Mengintip Dapur Digital CNI Indonesia, Mulai Dari Pembuatan Konten Sampai Kerjasama Dengan Blogger

Beberapa minggu lalu, saya sempat datang ke advance class Teh Ani Berta, salah satu founder Fun Blogging, rumah kedua yang pernah saya ceritakan di postingan saya sebelumnya. Siang itu rupanya bukan cuma Teh Ani yang akan kasih materi seputar dunia blogging, ternyata ada materi tambahan yang menurut saya bakalan menarik dan penuh dengan informasi dari tim CNI Indonesia. Materinya pun berkesinambungan dengan yang akan diberikan oleh Teh Ani, tentang digital marketing CNI Indonesia. Karena akan banyak penjelasan – penjelasan, saya memilih untuk memisahkan hasil dari belajar bareng dengan teman – teman Fun Blogging lainnya menjadi 2 tulisan. Yang pertama – yang sedang saya tulis ini, adalah materi dari tim digital CNI Indonesia. Di Now You Know minggu depan, saya bakalan mengulik tip & trick jadi blogger pro ala Ani Berta. Tunggu ya, janji deh Rabu depan akan saya post hihihi.

DSC_2292
Tim CNI yang ikut meramaikan Kopdar CNI

 Anyway, sudah tau dong apa itu CNI Indonesia? Perusahaan MLM yang masih eksis dari tahun 1986 ini sekarang sudah semakin maju dengan sistem yang semakin up to date. Mungkin dulu saya terbiasa berbelanja produk – produk CNI dari para member-nya, tapi sekarang saya bisa langsung pesan di online store-nya, GeraiCNI. Saya pernah tulis review tentang GeraiCNI dan program affiliate-nya (sponsored post, untuk disclosure bisa dicek disini).

 Pas kopdar sekaligus advance class Teh Ani Berta, salah satu tim digital CNI, Mas Niko, berani buka – bukaan tentang apa yang CNI lakukan baru – baru ini. Selain dengan membuka gerai online, CNI juga mulai aktif di media sosial. Terbukti dengan 20K followers di Twitter, 15K followers di Instagram dan sekitar 40K fans di Facebook Page. Untuk mendapatkan jumlah pengikut yang lumayan besar, CNI nggak main – main loh. Ada strategi khusus yang disiapkan dengan target para pengguna media sosial. Di postingan kali ini, saya mau menjelaskan apa aja sih yang dilakukan CNI Indonesia supaya tetap eksis di media sosial. Dan step – step di bawah ini bisa dicoba untuk yang punya online shop atau emang bekerja sebagai social media officer loh.

DSC_2297
Mas Niko, team digital CNI Indonesia

Creative

Yes, jaman sekarang emang kudu dan wajib kreatif. Karena para pengguna media sosial gampang banget bosan dengan yang itu – itu aja. Dan untuk menghindari kebosanan para pengikutnya, sebelum pembuatan postingan, tim digital CNI Indonesia akan melakukan beberapa cara. Dimulai dari Generate Ideas, agar postingan beragam dan sesuai dengan konsep yang diinginkan. Selanjutnya Creative Visual, siapa yang nggak suka postingan dengan gambar lucu dan bagus? Apalagi Instagram, penting banget untuk membuat tampilan visual yang berwarna dan menarik perhatian. Setelah kedua step diatas, Your Content is Ready To Post!

Hear What Customer Want

Pembeli adalah raja, konsep ini yang dipakai oleh para tim digital CNI Indonesia. Mencoba untuk selalu dekat dengan para pelanggan dan membernya dengan mengirimkan informasi lewat email blast adalah salah satunya. Sebagai salah satu membernya, saya sering banget dapet email dari CNI. Mulai dari informasi menarik tentang produk sampai promo menarik yang akan didapatkan oleh seluruh member. Walaupun kadang agak “mengganggu” karena di-email terus menerus, penggunaan metode email blast emang masih “jitu” menyasar target market. Terbukti dari hasil click to web CNI yang masih tetap tinggi.

Selain itu, pemilihan materi postingan sesuai dengan yang diinginkan audiens juga digunakan. Misalnya dengan postingan yang berisi informasi yang berhubungan dengan kesehatan, kecantikan ataupun kehidupan. Jadi nggak selalu tentang produk – produk yang dimiliki oleh CNI.

Collaborate with Bloggers and Influencers

Mungkin tren kerjasama atau endorsement program memang booming banget, dan menurut saya memang lumayan efektif apabila pemilihan endorser-nya tepat. Saya beberapa kali melihat postingan CNI yang bekerjasama dengan instagramers, salah satunya Je Artofa atau yang biasa disapa Mamah Jejeh. Kerjasama tersebut berlangsung saat kontes dubsmash CNI Indonesia.

Selain itu, CNI Indonesia juga sudah bekerjasama dengan beberapa blogger ternama. Contohnya Teh Ani dan Mbak Myra Anastasia, my favorite mom’s blogger. Untuk kerjasama yang terjalin dengan blogger biasanya berupa job review. CNI nggak tanggung – tanggung berani kerjasama dengan banyak blogger sekaligus. Tapi tetep, CNI selalu pengen soft selling, makanya kadang banyak yang nggak sadar baca review produk CNI padahal endorse hihihi. Saya sempat tanya apa aja syaratnya untuk menjadi endorser-nya CNI, Mas Niko bilang CNI nggak neko – neko untuk milih blogger. Once they interest with your blog, they will contact you directly. Jadi, siap untuk jadi endorser-nya CNI?

Soft Selling is Everything, but Ads is One More Thing!

Dari sekian banyak cara yang digunakan CNI untuk mempromosikan online store ataupun produk – produknya, CNI juga masih aktif beriklan di beberapa social media. Facebook Ads dan Google Ads dipilih karena harga yang ditawarkan sesuai dengan hasil yang didapatkan. Saya nggak bisa cerita panjang soal ads ini, karena lumayan teknik banget hahaha. Jadi kalau ada yang punya online shop, saran saya gunakan FB Ads dan Instagram Ads untuk spending money. Atau kalau mau sih endorsement program dengan influencer – influencer.

DSC_2295

Yup, kayaknya udah semua sih tip & trick yang dilakukan sama tim digital CNI Indonesia saya bahas di postingan ini. Pokoknya, kita sebagai pengguna social media harus up to date sama perkembangan industri ini. Oh ya, beberapa hari lalu saya pernah nulis soal 5 tips meningkatkan followers di Instagram. Yang ngerasa followers Instagramnya belum sebanyak CNI Indonesia, boleh loh dibaca – baca hahaha. Anyway, jangan lupa follow saya di Twitter atau Facebook, search aja PUTRIKPM. Buat yang punya Instagram, search aja KPMPUTRI hihihi. See you on my next Now You Know!

header delapankata

9 thoughts on “Mengintip Dapur Digital CNI Indonesia, Mulai Dari Pembuatan Konten Sampai Kerjasama Dengan Blogger

  1. Internet marketinh skrg makin jaya yaa speertinya sdg masuk masa keemasan *kayak kerajaan aja* btw aq baru tahu mba klo CNI msh eksis smp sekarang

  2. Waaa … nama saya disebut juga. Tengkyuu, Put 🙂

    Menurut saya (dan juga pendapat dari beberapa teman), CNI ini seperti perusahaan yang baru bangun dari tidur panjang. Iyess, CNI sudah dikenal sejak dulu. Tapi, perlahan namanya mulai redup. Setidaknya saya mulai jarang mendengar tentang CNI lagi. Kemudian, baru-baru ini mulai terasa lagi geliat CNI.

    Saya rasa salah satu faktor penyebabnya karena CNI mau beradaptasi. CNI mau ‘mendigitalkan’ dirinya menyesuaikan dengan zaman. Mudah-mudahan bisa jadi pelajaran buat kita juga, ya. Selalu berusaha untuk beradaptasi 🙂

  3. Era sekarang ini, memang digital marketing menjadi satu strategi bagi perusahaan, jika memang ingin selalu menyesuaikan dengan perkembangan jaman.
    hal itu menjadi langkah efektif ya, khususnya bagi CNI

  4. CNI itu mendarah daging bagi rakyat Indonesia, ini benar lho karena produknya sudah lama ada, Ibuku saja dahulu suka ikut memasarkan karena beliau bidan jadi banyak ketemu pasien. Ilmu marketingnya jalan. Tetntu saja untuk stamina. Aku paling ingat ada salep untuk luka bakar, pas keponakan kena air panas langsung disalepin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *