Dapur Sehat Tanpa Asap Dengan Fotile Indonesia

Sebagai seorang wanita, masak memasak adalah hal yang wajar dan bahkan menjadi kewajiban, apalagi saat sudah memiliki keluarga. Mungkin agak beda dengan aku yang kurang begitu suka dengan kegiatan yang satu itu. Soalnya, dulu aku pernah kena cipratan minyak panas yang akhirnya ngebuat tanganku jadi melepuh. Sakitnya lumayan berasa sampai seminggu, sakit banget lho! Setelah tanganku sembuh, aku langsung stop belajar masak. Semacam trauma yang berlebihan sih, cuma ya gimana aku udah keburu parno sendiri. Beruntungnya, aku punya pacar yang agak mengerti soal keparnoanku. Jadi, si pacarku, sebut saja Mas Ganteng, hobi banget masak. Hampir tiap doi ke rumahku pasti deh dia nyempetin buat masakin aku sesuatu. Mulai dari kue – kue, bolu, sampe tumis sayur dan spaghetti.

Pacar lagi masak, kegantengannya langsung meningkat drastis!
Pacar lagi masak, kegantengannya langsung meningkat drastis!

Kadang setelah selesai masak, rambut si pacar yang lumayan tebal sering kecium bau apek. Kadang juga baju yang dia pakai mulai berbau makanan yang dia masak. Awalnya sih aku nggak masalah, tapi lama kelamaan kok ngeganggu juga ya. Apalagi kalau misalnya habis masak kita mau pergi, si pacar bisa sampai 2 kali mandi. Sebelum dan setelah selesai masak. Kadang kasihan aja, udah capek masak terus kudu mandi dan ganti baju lagi. Tapi kalau nggak gitu, badannya dia jadi bau masakan. Bahkan yang paling parah, kadang wajah si pacar jadi kumel dan nggak enak diliat gitu. Kan kasian banget Mas Ganteng jadi upik abu. Hiks.

Aku akhirnya iseng – iseng gugling tentang si asap masakan ini. Dari berita yang aku dapat disini, ternyata asap rumah tangga (termasuk asap makanan) senyawa berbahayanya hampir sama dengan rokok. Bahkan kadang asap rumah tangga bisa lebih berbahaya, ibarat membakar seribu rokok di dapur tiap harinya. Habis selesai membaca info itu, aku langsung bergidik ngeri. Ternyata asap yang sering dianggap sepele justru berbahaya. Contoh langsungnya kalau misalnya si pacar masak nasi goreng, aku pasti langsung bersin terus – terusan. Atau kalau si pacar bikin tumisan yang pakai cabai, aku bakalan refleks bersin – bersin sampai capek. Kalau sudah begitu, kadang si pacar langsung berhenti masak dan lebih memilih untuk delivery fast food. Padahal kalau dilihat dari kebersihan dan nilai gizinya, ya mendingan masakan rumah.

Untungnya beberapa saat lalu aku sempat diundang Fotile Indonesia. Brand asal Cina yang satu ini kayak ngejawab kegalauan aku dengan si asap masakan yang mulai ngeganggu. Fotile ngeluncurin Range hood alias mesin penghisap asap masakan. Jadi, si range hood ini dipasang diatas kompor. Cara kerjanya kayak vacum cleaner yang nyedot kotoran gitu. Jadi si range hood ini menghisap atau menyedot asap masakan. Mungkin bukan hal yang baru sih, atau bahkan sudah ada yang punya mesin penghisap asap dari merek lain. Aku sendiri pun sudah pernah beberapa kali menggunakan mesin sejenis namun dari merek berbeda. Bukan punyaku sih, kebanyakan punya saudaraku yang tinggal di perumahan yang modern, sisanya yang tinggal di apartment. Tapi dari acara launching di Bali Room Kempinski tanggal 7 Mei 2015 lalu, aku jadi tahu beberapa hal yang membedakan Fotile dari merek – merek lain.

Fotile Brand Launching - Bali Room Kempinski Jakarta, 7 Mei 2015
Fotile Brand Launching – Bali Room Kempinski Jakarta, 7 Mei 2015
Para calon pembeli dan blogger yang antusias melihat produk peralatan dapur merek Fotile.
Para calon pembeli dan blogger yang antusias melihat produk peralatan dapur merek Fotile.
  • Three Core Technologies
  1. Convertible Broaden Air Inlet

Dengan lubang udara yang lebih luas (90cm) memungkinkan penghisapan asap lebih maksimal dan asap dengan mudah keluar tanpa harus merusak tubuh kita. Jadi, nggak usah takut kalau mau masak masakan yang agak banyak asapnya. Misalnya bikin tumisan atau pakai wine yang biasanya langsung ngebuat api jadi besar dan asap makin banyak. Bikin nyaman berlama – lama nemenin pacarku masak, nih 😛

  1. Speed – up Straight Extraction System

Penempatan mesin penyedotnya yang berada di sudut kemiringan 30˚ (30 derajat) memperpendek jalur udara agar lebih cepat keluar dari alat memasak ke dunia luar. (((dunia luar))). Jadi si asap nggak bakalan betah berlama – lama di sekitar kita karena pasti langsung kesedot dan keluar deh. Oh ya sudut kemiringan 30 derajat ini ada di 4 titik loh, yaitu di arah munculnya asap, saringan asapnya (bagian paling terluar Rangehoods Fotile), turbin alias mesin penyedotnya dan yang terakhir adalah tempat udara keluar.

  1. Automatic Smoke Baffle Plate

Sudut kemiringan penyangga dengan penyaring otomatis yaitu 110˚ (110 derajat) sehingga bisa menyedot asap lebih banyak. Selain itu, saat range hood ini bekerja, aliran udara yang terdapat di dalam penyaring asap membuat asap terkumpul dan mencegahnya keluar dari aliran. Jadi meminimalisir ada asap bandel yang nggak mau disedot. (((asap bandel))). Dengan lebar dinding penyedot asap 13 cm membuat si asap nggak bakal deket sama kulit kita. Jadi menghindari kulit kita terkena zat – zat berbahaya yang dikeluarkan oleh si asap. Bakalan ngerasa aman dan nyaman ngebiarin si pacar masak tanpa khawatir kulitnya bakalan kenapa – kenapa. Maklum pacarku itu mantan bintang iklan sabun jadi kulitnya nggak boleh kenapa – kenapa wkwkwkw.

Range hoods by Fotile. Lucu bentuknya :3
Range hood by Fotile. Lucu bentuknya :3

Perlu aku akui bahwa si Fotile range hood ini desainnya kece dan modern abis. Semua tombolnya touchscreen nggak timbul ngebuat aku pertama kali nyangka ini bukan mesin penyedot asap tapi malah tv led yang dipasang sengaja miring. Eh tapi masa masangnya di atas kompor? Hahahaha. Dan si mesin penyedotnya ini nggak berisik lho! Walaupun lagi nyedot, mesinnya bunyi seperti kipas angin biasa aja, nggak lebay kayak yang aku bayangin sebelumnya. Cara membersihkannya pun mudah banget, cuma pakai kain lap kering juga bisa. Soalnya keseluruhan desainnya terbuat dari kaca yang kokoh dan datar.

Brosur Fotile.
Brosur Fotile.

Kalau aku boleh ngeringkas kelebihan dari range hood keluaran Fotile ini ada 3 bagian:

  1. Turbin alias mesinnya dirancang sempurna sehingga bikin hasilnya sesuai dengan yang diinginkan penggunanya.
  2. Adanya double – filters. Jadi penyaringnya nggak cuma satu lho tapi dua. Penyaring awal yang berbentuk garis – garis sudah menyedot asap dengan sempurna. Ditambah lagi dengan penyaring kedua yang bentuknya kayak sarang lebah. Bentuk sarang lebah ini ngebuat lobang udara makin besar jadi si asapnya bisa bebas pergi keluar tanpa ketahan di dalam mesin.
  3. Yang terakhir adalah besarnya kap penyimpan minyak. Asap dan minyak emang suka keluar saat kita memasak, nah Fotile dilengkapi dengan penyaring minyak. Jadi si asap bakalan pisah sama minyak dan minyaknya bisa kita buang dengan membersihkan si tempat pembuangan minyak ini.
Baca brosur Fotile bikin makin pengen beli produk - produknya :3
Baca brosur Fotile bikin makin pengen beli produk – produknya :3

Pesaran gimana cara kerja Fotile Range Hood? Silahkan tonton video berikut ini ya. Video ini aku rekam saat aku menghadiri acara launching tanggal 7 Mei lalu.

Kalau sudah pakai Fotile Range Hoods ini, dijamin deh kita bisa ngelakuin 3 hal ini:

  1. Nggak akan takut menggoreng. Kayaknya rasa traumaku karena kecipratan minyak juga bakalan luntur deh. Ah si pacar pasti makin seneng kalo cewek kebanggaannya ini bakalan masak lagi. (((kebanggaan)))
  2. Say good bye to greasy face! Ini penting banget nih. Wajah kita nggak bakalan berminyak atau kumal lagi karena si asap dan minyak selama proses memasak bakalan kesedot dot dot dot! Yeay!
  3. Karena aku dan pacarku kalau merit nanti pengennya tinggal di apartment which is adanya dapur bersih aja, kalau pakai Fotile Range Hoods ya nggak akan takut ngebuat dapur terbuka di dekat ruang TV. Soalnya asapnya kan bakalan kesedot dan nggak nari – nari disekitar ruangan dapur modern kami. Ceilah…

Ternyata, Fotile Indonesia tuh bikin penelitian selama 5 tahun dulu sebelum akhirnya berani meluncurkan produk di Indonesia lho! Risetnya pun nggak main – main dengan mengambil sampel acak dan ditanya satu – satu ketakutan saat masak itu apa. Selain itu risetnya juga melihat kehidupan dapur di Indonesia. Jadi Fotile nggak main – main asal jualan aja, tapi juga mengerti bagaimana kehidupan sehari – hari calon pembelinya. Keren!

Selain itu, Fotile nggak cuma menjual mesin penyedot asap aja lho, ada juga kompor yang namanya EPS Burner. EPS itu singkatan dari Efficient Perpendicular Burner System. Si kompor dengan desain datar yang super modern menghasilkan api yang biru banget. Selain itu ada Microwave Oven dan Oven juga. Dan masih banyak peralatan dapur super modern yang bikin ngeces. Maklum ya, calon – calon ibu rumah tangga kayak aku kan mulai nyicil buat rumah baru. Jadi ngeliat barang bagus dikit langsung ngerengek sama calon suami. Hahaha.

EPS by Fotile
EPS by Fotile
Microwave Oven dan Oven merek Fotile.
Microwave Oven dan Oven merek Fotile.
Range Hoods yang biasa digunakan oleh bisnis kuliner.
Range Hoods yang biasa digunakan oleh bisnis kuliner.

Ya pokoknya produk dari Fotile ini beragam banget dan bisa disesuaikan sama kebutuhan kita. Buat beli produknya juga gampang soalnya Fotile bisa dibeli di banyak outlet perlengakapan rumah mulai dari toko sampai online. Di websitenya pun kita bisa cari info seputar produk Fotile yang kita butuhkan. Kalo nggak percaya coba gugling aja www.fotile.co.id dan selamat ngiler punya produk berkualitas yang bikin hidup jadi makin sehat! : )

Website Fotile www.fotile.co.id
Website Fotile www.fotile.co.id

Baca Juga:

8 Comments

  1. suka masak, tapi gak hobi. Kadang pengen punya dapur keren kayak di tivi2. Tapi kayaknya mimpi tinggal mimpi deh xixixi. Perangkat kayak Fotille ini masih terlalu mewah buat aku kayaknya hehehe. Tapi sesuai lah dengan kualitas dan harganya.

  2. noted, kalo udah punya rumah beli ahhh hihihi #MasihLama
    Bagi kak bagi #ngarep
    Enak ya kak, bagus banget buat yang hobi masak dan punya rambut panjang, jadi gak usah takut rambutnya bau asap deh hihi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *