IBX581FD685E3292

HAAGEN-DAZS CAFÉ IN MALL KELAPA GADING

HAAGEN-DAZS CAFÉ IN MALL KELAPA GADING

Padahal sih awalnya hanya iseng, muter – muter di Mall Kelapa Gading dan nggak tahu mau ke mana lagi hingga akhirnya Odi mengajak saya duduk di deretan sofa merah yang tertata rapih di Haagen-Dazs Café. Letak café-nya sendiri menurut saya cukup strategis, berada di deretan Farmers Market Mall Kelapa Gading 1 dan Miniso. Walaupun begitu, entah kenapa setiap saya lihat tempat ini selalu sepi pengunjung, padahal sofa – sofanya cukup menggoda untuk diduduki lho!

Kami clueless banget begitu diberi buku menu, bahkan Odi sempat bad mood karena didatangi oleh salah satu staf pria dan dilarang untuk memotret. Awalnya sempat kaget sih, karena Odi sebenarnya ingin memotret sofa – sofanya, tapi memang background fotonya itu buku menu jadi ya mungkin concern si waiter itu buku menunya. Untung keadaan segera mencair begitu ada waiter wanita yang memberitahu saya bahwa ada kupon promo Haagen-Dazs di Bambideal. Langsung saja saya pesan kuponnya lalu memesan beberapa menu untuk kami habiskan berdua.

Baca: Bambideal, Solusi Hemat Untuk Nongkrong Di Akhir Pekan

Haagen-Dazs Bambideal

Siang itu saya memesan Extra Chocolate dengan tambahan es krim green tea dan Belgian chocolate, Odi memesan Party Hat dengan tambahan mango sorbet. Setelah menunggu beberapa menit, kami diberikan 2 gelas infused water lemon sebagai teman makan es krim.

Haagen Dazs Cafe Mall Kelapa Gading Jakarta

Haagen Dazs Cafe Mall Kelapa Gading Jakarta

Haagen Dazs Cafe Mall Kelapa Gading Jakarta

Haagen Dazs Cafe Mall Kelapa Gading Jakarta

Sambil menunggu pesanan kami datang, saya meminta izin untuk memotret deretan es krim yang berada di kanan meja kasir. Awalnya kasir yang melayani saya terlihat ragu sebelum akhirnya memperbolehkan saya untuk memotret seadanya. Entahlah apa memang di semua Haagen-Dazs Café memang dilarang memotret atau memang hanya beberapa spot yang boleh dipotret? Aneh ya, padahal saya motret juga demi review di blog. Entahlah, kalau inget – inget reaksi beberapa waiter yang melarang saya dan Odi motret juga jadi sebel sendiri hahaha.

Beberapa menit kemudian, pesanan kami diantar ke meja. Dengan ramah seorang waiter perempuan lainnya mempersilahkan kami memotret es krim yang kami pesan. So lucky, ternyata masih ada juga waiter yang ramah dan bahkan langsung mengizinkan kami memotret es krimnya.

Extra Chocolate – IDR 87.000-an

Dari namanya saja sudah terasa kalau menu ini bernuansa serba cokelat. Satu cup lava cake yang disajikan dengan es krim green tea satu skup besar di atasnya serta Belgian chocolate ice cream yang ditaruh persis di kanan kue dan diberi hiasan stroberi super kecut. Asli, stroberinya langsung ngasih pengalaman buruk begitu saya gigit hahaha. Tapi rasa kecutnya langsung berubah jadi surga dunia karena Belgian chocolate dan green tea-nya super duper enak. Emang sih, urusan es krim mah Haagen-Dazs nggak perlu ditanya karena sudah pasti enak banget. Begitupun dengan lava cake-nya, walaupun nggak ada adegan cokelat cair yang meleleh, tapi adonan kuenya enak banget. Manisnya pas, pahit cokelatnya juga pas. Enak!

Oh ya hampir lupa, ada sepotong Beng – Beng dingin yang juga disajikan sebagai pelengkap Extra Chocolate ini dan langsung ludes tanpa jejak beberapa menit setelah sesi foto – foto selesai hahaha. Karena nggak ada yang bisa mengalahkan nikmatnya Beng – Beng dingin kan? :)))

Haagen Dazs Cafe Mall Kelapa Gading Jakarta

Haagen Dazs Cafe Mall Kelapa Gading Jakarta

 

Party Hat – IDR 46.000-an

Namanya sesuai banget dengan plating-nya. Satu setengah skup mango sorbet lalu ditutupi dengan ice cream cone dan diberi hiasan meises warna – warni. Mango sorbet-nya cukup asem menurut saya, tapi justru menurut Odi rasanya pas banget. Yang saya suka, ice cream cone-nya enak, gurih dan krispi gitu. Beda deh pokoknya sama ice cream cone biasa tapi masih kalah jauh sama Tempo Gelato di Yogyakarta. Kalau mau baca review Tempo Gelato, bisa cek postingan Odi di sini.

Haagen Dazs Cafe Mall Kelapa Gading Jakarta

Haagen Dazs Cafe Mall Kelapa Gading Jakarta

Overall, menurut saya Haagen-Dazs Café di MKG ini cukup worth to come. Hanya saja beberapa pelayannya seperti harus diberi training pelayanan supaya lebih ramah dan nggak asal negur dengan suara keras ya. Plus, waiternya hanya satu orang yang ramah sambil senyum saat melayani, sayang saya lupa namanya. Pokoknya mba waiter dengan suara serak – serak basah bak penyiar radio patut diberi penghargaan karena emang ramah dan pelayanannya bagus plus sigap. Kalau soal suasana, sepertinya saya paham sih kenapa kesannya Haagen-Dazs di Mall Kelapa Gading ini selalu sepi. Karena ya makan es krim kan nggak lama – lama banget ya, cukup mesen – makan – selesai. Nggak sampai 10 menit juga untuk menghabiskan satu menu es krim. Oh ya, menu – menu yang disajikan juga cukup beragam. Kalau nggak mau memesan deretan menu yang ada di buku menu, bisa langsung pesan es krim yang berada di dekat kasir lalu nanti akan diberikan ice cream cone atau ditaruh di dalam cup.

Kalau ditanya bakalan balik lagi apa enggak, sepertinya sih bakalan balik lagi tapi maunya ke Haagen-Dazs yang ada di Mall Kelapa Gading 5 aja, nggak mau yang di Mall Kelapa Gading 1. Tapi kalau mendadak kudu ngerjain kerjaan dan nggak perlu wifi tapi butuh ketenangan dan keempukkan sofa, café yang di MKG 1 ini adalah koentji hahaha. Anyway, sorry kalau foto – foto di atas nggak terlalu bagus, karena again kami kayak kucing – kucingan buat motret dan emang tempatnya nggak instagramable, sih.

Semoga review sederhana plus unek – unek di atas bermanfaat ya buat yang cari tempat kongkow di daerah Kelapa Gading. See you on my next post!



8 thoughts on “HAAGEN-DAZS CAFÉ IN MALL KELAPA GADING”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *