing Director juga sangat atraktif dan ramah menjawab pertanyaan dari blogger, media dan Mom’s Influencer. Iya, acara kali ini ternyata nggak hanya dihadiri oleh blogger ataupun teman – teman media, tapi juga diramaikan para ibu – ibu influencer seperti Ayudia Bing Slamet, Kirana Larasati, Nycta Gina, Jenahara dan Rini Yulianti.

UNILEVER #GIVEPURELOVE PUREIT

UNILEVER #GIVEPURELOVE PUREIT

Di acara kali ini saya nggak menyia – nyiakan kesempatan tanya ini itu seputar Pureit. Maklum, saya masih galau bin bimbang apa Pureit aman digunakan di wilayah pinggiran Jakarta seperti rumah saya. Dan kemarin, kebimbangan saya terjawab sudah bahkan saya sempat mencoba meminum segelas air hasil dari Pureit Classic yang ternyata tidak berbau ataupun berasa sama sekali. Benar – benar pure seperti air putih biasa.

Ternyata Pureit menggunakan 4 tahap pemurnian sehingga mampu menghasilkan air minum yang jernih, tidak berbau dan yang penting terasa alami. Pureit juga bisa digunakan untuk memurnikan air tanah ataupun PAM seperti yang terpasang di rumah saya. Setelah tanya – tanya, saya jadi semakin penasaran dengan Pureit lho! Apalagi kemarin sempet dihitung – hitung, pengeluaran dengan air galon kemasan lebih mahal dibanding menggunakan Pureit. Soalnya kalau pakai Pureit tinggal langsung masukkin air ke dalam tabung Pureit tanpa perlu dimasak terlebih dahulu. Jadi menghemat gas (karena nggak perlu dimasak), hemat tenaga (karena nggak perlu ngangkat – ngangkat galon), dan hemat uang. Saya jadi lega setelah nanya – nanya, jadi mantap buat pilih Pureit untuk di rumah. Apalagi kemarin sempat ada pengetesan bakteri sebelum dan sesudah menggunakan Pureit. Hasilnya bikin takjub karena ternyata bakteri berkurang banyak, malahan hampir hilang setelah disaring dengan Pureit. Duh galau, kira – kira varian apa ya yang harus saya beli? Karena ternyata Pureit ada banyak lho variannya.

UNILEVER #GIVEPURELOVE PUREIT

Mulai dari Pureit Classic 9L yang jadi primadona dan dari dulu saya incar, Pureit Classic 5L, Excella dan Pureit Slim RO. Harganya pun terjangkau, sekitar Rp 500ribuan hingga Rp 3 jutaan. Saking banyaknya varian dari Pureit, saya malah jadi kepikiran untuk kasih Pureit ke saudara dan kerabat. Sesuai dengan campaign #GivePureLove, Pureit juga mengajak kita terlebih ibu – ibu untuk memberikan Pureit sebagai hadiah manis untuk orang – orang tersayang.

Kalau dipikir – pikir, campaign #GivePureLove ini oke banget. Sebelumnya nggak kepikiran untuk kasih barang ke orang lain sebagai hadiah Lebaran. Selama ini saya seringnya kasih sembako atau makanan kaleng untuk kerabat. Padahal ya, sembako dan makanan gitu kan gampang habisnya. Lain lagi kalau ngasihnya Pureit, bisa awet dan tahan lama kan? Keluarga juga pasti semakin senang karena nggak perlu repot lagi beli galon yang mahal, cukup pakai air PAM atau air sumur tanah saja. Duh, kece ya campaignnya? Jadi nambahin ide hadiah, nggak hanya untuk hadiah Lebaran tapi bisa aja hadiah untuk pengantin baru atau teman yang ulang tahun. Kapan lagi ngasih hadiah yang bermanfaat dengan harga yang pas sama kantong?

Selain kasih ide hadiah, selama campaign #GivePureLove juga, Pureit juga bagi – bagi 1000 unit Pureit yang disumbangkan ke berbagai fasilitas public termasuk masjid, sekolah hingga rumah sakit di seluruh Indonesia. Dengan program ini, Pureit ingin dapat menginspirasi masyarakat Indonesia untuk mengisi Ramadhan dengan kegiatan positif, tulus dan bermanfaat bagi banyak orang. Duh, Unilever Pureit baik banget ya? Pas banget dengan kutipan ucapan yang sering diomongin Nenek ke saya.

UNILEVER #GIVEPURELOVE PUREIT

UNILEVER #GIVEPURELOVE PUREIT

UNILEVER #GIVEPURELOVE PUREIT

Berhubung sudah mepet bulan Ramadhan, acara #GivePureLove kemarin nggak hanya ngebahas soal produknya Pureit, tapi juga ada demo masak yang dipandu oleh Chef Chandra Yudasswara, si chef gondrong yang sering muncul di TV dan bikin ibu – ibu histeris hihihi. Demo masaknya pun sesuai dengan tema Ramadhan yaitu menu takjil yang serba manis tapi mudah dibuat. Dan air yang digunakan untuk demo masak kali ini menggunakan air hasil Pureit lho. Hasil makanannya nggak ada bedanya sama sekali, tetap enak dan bikin nagih hahaha.

Acara #GivePureLove kali ini banyak sekali manfaatnya. Selain menambah ilmu seputar Pureit, menambah teman baru, menambah ide hadiah untuk orang – orang terkasih dan juga bisa nambah resep sajian untuk berbuka. Benar – benar akhir pekan yang penuh manfaat dan menyenangkan. Pulang dari acaranya Unilever Pureit, saya langsung telepon Odi untuk beli Pureit. Dan kayaknya, setelah gajian langsung mau ke supermarket untuk beli Pureit Classic 9L, deh. Saya bakalan update lagi ya nanti kalau sudah sebulan pakai Pureit.

UNILEVER #GIVEPURELOVE PUREIT

Lastly, terima kasih untuk Unilever Pureit dan VemaleDotCom atas undangannya Sabtu lalu. Semoga bisa berjumpa di event menarik dan menyenangkan selanjutnya!

putrikpm-footer

 

17 thoughts on “Berbagi Kebaikan Bulan Ramadhan Bersama Unilever PureIt

  1. Kalimat pembukanya makjleb, toss dulu lah soal ke-galau-an pakai pureit. Alhamdulillah banget bisa datang acara pureit jadi ga galau lagi dan langsung memutuskan beli.

    1. Kemarin mau beli tapi takut orang rumah nggak setuju, eh ternyata setelah diceritain malahan bilang “Kenapa gak beli sekalian” hahahaha

  2. Samaan kita Mbak. Saya juga galau sejak lama masalah ini. Kalo dihitung hitung, dengan membeli galon dan pure it memang lebih hemat pakai pure it. Suami sejak dulu ngajak pake Pure it, tapi hati saya masih belum mantep juga. Secara airnya gak direbus gitu. Apa iya pure ot secanggih itu? Begitu benak ini selalu mempertanyakan. Hihi…

  3. halo kak, salam kenal..
    awal tau pureit ini cuma dari iklan tv, trus gak yakin gitu hehe, tpi baca2 dari blog eh penjelasaannya rinci dan gak meragukan yaaa.. pingin pake juga jadinya

  4. Aku pengen punya Pureit yang Classic 5L itu deh,mau ngasi ke ortu juga soalnya biar nggak repot beli-beli galon lagi sekaligus kesehatn keluarga lebih terjamin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *