[GIVEAWAY] Kado Terindah Di Akhir Tahun 2015

Setiap malam pergantian tahun, aku sekeluarga akan berkumpul di rumah sambil bakar – bakaran. Jagung, ayam dan ikan selalu jadi menu andalan aku dan adikku, lain dengan kakek dan nenekku yang selalu menaruh singkong di bagian bawah panggangan dan menunggu warnanya berubah jadi hitam pekat yang berarti singkongnya sudah matang. Setelah hasil bakar – bakaran yang dihiasi dengan teriakan bau asap dan rebut – rebutan nolak kipas tangan dan rebutan saus kecap yang dicampur dengan bawang dan tomat, kami berempat menunggu jam 12 malam.

Duar… Duar… Duar…

Cahaya kerlap – kerlip mewarnai langit dari jam 11 malam lewat sedikit hingga jam 1 pagi. Selesai melihat indahnya warna – warni petasan dan kembang api, walaupun sesekali nutup kuping karena takut sama suaranya, kami semua masuk ke dalam rumah. Di kamar, seperti biasa setiap tahunnya, aku duduk di pinggir tempat tidur sambil merenungkan kejadian – kejadian baik dan kurang enak di tahun lalu. Kalau sudah begitu, nangis sampai ketawa sendirian selalu jadi ritual tahunan dan diakhiri dengan permohonan – permohonan yang berharap terwujud di 2015.

Di tahun ini, ada beberapa permohonan, doa dan kado yang aku harapkan dari beberapa orang yang spesial. Banyak yang berupa barang, boneka kuda poni salah satunya. Entah kenapa ngidam banget boneka ini dan udah ngomong ke pacar buat dibeliin walaupun dengan perkiraan 99% nggak akan dibeliin, hiks. Tapi yang lagi diidam – idamkan bukan barang – barang yang dilabeli pacarku dengan nama ‘nggak berguna’, tapi barang ini adalah barang yang diharap – harapin sama semua mahasiswa, toga wisuda dengan alamat pengiriman ke rumah ku yang dikirim oleh kampus tercinta.

Camera 360Selfie sama Nenek saat wisuda D-3, November 2012

Aku memang sudah menyelesaikan studi diploma 3 dengan IPK 3 koma, tapi rasanya masih belum sah kalau nggak lanjut ke S1. Setelah ditantangin nenek di tahun lalu untuk lanjutin studi yang kepending gara – gara keasyikan cari duit dan jalan – jalan, akhirnya aku niatin buat segera pecah telor jadi sarjana komunikasi. Makanya, aku berharap banget kado dari dosen super baik, walaupun sering nyebelin, untuk ngebantuin aku nyelesein skripsi yang sering dianggep ‘hal yang tak kunjung kelar’.

Kalau diinget – inget, kampusku emang unik banget. Toga buat wisuda mahasiswanya dikirim pake paket ke rumah, dan dikasih surat di dalemnya, isinya “Selamat ya calon wisudawan dan wisudawati…”. Dan ada beberapa wisudawan yang cumlaude nggak dikirimin toganya, jadi seolah – olah dia nggak lulus padahal toganya paling spesial. Hiks, iri deh. Kalau inget kejadian 2 tahun lalu, pas nemu paket toga ini mah aku langsung nangis sesenggukkan dan sujud syukur. Kenangan yang nggak bakal aku lupain tuh…

20150108_134133PS: Captionnya “Jangan lupa dipakai ya…”

Semoga ya, Allah SWT kasih aku kesempatan untuk buru – buru lulus dan wisuda biar kampusku ngirimin toga baru dan bisa dipakai sambil bangga kasih titel S.Kom di belakang namaku. Bismillah…. Semoga toga wisuda jadi kado indah disekitar akhir tahun 2015 ini. Aamiin…

10899675_10205708189169387_555056710_n

Baca Juga:

11 Comments

    1. Terima kasih, Mami Ubii 😀
      Iya, katanya dulu turun temurun dari angkatan yg udah lama. Idenya sih karena biar penasaran katanya. Lumayan seru sekaligus deg-degan waktu nggak ada kurir yang ditunggu 😀

  1. Pingback: ASUS ZenPower 2, Teman Baru Smartphoneku | delapankata.wordpress.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *