Hackathon, Rangkaian Kompetisi IWIC Kegiatan CSR Indosat

Pernah kepikiran nggak bagaimana rasanya menciptakan aplikasi selama kurang lebih 24 jam alias seharian saja? Satu kata yang terlontar dari saya adalah WOW! Dan ternyata itu bukan omong kosong belaka, Indosat sudah melakukan sebuah inovasi dengan mengadakan IWIC (Indosat Wireless Innovation Contest). Program CSR (Corporate Social Responsibility) ini adalah tahun ke 8 namun baru kali ini perlombaan membuat aplikasi marathon dalam waktu 24 jam diadakan, kompetisi ini dinamai Hackathon.

Kompetisi bergengsi Hackathon ini diikuti oleh kurang lebih 130 peserta yang terbagi dalam beberapa tim. Tiap tim diisi oleh 1 hingga 4 orang peserta. Para penerus bangsa ini diwajibkan untuk memilih salah satu dan 3 kategori aplikasi yaitu: kategori komunikasi, lifestyle dan edukasi; kategori multimedia, games; kategori utilities (tools dan security). Hackathon dimulai dari hari Jumat 3 Oktober 2014 pada jam 16.30 dan berakhir pada hari Sabtu 4 Oktober 2014 di jam yang sama. Seluruh hasil aplikasi yang diciptakan oleh para start up muda Indonesia ini dinilai oleh para juri yang terdiri dari Tim Indosat yang diwakili oleh Fuad Fachroeddin, Group Head Corporate Communication Indosat; Founder Institute; Harukaedu serta tim dari Kompas Gramedia.

Setelah dilakukan serangkaian proses penjurian,akhirnya terpilih 3 tim yang terpilih sebagai pemenang Hackathon di tahun ini. Juara pertama dimenangkan oleh pasanganFirman Azhari dan Tera Harsa dari Bandung dengan judul aplikasi Light Me Up. Aplikasi ini dapat digunakan saat konser dan akan mewarnai tempat konser sesuai dengan warna yang diinginkan penggunanya. Juara kedua dimenangkan oleh Herdian Prakasa, Hendrawan dan Peterleon dengan judul aplikasi V Lens. Dan juara ketiga berjudul Helping Nurse yang dibuat oleh Gino dantimnya. Kriteria penjurian diantaranya adalah orisinilitas karya dan seberapa bermanfaatnya aplikasi tersebut bagi masyarakat.

20141004_194834sumber : dokumentasi pribadi

20141004_194740sumber : dokumentasi pribadi

20141004_194631sumber: dokumentasi pribadi

Jadi, berniat mengikuti kompetisi IWIC? Saat ini IWIC masih membuka pendaftaran ide – ide menarik seputar aplikasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Informasi lebih lanjut bisa di cek di twitter @IndosatIWIC

Octobreast, Sebarkan Semangat Pita Pink Untuk Para Pejuang Kanker Payudara

Warna pink memang identik dengan wanita dan feminisme. Saya sendiri cukup suka dengan warna pink, karena lembut dan terlihat sangat dekat dengan segala yang berbau kewanitaan. Tapi belakangan ini saya sering melihat lambang pita dengan warna pink bertebaran di beberapa mall dan tempat – tempat hiburan. Ternyata saya baru ingat, ini bulan Oktober dan bulan ini memang didedikasikan sebagai bulan peduli kanker payudara. Berarti bulan ini adalah bulan yang tepat untuk memberikan semangat positif dan kebahagiaan baru bagi para pejuang kanker payudara dan biasa disimbolkan dengan pink ribbon alias pita pink. Saya senang sekali saat mendapat undangan untuk meliput sebuah seremonial yang menjadi bagian dari perayaan Octobreast yang diselernggarakan oleh Graha Medika yang bekerjasama dengan blogdetik. Garda Medika adalah produk asuransi kesehatan dari asuransi Astra yang siap meng-cover segala jenis penyakit bagi para membernya. Selain itu, para blogger dan tamu undangan juga dapat berinteraksi langsung dengan para wanita survivor yang mampu bangkit dan mengalahkan kanker payudara dan kini telah kembali beraktifitas normal serta membangun sebuah komunitas/organisasi sosial bernama Love Pink.

08488a40bdefcd4190c91dd97bc8fa1d_dsc_2454Dr. Doddy Permadi – sumber: blogdetik

Dalam acara tersebut Dr. Doddy Parmadi mengatakan Kanker Payudara adalah kanker no 1 paling berbahaya dan terbesar di Indonesia dengan jumlah angka kejadian 26 / 100.000 dan banyak diantara berujung dengan kematian karena terlambat mendapat pertolongan. Karena pengobatan kanker payudara itu sendiri yang memang tidak murah, ada baiknya kita mengecek sendiri dengan melakukan SADARI. SADARI adalah singkatan dari periksa payudara sendiri. Cara – cara yang dapat dilakukan untuk deteksi dini penyakit kanker payudara yang bisa dilakukan saat mandi atau sebelum berpakaian seperti gambar berikut ini:

 sadari copysumber

  1. Angkat kedua tangan ke atas dan lihatlah bentuk dari payudara di cermin. Apabila bentuknya tidak simetris, puting masuk ke dalam atau terdapat tanda kemerahan dan bengkak di payudara segeralah memeriksakan diri ke dokter.
  2. Kembali menghadap cermin, letakkan kedua tangan di pinggang dan lihat bentuk payudara apakah simetris atau terdapat benjolan disalah satunya.
  3. Tekan payudara dari atas ke bawah seperti pada gambar dan rasakan apakah ada benjolan di sekitar payudara. Ingat, jangan hanya disentuh tapi ditekan untuk mengetahui apakah ada benjolan halus atau kecil di dalam payudara.
  4. Pijit atau tekan payudara dengan cara melingkar dan rasakan apakah ada benjolan di dalam payudaramu.
  5. Tekan payudara dari atas ke bawah dan bawah ke atas berpusat di area puting dan lihatlah apakah ada cairan yang keluar dari puting. Apabila ada, segeralah memeriksakan diri ke dokyer.
  6. Selain saat mandi, kamu juga bisa melakukan SADARI sambil tiduran, caranya dengan posisi berbaring lalu tekan kembali posisi payudara secara melingkar, biasanya dengan posisi seperti ini bentuk payudara yang tidak sesuai dan adanya benjolan di payudara lebih mudah diketahui.

Apabila setelah melakukan tindakan atau gerakan – gerakan di atas lalu ditemukan benjolan di sekitar payudara atau keluarnya cairan dari puting, segeralah berkonsultasi dengan dokter. Apabila kamu takut, kamu bisa meminta bantuan tim Love Pink Indonesia. Para survivor akan membantu dan menemanimu selama proses pengobatan dan penyembuhan. Selain SADARI, ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mendeteksi kanker payudara, yaitu: Mammografi (pemeriksaan yang dilakukan dengan menggunakan Sinar X dosis rendah); USG / Ultrasonografi ( hal ini direkomendasikan bagi para wanita yang berusia 35 tahun ke bawah); Biopsi dan masih banyak lagi teknik – teknik pemeriksaan yang bisa dilakukan di beberapa rumah sakit di Indonesia, contohnya di RS. Awal Bros dan RS. Evasari di Jakarta.

951674f9e6f6251f51290c2b6acd3821_20141003193547Kiri mbak Shanti, Tengah mbak Heni dan Kanan Dr. Doddy (sumber)

Mengingat tidak murahnya biaya penyembuhan penyakit mematikan ini, para survivor di Love Pink Indonesia memberikan beberapa tips bagi para wanita karier atau ibu rumah tangga yang sampai saat ini masih takut untuk memeriksakan diri ke dokter. Menurut mbak Heni Risakotta, wanita Indonesia harus berani menghadapi segala sesuatunya sekalipun yang terburuk. Baginya, dukungan keluarga dan teman – temannya memberikan kekuatan tersendiri untuk terus berjuang mengalahkan kanker payudara yang dideritanya pada tahun 2011 dan mengakibatkan ia harus merelakan payudara sebelah kirinya diangkat total. Berbeda dengan mbak Heni, menurut mbak Shanti Rosa Persada yang juga salah satu survivor Love Pink Indonesia, menerima kenyataan, ikhlas dan terus berusaha adalah kunci kesembuhannya. Ia percaya bahwa sekarang bukan saatnya ia harus mengalah pada kanker tapi sekarang adalah saatnya untuk terus berjuang demi keluarga dan buah hatinya.

914920b4e8b3b7ccc8d9c643a89ba744_dsc_2448

Pak L. Iwan Pranoto dari Asuransi Astra (sumber)

Pada kesempatan wokshop seputar Garda Medika dan Octobreast hari Jumat lalu, saya mendapat banyak informasi seputar penyakit kanker yang menjadi pembunuh no 1 paling mematikan bagi wanita di dunia ini. Sekarang saya seperti harus lebih ekstra peduli pada diri sendiri, bukan hanya menjalankan program hidup sehat, saya juga harus lebih sering mengajak interaksi tubuh saya sendiri. Selain itu, saya juga harus melakukan beberapa hal dibawah ini untuk mengantisipasi penyakit kanker payudara :

  1. Gunakan asuransi kesehatan. Terlihat sepele namun ini adalah utamanya. Seperti yang dialami mbak Heni, di tahun 2011 ia harus melakukan serangkaian operasi dan kemoterapi demi kesembuhannya dan itu tidaklah murah. Beruntunglah beliau yang sudah menjadi anggota asuransi kesehatan dan setengah lebih biaya pengobatannya ter-cover oleh asuransi kesehatannya. Dalam sesi tanya jawab kemarin, pihak dari Asuransi Garda Medika mengaku akan meng-cover semua biaya pengobatan kanker sesuai dengan premi bulanan yang dibayarkan. Sayang, untuk sementara Garda Medika tidak melayani retail alias hanya melayani korporat. Saya langsung mencari cara gimana caranya kantor saya menggunakan Garda Medika. Karena asuransi kesehatan ini adalah bagian dari Asuransi Astra yang sudah tak diragukan lagi karena sudah mendapat berbagai macam penghargaan seperti Platinum – Indonesia Best Brand Award (2002 – 2014), Top Brand Award (2007 – 2014), Service Quality (2007 – 2014) dan masih banyak lagi penghargaan yang sudah tidak diragukan lagi. Hebatnya lagi, asuransi Garda Medika meng-cover beberapa tindakan medis yang jarang diasuransikan di perusahaan – perusahaan, seperti gigi dan mata. Serius, jadi pengen deketin HRD dan suruh ganti asuransi ke Garda Medika 😛
  2. Konsultasikan dengan dokter yang berpengalaman di bidang kanker, agar segala tindakan yang dilakukan baik itu deteksi dini, penyembuhan dan pemulihan dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku.
  3. Browsing! Internet saat ini menjawab apapun informasi yang dibutuhkan manusia. Sering – seringlah mencari informasi seputar gejala dan tanda – tanda penyakit kanker payudara untuk deteksi dini
  4. Melakukan pola hidup sehat dengan mengurangi stress, makan makanan sehat / organik, tidak merokok, tidak minum minuman keras , rajin berolahraga dan luangkan waktu berkumpul bersama keluarga.
  5. Yang terakhir dan terpenting adalah selalu berdoa dan ikhlas pada kenyataan yang ada. Saya selalu ingat sebuah pesan bahwa Tuhan tidak akan memberikan cobaan dan ujian melebihi kemampuan umatnya. Maka saya percaya bahwa segala penyakit yang diberikan pasti bisa disembuhkan selama kita berusaha, berdoa dan berikhtiar.

Acara workshop penuh manfaat kemarin diakhiri dengan berfoto bersama seluruh blogger, tim dari blogdetik, Garda Medika dan survivor dari Love Pink Indonesia dengan menggunakan gelang berwarna pink!

ab91de89797f3279923cd548c4b907f6_gelang-pink-2Cheers! (sumber)

Bagi teman – teman yang ingin tahu lebih banyak soal kanker payudara, asuransi Garda Medika dan Love Pink ID, ayo ikutan event besar Jakarta Goes Pink yang akan diselenggarakan pada hari Minggu 12 Oktober 2014 start di Plaza Indonesia dan berakhir Balai Kota Jakarta dengan kurang lebih 3000 peserta yang peduli dengan kanker payudara akan membuat Jakarta berubah menjadi lautan pink! Sayangnya, pendaftarannya sudah ditutup karena kelebihan kapasitas, tapi untuk yang masih peduli dan mau ikut seru – seruan dalam acara ini masih diperbolehkan hadir dengan dresscode serba pink! Mau ikutan? Cek informasi selengkapnya di: http://www.jakartagoespink.com/ atau cek website Love Pink Indonesia di www.lovepinkindonesia.org dan twitter mereka di @lovepinkID atau kunjungi website Asuransi Astra di www.asuransiastra.com dan twitter @GardaOto.

Semoga tulisan ini dapat menambah pengetahuan dan ilmu bagi kita semua. Ayo support dan sebarkan semangat positif bagi para wanita yang berjuang melawan kanker payudara. Yakinkan bahwa mereka bisa sembuh dan kembali beraktifitas kembali seperti semula. Semangat ladies!

Hello I am Mozillian, Volunteer Mozilla Kopdar Di Jakarta

Jum’at, 29 Agustus lalu gue dapet undangan dari Mozilla Community Indonesia. Sebagai cewek yang pengen banget melek perkembangan IT dan socmed di Indonesia, gue nggak sia – siain kesempatan emas itu (beuh dramatisir abis). Dan bener aja, kesempatan yang nggak datang dua kali itu ternyata didatengin sama Gen Kanai, Director of Asia Community Engagement Mozilla. Pria tampan asal Jepang ini membagi – bagikan ilmu seputar Mozilla Community. Selain Gen, ada juga si cantik Michelle Thorne yang merupakan Global Strategist nya Mozilla Webmaker Mentor Team. Doi juga dateng langsung dari Jerman untuk bagi – bagi ilmu seputar Mozilla.

10645048_10202635272624798_6477499222831776624_n

Michelle Thorne lagi ngasih materi seputar Webmaker

 

10351385_10202635255104360_7171312798189767425_n

Gen Kanai, lagi say hello sama Volunteer asal Indonesia

Malam itu suasana Cafe Eatology di daerah Sabang Jakarta Pusat berubah riuh saat para Mozilla Volunteers asal Indonesia mengadakan mini games. Mungkin sebenarnya bukan games, tapi pengetahuan dasar tentang aplikasi kepunyaan Mozilla dan cara ikutan jadi volunteer di Mozilla. FYI, ternyata Mozilla belum ada kantor di Jakarta dan para volunteer dengan suka rela membagikan ilmu seputar Mozilla. Biasanya para volunteer ini punya visi misi dan kepedulian yang sama. Mereka peduli sama kondisi internet dan segala yang berhubungan dengan dunia maya di Indonesia.

Apa aja sih yang dipunyain sama Mozilla? Organisas non profit ini ternyata punya segudang aplikasi yang memudahkan kita dalam mengerjakan hal – hal yang berhubungan dengan internet! Nih gue kasih jelasnya ya!

  1. Mozilla Webmaker

Webmaker adalah aplikasi buatan Mozilla yang gunanya mempermudah kita untuk memahami apa yang ada dalam sebuah website. Sayangnya, gue nggak sempat foto webmaker yang diajarin sama Michelle karena terlalu fokus ngedengerin step by step penjelasannya. Intinya, dengan webmaker kita bisa mengubah tampilan sebuah web sederhana sesuai dengan keinginan kita. Webmaker sering dipakai para remaja di luar negeri untuk memudahkan para orang tuanya mengakses internet. Lo bisa pelajari aplikasi berguna ini dengan mengunduhnya di https://webmaker.org/

 

  1. Mozilla Student Ambassadors

Nah buat para mahasiswa atau alumni atau siapapun yang mau berkontribusi untuk kampusnya bisa menjadi Mozilla Student Ambassadors! Kegunaannya, lo bisa jadi wakil Mozilla di kampus lo dan kemungkinan lo diikutsertakan di setiap meeting atau event2 seru yang diadain Mozilla di Indonesia atau di luar negeri. Tertarik? Baca info lebih lanjutnya di https://wiki.mozilla.org/StudentAmbassadors

 

  1. Mozilla Add Ons

Bosen sama iklan yang ada di halaman web favorit lo? Pake add ons ajaaaaa! Ini ilmu penting banget yang baru gue tahu. Jadi, klik https://addons.mozilla.org/en-US/firefox/ dan klik Adblock Plus di bagian MOST POPULAR. Apps ini bakal ngebantu lo membasmi iklan – iklan menyebalkan di web yang lo buka.

 add on 1add ons 2

Contoh tampilan browser yang nggak pakai apps block ads

add ons 3

Tampilan browser setelah dipakaikan apps block ads

Dengan memakai apps block ads, lo bisa mengurangi pemakaian kuota akibat iklan yang sifatnya animasi/flash.

 

  1. SUMO a.k.a Support Mozilla

Jangan ngaku lo jago IT kalau belum join SUMO. Why? Dengan bergabung di komunitas SUMO lo bisa ngebantuin orang yang mengalami kesulitan menggunakan Mozilla. Sekalian nambah teman sekalian nambah pahala kan? Caranya lo buka link https://support.mozilla.org/en-US/ dan klik Volunteer For Mozilla Support. Lo bisa jadi Army di twitter, forum atau menulis artikel seputar masalah – masalah yang sering jadi kendala selama menggunakan Mozilla. Atau kalau lo bisa menggunakan berbagai macam bahasa, lo bisa membantu men-translate berbagai macam keluhan seputar Mozilla ke dalam bahasa yang lo kuasai.

 sumo

  1. WOMOZ a.k.a Woman and Mozilla

Komunitas ini dibuat karena Mozilla peduli terhadap wanita di seluruh dunia. Gunanya komunitas ini para wanita pengguna Mozilla bisa saling berinteraksi, bertukar pikiran atau sekedar diskusi serta sharing seputar Mozilla atau seputar wanita. Buat lo yang concern di dunia kewanitaan, lo mesti join karena komunitas ini seru banget lho! Isinya para wanita yang berasal dari berbagai latar belakang, suku dan budaya. Penasaran? Mungkin bisa baca – baca https://wiki.mozilla.org/WoMoz untuk info lebih lengkapnya.

 

  1. Mozilla Firefox OS

Mozilla Firefox kayaknya udah jadi salah satu web browser wajib dipunyai di PC ya? Karena mudah digunakan dan banyak fitur yang helpful banget nggak heran Firefox di Indonesia berkembang pesat. Sekitar 80% pengguna internet menggunakan Firefox sebagai browsernya. Dan kabar baiknya sebentar lagi akan ada Mozilla Firefox OS. Firefox OS ini akan ditanam di dalam sebuah smartphone. Bedanya OS ini dengan yang lain adalah bahasa pemrogragamannya menggunakan HTML. Jadi, buat yang suka utak – atik web atau HTML pasti excited banget nungguin launchingnya OS ini. Gue juga sih 😛 sayangnya kita kudu agak sabar karena belum ada waktu pasti kapan mulai launching di Indonesia.

os

 

Sebenernya masih ada segudang aplikasi berguna dari Mozilla yang ngebantu kita banget lho! Sayangnya dalam sesi yang cuma sekitar 2 jam itu kita belum bisa mengupas lebih jauh. Tapi so far ilmunya berguna banget bagi para internet user. Oh ya, di event itu para blogger dan tamu undangan juga dapet souvenir khas dari Mozilla lho! Gue dapet handband dan KUMI! Kumi itu berupa paper toy yang harus kita susun supaya menjadi bentuk utuhnya Kumi. Sayangnya, gue belum sempet ngebuat sampai selesai. Hiks T_T

Processed with VSCOcam

Pokoknya event #MozKopdarJKT malam itu memberikan banyak informasi dan ilmu yang berguna banget buat gue. Semoga ada kopdar lainnya yang materinya jauh lebih banyak dan lebih seru. Anyway, I’m Putri and I’m Mozillian 🙂

10524668_10202635812598297_8166705914819509653_n