Nyari Ilmu Sambil Kopdar Bareng Warung Blogger Di Outback Steakhouse

Sabtu pagi, saya bangun jam 8 pagi. Cukup pagi bagi saya karena semalem begadang setelah mati lampu hampir 4 jam. Maklumlah, saya nggak sanggup tidur tanpa diterangi lampu sama sekali, hiks. Bangun pagi di hari libur sebenernya susah banget, tapi karena pagi ini saya harus dateng ke acara #KopiSusuWB bareng @Warung_Blogger dan @accesstradeID, saya bela – belain mandi dengan air yang lumayan bikin saya menggigil di kamar mandi. Kata #KopiSusuWB sebenernya singkatan dari Kopdar Mini Suka – Suka Warung Blogger. Setelah menggigil ria, saya sudah ready untuk on the way ke Outback Steakhouse di Kuningan City.

Jam setengah 10 pagi, saya sudah ada di Stasiun Klender Baru, dan harus naik KRL ke Manggarai lalu transit dan kembali naik KRL ke arah Bogor, lalu turun di Stasiun Tebet. Setelah naik angkot 44 ke arah Karet, setelah 10an menit, akhirnya saya tiba di Kuningan City. Ternyata, tadi saya seangkot bareng Mbak Lidya, blogger yang saya kenal dari acara Fun Blogging bulan lalu.

Continue Reading

Mudahnya Beli Mobil dan Motor dengan Carmudi

Cuaca Jakarta hari ini bener – bener gloomy – gloomy mager yang ngebuat saya telat datang ke kantor. Hujan deras yang nggak berhenti dari semalem ngebuat jalanan di depan komplek rumah saya tergenang sekitar 10 senti, dan karena nggak ada yang nganterin, saya jadi agak siangan berangkat ke kantornya. Naik metromini 42 jurusan Pulogadung – Pondok Kopi, saya dengan PD duduk manis tanpa bawa buku atau novel yang biasa saya bawa. Maklum, naik metromini itu mesti sabar karena ngetemnya luama buanget! Bener aja, sampai stasiun sudah jam setengah 10, padahal saya jalan dari rumah jam setengah 9. Kalau naik motor atau mobil sendiri, harusnya dari rumah ke stasiun cuma butuh waktu 15 menit aja. Kesel banget sih, cuma ya mau gimana nggak mungkin saya naik ojek karena hujan masih cukup deras untuk membuat saya basah kuyub kayak abis nyemplung ke got. Udah gitu, KRL yang setia nganterin saya pulang dan pergi tiap harinya telat. Akhirnya setelah 3 jam bertempur dengan hujan, saya baru sampai kantor. Pas banget meeting pagi yang tadinya mau diadain jam 11 molor sampai jam setengah 1.
Ngerasain capek karena tua di jalan bagi saya bukan hal yang baru, tapi lama kelamaan rasanya jenuh juga. Saya jadi kepikiran buat beli motor sendiri. Sebenernya di rumah ada motor saya, tapi lebih sering dipake Kakek buat ngunjungin cucu – cucu dan anak – anaknya yang sudah ‘misah’, saya jadi nggak tega kalau make motor itu juga. Tiba – tiba saya keingetan pacar saya yang lagi jual mobilnya di salah satu situs jual beli kendaraan yang kata dia lagi happening banget. Saya juga ingat saat saya ikut acara Fun Blogging beberapa minggu lalu, Carmudi jadi sponsornya.

Continue Reading

Make A Wish, Tradisi Ulang Tahun Di Keluarga

Setiap ulang tahun saya hampir dirayain, lengkap dengan prosesi tiup lilin, make a wish, potong kue yang diiringi lagu Happy Birthday dan buka kado. Walaupun nggak dirayakan besar – besaran, acara peringatan hari lahir di tiap tahun ini emang sebisa mungkin dilakukan dengan keluarga terdekat. Tujuannya sih, supaya saya dan keluarga bersyukur atas umur yang sudah Tuhan kasih. Sekaligus ajang permohonan doa dan harapan yang semoga dikabulin sama Tuhan untuk di tahun yang baru.

Biasanya, sebelum prosesi tiup lilin, Kakek saya akan memimpin doa. Karena saya muslim, doanya dimulai dengan harapan untuk saya pribadi dan untuk keluarga serta umat muslim di dunia lainnya. Setelah itu, saya pasti akan make a wish alias minta permohonan sama Tuhan. Seumur – umur saya nggak pernah ngebongkar apa yang saya minta ke Tuhan sama orang lain, tapi berhubung kali ini saya baik jadinya saya mau umbar – umbar ah… dadah – dadah ke wartawan inpoteinment

 

Continue Reading

Rekening Online, Kado Bermanfaat Untuk Orang Tersayang

Besok, 16 Januari, adalah hari penting untuk saya dan pacar. Maklumlah, usia pacaran jarak jauh Jakarta – Jogja kami sudah memasuki angka 4. Kalau diumpamakan dengan anak balita, umur segini lagi rewel – rewelnya, walaupun kadang masih lucu. Ya memang kenyataannya pacaran jarak jauh ini tidak pernah selalu mulus. Pernah dalam satu bulan kita berkali – kali berantem, nggak jarang juga adem ayem nggak ribut sana – sini. Yang paling menyiksa dari pacaran jarak jauh itu ya nahan kangen, apalagi kalau kita lagi sakit atau ngedown dan doi nggak ada di samping kita. Rasanya pengen nyerah dan nyari yang lebih deket aja gitu. Untuk menghindari rasa jenuh dan bosan akibat kangen yang nggak kesampaian, saya dan pacar suka kirim hadiah bergantian. Kadang saya kadang dia, semuanya dikirim tanpa janjian dulu, sih. Biar surprise gitu.
Kebetulan, di tahun ke – 4 ini saya pengen kasih hadiah yang mengandung kode pengen cepet dinikahin bermanfaat. Setelah gugling sana – sini, saya kepikiran buat ngasih kado tabungan aja. Alasan saya sederhana, sih, supaya si pacar makin rajin nabung buat modal kawin masa depan. Cuma masalahnya, nggak mungkin banget saya kasih surprise bikinin pacar tabungan di bank. Mau nggak mau si pacar kudu ikut buat buka rekening baru. Yah nggak surprise lagi dong… Hiks…

Continue Reading

Screening Film Hijab Bareng Pemain, Produser dan Didampingi Penasehat Hukumnya

Saat mendengar kata ‘hijab’ pasti kita langsung teringat dengan para wanita berjilbab dengan segala jenis model. Ada yang menggunakan turban, jilbab modern yang dililit kesana kemari, ataupun jilbab syar’i yang panjangnya menutupi dada hingga ke perut. Namun, tanpa kita sadari banyak cerita dibalik berhijabnya seorang wanita. Walaupun kenyataannya hijab adalah perintah agama islam, namun tak sedikit orang yang menggunakannya karena terpaksa. Mencoba menutupi sesuatu, terpaksa nikah dengan pria alim, dan masih banyak alasan – alasan unik lainnya. Seperti yang diceritakan di awal film Hijab yang menjadi film ke – 18 Hanung Bramantyo yang baru akan tayang perdana Kamis, 15 Januari 2015.

hUZfd0Jmwtsumber: MetroTVNews.com

Continue Reading

6 Langkah Mudah Beli Domain Blog Di Qwords

Di tahun 2015 ini, saya kepengen banget beli domain sendiri alias blog saya jadi ada embel – embel .com atau .id nya. Nggak ngerti kenapa, saya ngerasa makin keren kayaknya lucu dan menarik aja kalau blog saya berubah jadi delapankatadotcom atau delapankatadotcodotid. Rasanya saya semakin sah jadi blogger karena sudah punya domain sendiri. Selain itu, penggunaan domain ngebuat blog kita dengan mudah terindeks gugel lho. Dan juga, menurut saya ada prestis tersendiri saat menyebutkan domain tanpa embel – embel nama platform yang dipakai.
Saya pikir ngurus domain itu ribet banget. Dulu pernah kerja di digital agency, setiap mau beli domain pasti deh tim IT nya ribet sendiri. Mulai dari transfer domain fee nya nggak boleh telat, mesti buru – buru booking biar domainnya nggak diambil orang, dan masih banyak keribetan lain yang ngebuat saya jadi males ngurus domain sendiri. Untungnya, saya sempat daftar acara QfunBlogging sesi 3 yang pembicaranya adalah Teh Ani Berta, Mak Haya Aliya Zaki dan Mbak Shinta Ries. Pas pendaftaran, para peserta dikasih kesempatan untuk milih domain yang kita mau dan order melalui Qwords yang menjadi sponsor acara . Jadilah minggu lalu aku ngubek – ngubek mbah gugel untuk cari info tentang Qwords. Setelah sejam berkepo ria, akhirnya saya nyoba untuk beli domain untuk blog random saya yang tercinta ini.

Continue Reading

[GIVEAWAY] Kado Terindah Di Akhir Tahun 2015

Setiap malam pergantian tahun, aku sekeluarga akan berkumpul di rumah sambil bakar – bakaran. Jagung, ayam dan ikan selalu jadi menu andalan aku dan adikku, lain dengan kakek dan nenekku yang selalu menaruh singkong di bagian bawah panggangan dan menunggu warnanya berubah jadi hitam pekat yang berarti singkongnya sudah matang. Setelah hasil bakar – bakaran yang dihiasi dengan teriakan bau asap dan rebut – rebutan nolak kipas tangan dan rebutan saus kecap yang dicampur dengan bawang dan tomat, kami berempat menunggu jam 12 malam.

Duar… Duar… Duar…

Cahaya kerlap – kerlip mewarnai langit dari jam 11 malam lewat sedikit hingga jam 1 pagi. Selesai melihat indahnya warna – warni petasan dan kembang api, walaupun sesekali nutup kuping karena takut sama suaranya, kami semua masuk ke dalam rumah. Di kamar, seperti biasa setiap tahunnya, aku duduk di pinggir tempat tidur sambil merenungkan kejadian – kejadian baik dan kurang enak di tahun lalu. Kalau sudah begitu, nangis sampai ketawa sendirian selalu jadi ritual tahunan dan diakhiri dengan permohonan – permohonan yang berharap terwujud di 2015.

Continue Reading

#2015, First Selfie

Tahun 2014 sudah meninggalkan kita dengan sejuta kenangan manis dan berharga. Kalau dihitung – hitung, alhamdullilah di tahun kabisat kemarin saya mendapatkan momen bahagia yang lebih banyak daripada sedihnya. Menyambut tahun yang baru ini, saya kepikiran untuk mengubah sedikit penampilan saya agar lebih lucu fresh dan enak dilihat. Awalnya, saya sempat kepikiran untuk mengganti warna rambut, tapi kayaknya nggak dulu deh. Rambut saya sudah keburu rusak karena sempat diwarnai beberapa bulan lalu.

Akhirnya, pas liburan panjang Natal dan Tahun Baru lalu saya mampir ke salon langganan saya yang letaknya nggak jauh – jauh amat dari rumah. Diantar Nenek tercinta sambil berjalan kaki, saya tiba di salon langganan yang sudah bertahun – tahun menjadi andalan saya dan keluarga. Walaupun agak nyesel karena waktu saya mau mewarnai rambut, saya nekat nggak ke salon. Berbekal ngebaca bungkus pewarna, langsung ngerjain sendiri di rumah. Hasilnya? Rambut saya sekarang kering kerontang ibarat hati yang terlalu lama menyimpan rindu. Hiks 🙁

Continue Reading