8 Keuntungan Naik Kereta Api untuk Jalan-Jalan bersama Keluarga

Jalan – jalan bersama keluarga pasti sangat menyenangkan dan bikin nggak sabar untuk segera berangkat. Saya sendiri bisa – bisa sampai nggak tidur berhari – hari untuk mempersiapkan segala sesuatunya. Namun, kalau liburannya bareng dengan orang – orang tercinta pasti harus selalu mengutamakan kenyamanan dan keamanan seluruh anggota keluarga.

Salah satu yang jadi perhatian adalah pilihan transportasi yang digunakan. Kalau bisa, transportasi yang digunakan justru menambah pengalaman yang menyenangkan bagi seluruh anggota keluarga. Bagi saya yang super – picky untuk urusan moda transportasi, faktor fasilitas yang memadai dan waktu tempuh perjalanan menjadi hal yang harus dipertimbangkan matang – matang. Makanya saya lebih memilih naik kereta api kalau ingin liburan bersama keluarga tercinta. Buat saya, menaiki moda transportasi yang satu ini juga jadi kegiatan yang menyenangkan dan bikin liburan semakin berkesan. Berikut 8 keuntungan naik kereta api untuk berlibur bersama keluarga tercinta.

  1. Harga Tiket Lebih Murah

Dibanding pesawat, harga tiket kereta api jauh lebih murah terutama ke rute destinasi wisata favorit ataupun kota – kota besar. Kalau masih di dalam Pulau Jawa, saya pastinya akan lebih memilih naik kereta api. Selain itu, memesan tiket kereta api sekarang lebih mudah karena Traveloka sudah bekerjasama dengan PT KAI, sehingga saya bisa pesan dan atur perjalanan saya secara online tanpa perlu repot antre ke stasiun.

Baca: 5 Hal Penting Agar Traveling Tetap Hemat Ala Karyawan Kantoran

  1. Nyaman

Seperti yang saya bilang di atas, faktor kenyamanan adalah segala – galanya. Kalau naik kereta api eksekutif, bangkunya bisa di-adjust sehingga ruang untuk kaki lebih luas. Selain itu, sekarang kayaknya semua kereta api sudah pakai AC ya. Yang ekonomi juga sudah dilengkapi dengan AC lho! Jadi, gerbongnya adem dan bikin keluarga nyaman untuk menikmati perjalanan. By the way, jangan lupa bawa camilan yang banyak selama naik kereta api ya. Soalnya kadang gerbong makannya ramai dan stok makanan banyak yang habis apalagi kalau jalan – jalannya pas dekat liburan sekolah.

  1. Bagasi Luas Untuk Oleh – Oleh

Liburan nggak beli oleh – oleh kayaknya kurang komplit ya? *lol* saya selalu bawa ekstra tas lipat di dalam koper kalau mau liburan biar bisa beli oleh – oleh sekuat dompet hahaha. Dan naik kereta api adalah pilihan yang pas kalau bawa barang banyak. Selain kabin di atas, bagian bawah juga bisa ditaro barang lho! Walaupun tetap ada ukuran maksimal barang bawaan, tapi kadang ada juga yang bawa barang sebanyak apapun dan nggak dilarang sama petugasnya hahaha. Kayak Odi yang kemarin pindahan dari Yogya ke Jakarta, dia bawa koper yang besarnya kira – kira sebadan saya dan bebas ditaro di jalanan kereta hahahaha. Asalkan selama perjalanan tetap selalu periksa barang bawaan, insya allah perjalanan bakalan lancar jaya.

Baca: Barang Wajib Bawa Sebelum Jalan – Jalan A la PutriKPM

  1. Proses Check – In Lebih Mudah

Lagi – lagi, kalau dibandingkan dengan pesawat, naik kereta api jauh lebih mudah dan proses check – innya cepat. Saya dan keluarga hanya perlu datang langsung ke stasiun maksimal 30 menit sebelum keberangkatan lalu mencetak boarding pass di mesin otomatis yang disediakan dengan pintu pemeriksaan tiket. Sebelum masuk ke peron, para petugas akan meminta boarding pass lengkap dengan kartu identitas (KTP, SIM atau PASSPORT). Prosesnya cepat banget, asalkan informasi yang tertera di boarding pass sama persis dengan yang tercetak di kartu identitas. Nggak sampai 3 menit juga sudah bisa masuk ke peron dan tinggal nunggu keretanya datang deh. Kalau proses check – innya lebih mudah dan cepat, otomatis keluarga juga nggak perlu capek antre kan? Otomatis selama perjalanan juga mood bakalan happy terus!

Baca: Backpacker A la PutriKPM – Salah Tiket Kereta 

  1. Nggak Bakalan Ada Drama Mabuk Perjalanan

Sebagai orang yang doyan traveling, saya jadi paham kalau ada orang – orang yang nggak kuat terbang lama ataupun naik angkutan laut. Untuk menghindari mabuk perjalanan, naik kereta api bisa jadi pilihan yang tepat. So far selama ini saya dan keluarga nggak pernah mabuk perjalanan sih. Karena kalau udah ngerasa pusing atau nggak enak badan, tinggal dibawa tidur aja atau pesan teh manis hangat ke pramusaji. Dijamin beberapa menit selanjutnya badan udah bisa diajak kompromi.

Baca: Sesak Napas Karena Telat Makan

  1. Bisa Puas Tidur

Soalnya kalau naik pesawat, baru tidur sebentar eh udah sampai aja hahaha. Apalagi kalau cuaca nggak mendukung, mau tidur juga deg – degan takut turbulence, jadi mending melek – melekin mata meski udah 5 watt. Tips dari saya, kalau susah tidur karena kursi kereta kurang nyaman, mending sewa bantal ataupun selimut yang sering ditawarkan pramugarinya. Harganya lumayan murah, nggak sampai 10ribuan kalau nggak salah. Tapi kalau saya sih lebih suka bawa bantal leher dan jaket yang berubah fungsi jadi selimut. Waktu tidur pun jadi puanjaaaang banget, bisa sampai berjam – jam sendiri hahahaha.

  1. Quality Time Bersama Keluarga

Kalau di rumah ada ponsel yang bikin anggota keluarga jadi sibuk sendiri, lain halnya kalau liburan naik kereta api. Karena kadang di perjalanan nggak ada sinyal dan mau nggak mau smartphone pasti bakalan dianggurin. Jadi banyak waktu untuk ngobrol, bercanda atau sekedar cerita – cerita dengan keluarga tercinta. Saya suka momen – momen ngobrol dengan Nenek ataupun Odi selama di kereta api. Lebih terasa dekat dan perjalanan nggak terasa membosankan.

  1. Pemandangan Yang Indah

Untuk yang nggak suka tidur, naik kereta api ibarat jalan – jalan tapi nggak capek. Kalau naik keretanya pagi atau siang hari, kita bisa dengan puas menikmati pemandangan sawah – sawah yang hijau atau gunung – gunung dan sungai – sungai. Bikin badan dan pikiran seger seketika, lho!

Teman – teman ada yang suka liburan naik kereta api juga kayak saya? Share dong kenapa teman – teman suka naik kereta api, siapa tahu bisa jadi inspirasi untuk postingan selanjutnya^^

putrikpm-footer

15 thoughts on “8 Keuntungan Naik Kereta Api untuk Jalan-Jalan bersama Keluarga

  1. Aku tim pesawat, tapi demi budget jadi naik kereta haha. Alasannya aku nggak nyaman duduk terlalu lama kak put. Tapi karena lebih sering naik kereta jadi it’s ok. Yang penting aku bawa buku dan banyak air putih. I drink a lot! oiya, aku nggak pernah pergi bareng keluarga. Kasian yah! Nanti aku bangun keluarga dulu 😛

  2. Aaaaaakkk lama baaanget nggak naik kereta. Terakhir naik kereta pas awal kuliah apa ya… Duh udah lama banget. Rencananya pengen jalan-jalan naik kereta Jogja – Solo PP. Semoga segera ada waktu deh :’))

  3. Kalo di indo, jujurnya aku baru naik kereta 2x jakarta solo :D. Itu doang. Lumayan suka sih, apalagi keretanya memang bersih, bgs, dingin.. Makanya mungkin nanti mw cobain rute2 lain mba. Anakku yg seneng naik kereta.. :). Tp yg pasti kalo rute commuterline nya aku ga beraniii :D. Wkwkwkwkw sereeem harus bersaing ama anker pagi2 dan sore :p. Yg utk rute jarak jauh aja lah 😀

  4. Wah, kalau aku masalahnya mabuk perjalanan darat.
    Kalau naik mobil dan terjebak macet, rasanya setengah mati deh 🙁
    Tapi pas naik kereta lancar jaya tanpa pusing. Mungkin karena kereta kecepatannya konstan gak pakai ngerem ngerem kayak mobil 😀

  5. yeaaaiii… daku dari jaman tiket KA Kisaran-Medan masih 8 ribu, sampe sekarang 27 ribu, tetep kereta api jadi transportasi favorit buat pergi dan pulang kampung mbak. tapi selama itu malah belum pernah naik kereta api bareng keluarga huhuhuuu, always sendiri ato bareng temen.

    oya, selain semua poin di atas, hal yang bikin naik kereta api itu sekarang lebih asik dibanding naik bus adalah larangan untuk merokok di kereta api 🙂

  6. Antara pesawat dan Kereta kadang buat aku galau.. kalau harga tiket nya jauh banget, aku pilih naik kereta. Tapi kalau pas lagi beda-beda tipis, Aku pilih pesawat.
    Aku ga betah lama di jalan mba putri. Hehe

    Tapi kalau naik kereta pun ga masalah , karena aku mangisi waktu luang perjalanan dengan tidoooor.. hahaha

  7. Saya penggemar naik kereta. Waktu minggu lalu sekeluarga besar jalan-jalan suara terbanyak memilih kereta. Tapi dengan pertimbangan kami keluarga rempong trus ribet kalau harus carter kendaraan lagi di kota tujuan, akhirnya diputusin sewa bis aja. Tapi gak apa-apa lah selama masih seru kumpul keluarganya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *