Jaringan Super 4G-LTE Dari Indosat, Apa Hebatnya?

“Kak, aku mau ganti handphone dong.” suara Imam, adik bungsuku langsung memenuhi ruangan kamarku yang memang tidak terlalu besar dan tidak terlalu banyak barang di dalamnya. Dia langsung merangsek diantara tumpukan bantal – bantal yang memang sengaja aku tata sedemikian rupa supaya tampak cantik dan lucu, setidaknya menurutku begitu.

“Buat apa sih? Handphone mu kan masih bagus, Dek. Nggak usah boros ah!” jawabku sekenanya.

Aku benar – benar sebal sama adik lelaki terakhir dalam garis keturunan sedarahku ini, kalau minta sesuatu harus dituruti sesuai dengan apa yang dia mau. Kalau tidak? Ya siap – siap mendengar segala keluhan dan berujung pada pengaduan yang dibuat – buat ke kedua orang tuaku, lalu aku akan mendapat hukuman supaya tidak keluar rumah selama beberapa hari, kecuali pergi ke kantor dan langsung pulang sebelum jam 8 malam.

“Aku nggak minta handphone baru, kok. Aku mau hape kakak aja, terus kakak ganti yang 4G.” jelas adikku sambil melafalkan forji dengan suara yang ragu, aku rasa dia takut salah sebut.

“Eh? Buat apa? Bukannya 3G aja udah ok ya?”

Adikku tidak menjawab, dia lantas keluar dari kamarku tanpa ngedumel, syukurlah. Tapi aku jadi penasaran dengan ucapan adikku, lantas aku coba browsing via laptop yang pulsanya baru saja aku isi.

Sebenarnya, beberapa saat lalu aku sempat membaca artikel di media online bahwa salah satu provider yang ikonik dengan warna kuningnya meluncurkan jaringan Super 4G/LTE. Yang aku tau, jaringan 4G atau 4G Network atau LTE alias Long Term Evolution merupakan teknologi jaringan telekomunikasi terbaru yang dikategorikan sebagai teknologi generasi ke-4 ini. LTE tersebut memiliki keunggulan pada kecepatan dan efisiensi jaringan, sehingga pelanggan dapat menikmati layanan data dengan lebih nyaman.

Dan beruntunglah aku saat mendapat undangan acara Indosat Year End Media Update yang diselenggarakan pada 22 Desember lalu di Blitzmegaplex, Grand Indonesia Jakarta. Tidak hanya mengundang wartawan yang senantiasa menuliskan berita – berita seputar Indosat, provider kuning ini juga mengundang blogger dan Indosat community.

selfie

pemutaran iklan indosat

direksi dan management indosat

Akhirnya pertanyaanku terjawab setelah Bapak Alex Rusli, PresDir & CEO Indosat mengatakan bahwa jaringan Super 4G-LTE ini kecepatannya hingga 185 Mbps. Rasanya aku sudah tidak perlu mengadu dengan jaringan 3G yang disematkan di dalam komponen smartphone yang sudah menjadi temanku selama setahun lebih ini. Walaupun jaringan Super 4G-LTE baru bisa dinikmati di beberapa lokasi di Jakarta, rasanya aku sudah tidak perlu pikir panjang karena Indosat berjanji akan memperluas jaringannya ke seluruh wilayah Jakarta dan kota lainnya.

Kenapa sih kudu 4G? Bukannya 3G saja sudah cukup?

Yakin sudah cukup? Bukannya sering banget ada komplain ke menkominfo tentang leletnya kecepatan internet di Indonesia? Aku pun awalnya sama seperti orang yang menyepelekan inovasi baru dari Indosat ini. Awalnya ku pikir untuk apa punya jaringan cepat? Toh ada wifi gratis di gerai – gerai kopi sehingga menghemat kuota. Tapi setelah kupikir ulang justru semakin boros karena harga 1 cup kopinya saja sama seperti harga paket internet untuk kuota sebulan.

Lalu, kenapa harus Indosat? Jawabannya sederhana, umur Indosat yang sudah 47 tahun membuatnya terus dan semakin dicintai para pelanggannya. Selain itu, Indosat ternyata sudah bekerja sama dengan OrangeTV, Gameloft Online Games dan Arena Musik. Semua dilakukan Indosat untuk memuaskan pelanggan yang dewasa ini menggunakan handphone bukan hanya sebagai alat komunikasi, tapi juga sarana hiburan yang pastinya selalu dibawa kemanapun kita pergi.

Terus, gimana caranya mendapatkan jaringan Super 4G-LTE dari si kuning? Pelanggan setia Indosat bisa langsung menukarkan simcard lama dengan usim 4G-LTE yang berwarna silver bernuansa elegan di Galeri Indosat Sarinah dan Galeri KPPTI. Jangan khawatir, penukaran simcard khusus ini gratis lho! Sayangnya, belum semua smartphone mendukung layanan 4G ini, hanya beberapa merek keluaran terbaru yang menggunakan system layanan generasi ke-4 ini.

kartu jaringan sim 4G

Aku jadi semakin kepikiran untuk segera mengganti smartphone yang aku gunakan dengan smartphone berjaringan 4G dan nggak sabar ngerasain serunya browsing, chatting atau menggunakan aplikasi online dengan kecepatan hampir 200 Mbps itu. Dan pastinya, si adik bungsu semakin senang karena ponsel saya akan jatuh ke tangannya. Maklum, handphonenya masih berjaringan 2G dan menurutnya terlalu old school. Sabar ya Dik, doakan kakakmu ini punya uang untuk ganti smartphone 4G!

sign ttd

Baca Juga:

6 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *