Berlibur Di Museum Sumpah Pemuda, Murah Tapi Banyak Manfaatnya!

Weekend kali ini gue menghabiskan waktu dengan berkunjung ke sebuah museum di daerah Kramat (sekitar Salemba sebelum Senen) Jakarta Pusat. Museum Sumpah Pemuda, begitu kata-kata yang tertulis dalam sebuah plat yang menjulang tinggi di depan gerbangnya. Tempatnya berbentuk seperti rumah tua bergaya aksitektur Betawi tempo dulu. Tapi begitu masuk, rasa panas yang sempet ngebuat keringet mengalir deras langsung dibayar dengan angin yang ditiup sama air conditioner yang dipasang disudut-sudut ruangan.

1

Di bagian depan, gue langsung ngeliat patung 3 orang pemuda Indonesia yang menggambarkan tentang detik-detik perumusan naskah ‘Soempah Pemoeda’.

2

Berpindah ke ruangan sebelah kanan, ada bagian sudut museum yang dikasih sofa panjang yang nyaman banget buat duduk-duduk sambil ngebaca-baca informasi yang dipasang disetiap pojok ruangan.

3

Bergerak kearah dalam museum, ada sebuah biola yang bersejarah dalam terciptanya beberapa lagu-lagu perjuangan. Diantaranya ada Indonesia Raya, Tanah Airku dan lain-lainnya. Udah jelas banget dong ya berarti biola itu punyanya bapak WR. Supratman.

4

Ruangan di samping biola bapak Wage Rudolf Supratman ada patung sepasang bapak yang sedang membaca sebuah surat kabar tempo dulu. Sayangnya, gue lupa nama kedua orang tersebut karena nggak sempat baca petunjuk patungnya.

6

Dan di bagian paling belakang museumnya, ada patung bapak WR. Supratman sedang memainkan biolanya, kemungkinan sih dia memainkan lagu Indonesia Raya soalnya di belakang patungnya ada tulisan lagu Indonesia Raya lengkap dengan not baloknya.

7

Dan di dinding-dinding museum juga dipasang beberapa surat atau perjanjian Sumpah Pemuda yang diadakan pada tanggal 28 Oktober di masa silam ini.

8

Harga tiket museum yang sangat murah yaitu Rp. 2.000 untuk dewasa / perorangan dan Rp. 1000 / orang apabila berkunjung bersama minimal 10 orang lainnya ini menurut gue sangat-sangat murah. Kenapa murah? Di dalamnya lo bisa ngeliat sejarah para pemuda Indonesia yang berjuang untuk merdeka di negaranya sendiri. Saran gue sih, lo mending ajak adik atau saudara atau anak lo kesini supaya mereka tau gimana perjuangan pemuda pemudi Indonesia. Dan supaya mereka juga bisa mengisi kemerdekaan dengan hal – hal yang positif.

9

Museum Sumpah Pemuda ini juga cocok lho buat lo yang mau menghabiskan weekend atau liburan dengan hal yang positif, fun dan menambah wawasan lo juga pastinya. Happy holiday! J

Baca Juga:

No Comments

  1. Waaahh,kayaknya cocok nih buat dimasukin planing travelling saya 😀
    kemarin pas dijakarta saya hanya ngunjungi monas,sama kotu 😀

    oia,kunjungan pertama nih..
    salam hangat 😀

    1. Iya,kemaren kesananya cuma tiga bulan, dan waktu buat maennya juga cuma dikit..
      tapi tetep yang paling berkesan itu waktu tidur dimonas 😀
      ok salam kenal juga 😀

      1. Tidur di monas? Seru!
        Apalagi kalau sore menjelang maghrib diantara pohon-pohon palem yang menjulang tinggi ditemenin sama angin semilir yang bikin mata kriyep-kriyep.

    2. iya seru bangetlah,kan itu pertama kali gue nginjakin kaki dimonas,saking serunya gue lupa kalo busway operasinya gak 24 jam,ya udah kepaksa tidur disono 😀

      apaan tuh kriyep kriyep ? 😀

      1. Ada beberapa TransJ yang masih aktif sampe jam 12 malem, tapi kebanyakan jam 11 tutup loket. Ha? Serius? Hahaha

        Kriyep-kriyep itu disaat mata lo merem melek keenakan ahahahahah

    3. Serius deh gue,kalo boong berani kena petir bareng2 😀
      Niatnya sih mau tidur di istiqlal,eh malah kesasar ketempat nongkrong anak2 motor.
      tapi untung nemu tenda polisi pas deket gerbang monas,tidur disono deh 😀

      oia ngerti,merem melek aja napa bahasanya,jangan kriyep kriyep 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *