Mengenal Beauty Professional Indonesia 2015

Beauty Professional Indonesia 2015
Beauty Professional Indonesia 2015

Sebagai seorang karyawati swasta yang jarak rumah dengan kantornya lumayan jauh – baca: hampir 25 kilometer – aku rutin perawatan kecantikan tiap bulannya. Mulai dari perawatan rambuh, wajah, sampai tubuh hampi setiap bulan rutin aku lakukan. Menurutku, perawatan kecantikan yang aku lakukan selain untuk relaksasi juga sebagai hadiah untuk tubuhku karena harus pergi pagi pulang malam setiap Senin sampai Jumat. Bahkan kadang Sabtu dan Minggu-pun aku sering pergi acara blogger yang kadang lokasinya cukup jauh dari rumah. Makanya, ke salon atau tempat spa adalah wajib hukumnya buatku.

Sebagai pemakai jasa tempat kecantikan, aku termasuk orang yang banyak maunya hahaha. Selain tempatnya yang nyaman, yang aku cari adalah salon atau spa yang memiliki teknologi terbaru atau seenggaknya memiliki banyak varian perawatan yang dibutuhkan oleh konsumennya. Aku punya beberapa tempat spa dan salon langganan yang lokasinya jauh dari rumah ataupun dari kantor. Alasannya, tempat – tempat langgananku itu ngerti maunya aku. Perawatannya up-to date, ada yang serba herbal, ada yang serba teknologi terbaru. Pokoknya lengkap kap kap!

Nah kalau sebagian besar klien usaha kecantikan punya prinsip atau kemauan kayak aku, para pelaku usaha ini kan kudu sering – sering ngeliat tren terbaru seputar kecantikan. Kalau nggak, mereka bisa ditinggalkan pelanggan karena pelanggan jaman sekarang smart, maunya selalu lebih. Apalagi kebutuhan salon dan spa saat ini sudah kayak bagian dari gaya hidup, nggak cuma masyarakat perkotaan, tapi juga di daerah lain di luar kota – kota besar.

Narasumber BPI2015 Blogger Gathering
Narasumber BPI2015 Blogger Gathering

Kebetulan, beberapa minggu lalu aku sempat menghadiri acara #BPI2015 blogger gathering di Gaya Spa, Gunawarman Jakarta. Di acara yang dihadiri beberapa beauty blogger ini akan membahas sebuah acara exhibition yang ditunggu – tunggu oleh para pelaku atau orang yang terlibat diindustri kecantikan yaitu BPI 2015. BPI 2015 adalah singkatan dari Beauty Professional Indonesia, trade exhibition berskala internasional yang diadakan oleh PT. Indonesia Trade Exposition (ITE) yang melihat potensi pertumbuhan usaha baru hingga skala usaha dalam industri kecantikan. Eksibisi ini akan menjadi wadah kebutuhan pelaku usaha kecantikan dan praktisi kecantikan (dokter, terapis, beautician) dengan menghadirkan exhibitor dengan rentang jenis perawatan dan produk yang berinovasi teknologi tinggi, serta menjadi platform untuk produk – produk dan tata cara perawatan kecantikan tradisional Indonesia atau lebih dikenal dengan sebutan etnowelnes. Digelar dari tanggal 30 Juli sampai 1 Agustus 2015 di Jakarta Convention Center (JCC), BPI 2015 akan melibatkan perusahaan – perusahaan di dalam industri kecantikan dari Indonesia dan mancanegara seperti Korea, Malaysia, Singapura, Taiwan dan Thailand.

Dalam acara blogger gathering kali ini, banyak informasi berharga seputar kecantikan. Materi yang diberikan oleh 3 orang narasumber pun sangat beragam, sesuai dengan kapasitas dan keahlian masing – masing dari mereka. Informasi awal disampaikan oleh Ibu Patricia Medina selaku Project Director BPI 2015. Ternyata, BPI pernah diadakan beberapa tahun lalu, namun karena ada faktor akhirnya baru bisa diadakan kembali di tahun ini.

 “ITE melihat Indonesia memiliki peluang yang besar untuk lebih lebar merentangkan sayap di industri kecantikan. Pasar Indonesia sangat bersahabat menerima berbagai tren baru terkait cara perawatan dan jenis produk kecantikan yang membuat tak hanya brand – brand kecantikan baru bermunculan, tetapi juga usaha kecantikan termasuk praktisinya, seperti dokter kulit, dokter estetika, terapis dan beautician.” – Patricia Medina, Project Director BPI 2015.

Para beauty blogger juga diajak melihat video keseruan Beauty Professional Malaysia 2014. Dari yang aku lihat, aku yang notabene-nya bukan pelaku industri kecantikan juga antusias dan berharap bisa datang ke ajang tahunan ini. Dari video tersebut dapat dilihat gimana serunya para pakar dan perusahaan yang bergerak di industri ini saling memamerkan produk atau alat canggih terbaru yang mereka miliki. Antusiasme para pengunjung pun terasa ikut menyemarakkan acara tahun lalu itu. Andai aku ada disana, mungkin aku udah heboh karena baru pertama kali melihat produk atau alat kecantikan yang dipamerkan dan dijual saat itu.

Form Pendaftaran Pengunjung
Form Pengunjung Pre-registrasi
Tabloid BPI15
Tabloid BPI15

Bicara soal Beauty Professional Indonesia 2015, tahun ini yang ditargetkan akan dihadiri lebih dari 130 perusahaan, 250 merek produk kecantikan yang berasal dari 15 negara ini dan diharapkan dapat memberikan informasi atau kebutuhan yang dicari oleh 5000 pengunjung potensial selama 3 hari pameran. Seperti yang disebutkan oleh Ibu Patricia pada saat acara blogger gathering, eksibisi ini hanya bisa dikunjungi oleh pengunjung potensial dari kalangan owner salon, spa dan klinik kecantikan atau orang – orang yang bekerja pada industri tersebut. Bagi para calon pengunjung, ada 2 cara mendaftar BPI 2015. Pertama dengan mengisi formulir pengunjung pre-registrasi yang terdapat di bagian belakang tabloid khusus Beauty Professional Indonesia 2015 (aku dan beauty blogger yang diundang mendapatkannya dalam tas goodie bag kami), lalu fax formulir tersebut ke nomer fax 021 – 2765 0941. Kedua dengan cara daftar online di www.beautyprofessional.co.id. Pendaftaran paling lambat dilakukan sebelum tanggal 20 Juli 2015. Jadi, buruan daftar supaya nggak ketinggalan informasi terhangat seputar BPI 2015 ya! Psstt…. By the way buat yang melakukan pendaftaran pre-registrasi berkesempatan mendapatkan hadiah tas branded. Asyeek!

wpid-2015-07-11-02.12.40-1.jpg.jpeg

Setelah Ibu Patricia Medina selesai memberikan informasi seputar BPI 2015, selanjutnya giliran Ibu Lorda owner dari Gaya Spa yang membagikan pengalamannya seputar “etnowelnes”. Menurut wanita cantik keturunan Sumatera Utara yang satu ini, Indonesia harusnya bersyukur karena memiliki alam kaya akan bahan – bahan yang bisa digunakan untuk proses kecantikan. Salah satu ilmu baru yang aku dapat dari acara blogger gathering ini adalah ternyata tiap suku di Indonesia memiliki keberagaman dalam melakukan treatment kecantikan. Di Indonesia saat ini terdapat kurang lebih 562 etnis yang memiliki treatment yang berbeda – beda dan bisa digali potensinya. Sedikitnya sudah ada 9 etnis yang sedang dikembangkan dalam ilmu kecantikan, salah satunya Betawi. Etnis asal ibukota ini memiliki teknik pijatan yang dikenal dengan nama “Tangas Betawi”. Beruntungnya kami para beauty blogger yang hadir diberikan kesempatan untuk mencicipi teaser spa yang katanya untuk membuat suami makin cinta. Lha, aku kan masih single, njuk piye? Hiks. *garuk tanah*. Untuk detail spa tangas betawi akan aku bahas di bagian akhir ya…. sekarang fokus sama acara gatheringnya dulu aja. *sengaja bikin penasaran muehehehe*.

Minyak Untuk Spa Tangas Betawi
Minyak Untuk Spa Tangas Betawi

Setelah Ibu Lourda memberikan informasi dengan sangat santai dan diselingi beberapa joke yang agak nyerempet – nyerempet *aku beneran nggak ngerti loh, ciyus!*, selanjutnya giliran Dr. Fairus Spkk. yang berbagi informasi seputar medical aesthetic. Perawatan kecantikan sekarang ini udah makin canggih, mengikuti perkembangan teknologi yang ada. Selain lebih hemat waktu, di beberapa kasus medical aesthetic juga dipercaya lebih hemat biaya dibanding dengan bedah plastik lho. Ada 5 medical aesthetic yang populer di Indonesia. Ada Botox, Dermafiller, IPL, Bedah Plastik, dan Anti Aging.

  1. Botox yang merupakan singkatan dari Botulinum Toxin Type A adalah zat kimia yang dihasilkan oleh bakteri Clostridium botulinum. Penggunaan bakteri tersebut dalam dosis kecil bisa bermanfaat merelaksasi otot wajah. Tapi penggunaannya kudu hati – hati dan emang dilakukan oleh yang ahli ya gaes, soalnya kalau berlebihan bisa menyebabkan kerusakan sistem saraf, kelumpuhan otot bahkan kematian. Serem ya : (
  2. Dermafiller, metode klinis yang satu ini membantu meremajakan kulit dan menyempurnakan kulit dari cacat akibat bekas jerawat atau cacar. Selain itu, dermafiller berfungsi mengecilkan pori – pori, menghaluskan dan mencerahkan kulit, membuat kulit tampak lebih muda, menghilangkan kerutan dan bintik kecoklatan pada kulit.
  3. IPL (Intense Pulsed Light) adalah perawatan yang mengatasi kerusakan kulit tanpa merusak permukaan kulit. Perawatan IPL bermanfaat untuk meningkatkan penampilan permukaan kulit wajah, menghilangkan bintik akibat usia, pigmentasi akibat matahari dan kemerahan akibat pembuluh kapiler yang rusak melalui proses yang disebut photorejuvenation.
  4. Bedah plastik pasti sudah familier. Ternyata menurut Dr. Fairus, ada baiknya bedah plastik dilakukan saat kita hanya memiliki cacat fisik, misalnya bentuk hidung yang nggak sesuai karena ada masalah pada tulang atau nggak memiliki tulang hidung. Kalau hanya membentuk hidung disarankan menggunakan suntik silikon.
  5. Anti aging adalah terapi klinis yang digunakan untuk melindungi diri dari proses penuaan. Tapi, menurut Dr. Fairus sebenernya anti aging itu murah yaitu dengan cara memperbanyak senyum. Aku sih yes, soalnya kalau kita senyum dan happy jadinya kerutan di wajah akan berkurang karena sering tertarik saat tersenyum. Asal jangan kebanyakan senyum tanpa alasan ya guys, serem 🙁
Dr. Fairus Spkk. Kulitnya Kuenceng Book!
Dr. Fairus Spkk. Kulitnya Kuenceng Book!

Setelah ketiga narasumber selesai memberikan informasi penting, para beauty bloggers diajak untuk merasakan ‘nikmatnya’ pijitan Spa Tangas Betawi di Gaya Spa. Kami dibagi beberapa kelompok karena per treatment (20-an menit) hanya bisa dilakukan oleh 4 orang. Beruntung aku dapet giliran pertama dan dapet ruangan sendiri muehehehe rejeki Maudy Ayunda uhuk. Sebelum dipijet, aku harus ganti pakaian dan pentiliner yang ditata cantik di atas bed. Selesai ganti baju, aku langsung manggil staf Gaya Spa. Kali ini aku dipijit sama Mbak Rum yang murah senyum dan baik banget.

By the way sudah pada tahu Spa Tangas Betawi belum? Jadi, Tangas Betawi adalah teknik pijatan yang difokuskan di daerah kewanitaan. Konon kata Ibu Lourda, jaman dulu di Betawi kan kebanyakan perempuan menikah dengan pria keturunan Arab, ya you know lah ya kalau orang Arab maunya ‘gituan’ mulu ahahaha apasih bahasanya. Jadi para perempuan ini dituntut untuk selalu ‘keset’ dan ‘legit’. Nah loh bahasa apalagi deh itu hahaha. Para perempuan ini sering dipijit dengan teknik Tangas Betawi ini biar miss V-nya rapet lagi sekalipun sehabis melahirkan. Makanya Spa Tangas Betawi harusnya buat wanita yang sudah menikah. Walaupun aku belum menikah, aku menikmati tiap pijatan yang diberikan Mbak Rum. Geli – geli gimana gitu, cuma agak sakit pas di bagian tertentu karena agak ‘diteken’. Buat yang penasaran, mending buruan nyobain aja di Gaya Spa deh. Dijamin merem melek :’)

Selama Spa, Aku Merem Gak Melek - Melek :P
Selama Spa, Aku Merem Gak Melek – Melek 😛
wpid-2015-07-03-06.48.58-1.jpg.jpeg
Kamar Spa-nya Nyaman Bangeetz!

wpid-2015-07-08-05.50.30-2.jpg.jpeg

Tempat blogger gathering kali ini emang enak banget. Gaya Spa, berlokasi di Jl. Wolter Monginsidi No. 25 Jakarta Selatan, persis di seberang STM Penerbangan dan di belakang resto KFC ini nuansa homeynya kerasa. Dengan penerangan lampu yang remang – remang makin ngebuat pengunjung betah. Bahkan aku pun males pulang loh! Hahaha… Bikin betah dan rileks deh pokoknya.

Gaya Spa
Gaya Spa
Ruang Tunggu
Ruang Tunggu
Coffee Break, anyone?
Coffee Break, anyone?

Setelah selesai nyobain Spa Tangas Betawi, akhirnya kami pulang dan diakhiri dengan foto bareng Ibu Patricia. Dan kami dibagiin goodie bag yang isinya voucher spa! Yeay!!!! Sekarang aku lagi nungguin 30 Juli biar bisa dateng ke BPI 2015. Siapa yang mau ikutan aku? Yuk bareng! Tapi daftar dulu ya… See you there 😉

Voucher Spa di Gaya Spa
Voucher Spa di Gaya Spa

Thanks for reading!

thanks for reading

Twitter // Instagram // Facebook

5 thoughts on “Mengenal Beauty Professional Indonesia 2015

  1. Pingback: Body Massage Gaya Spa Woltermonginsidi Jakarta | DELAPANKATA.WORDPRESS.COM

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *