Resep Spaghetti Creamy Garlic Celery Terinspirasi dari Film Chef 2014

Minggu pagi hari ke empat si pacar liburan di Jakarta. Seperti biasa setiap si item (sapaan sayang aku ke pacar) ke Jakarta, pasti bakalan masak buat aku. Tahun lalu, dia masak Capcay Seafood yang kuahnya creamy abis. Kali ini, si pacar pengen masak masakan Italian food. Katanya, dia terinspirasi sama film Chef yang tayang akhir 2014 kemarin. Nama masakannya itu Spaghetti Creamy Garlic Celery (without Cream). Nyebut namanya aja ribet, apalagi masaknya? Makanya saya geleng – geleng waktu si pacar minta nemenin masaknya. Soalnya ujung – ujungnya saya paling disuruh nyuci piring, karena dia nggak akan mau masterpiece-nya dirusak sama tangan saya. Hiks.

Continue Reading

Backpacker Ala PutriKPM – Goes To Bandung Part 2

13 FEB 2015 – DAY 2

Semalaman saya tidur nggak nyenyak karena terkena hujan di hari pertama liburan di Bandung. Rasa pusing, hidung tersumbat dan bersin – bersin membuat saya nggak bisa memanfaatkan waktu tidur saya dan malah terus menerus kebangun dari tidur. Akhirnya, saya baru bisa tidur setelah jam 4 subuh, dan harus kebangun jam 8 pagi karena ada beberapa jadwal jalan – jalan di Bandung yang sudah direncanakan dari kemarin. Jam setengah 9 pagi, saya dan pacar berjalan kaki dari hotel kami yang berlokasi di daerah Braga menuju St. Hall atau Stasiun (utama) Bandung. Kurang lebih sepuluh menit kami sampai di pinggir kali dekat jembatan jalur kereta api. Setelah nanya sana sini (lagi), akhirnya kami menunggu angkot berwarna krem jurusan St. Hall – Lembang. Pagi ini kami berencana pergi ke De’ Ranch yang letaknya di daerah Maribaya, Lembang.

Continue Reading

Backpacker Ala PutriKPM – Goes To Bandung

Bandung, sebuah kota yang menurut sebagian orang adalah tempat yang pas untuk melepas penat akibat terus – terusan dikejar deadline. Lokasinya yang nggak terlalu jauh dari Jakarta menjadi alasan utama saya menghabiskan weekend kali ini di kota yang terkenal dengan kulinernya. Sudah dari sebulan lalu saya merencanakan liburan ke Bandung dengan pacar. Maklum kami LDR yang ketemu enam bulan sekali, rasanya kalau cuma ketemu disitu – situ aja (Jakarta (kota saya) dan Jogja (kota pacar)) sudah terlalu sering kami lakukan. Setelah mempertimbangkan segala sesuatunya terutama budget kami yang pas – pasan, maka kami sepakat memilih Bandung untuk tempat kami liburan.

Saya dan pacar sudah booking hotel dan tiket kereta dari jauh – jauh hari. Kami memilih naik kereta dibanding transportasi darat lainnya agar mengirit waktu dan mengirit pengeluaran. Selain itu, pemilihan tempat menginap-pun menjadi hal penting kedua, kami sepakat memilih hotel bintang 3 di kawasan wisata Braga karena harganya yang cukup memuaskan dan dekat dengan stasiun. Bisa dibilang liburan kami kali ini bergaya backpacker, walaupun nginepnya di bintang 3 😀

Continue Reading

Take a Look! My Bedroom Decor

Punya kamar rapih dan banyak pernak – pernik lucunya emang impian setiap orang, cewek terutama, dan lebih utama impian saya. Apalagi setelah saya ngeliat instagram-nya salah satu fashion blogger yang jadi role model saya, Diana Rikasari, rasa ingin memiliki kamar yang lucu dan unik makin menggebu – gebu. Perpaduan warna cerah bercampur dengan aksesoris yang outstanding ngebuat rumahnya enak banget dilihat. Bahkan rumahnya sudah berkali – kali masuk majalah dan diliput beberapa media kenamaan dari dalam dan luar negeri.

Continue Reading

Go-Jek, Aplikasi Yang Buat Kamu Betah Naik Ojek

Mendengar kata Go-Jek, pikiran saya langsung terlintas ke tukang ojek yang selalu setia nganterin saya dari rumah ke stasiun Klender Baru karena saya adalah seorang rocker alias rombongan kereta. Sebenernya, saya baru pertama kali denger kata Go-Jek saat ada undangan Blogger Gathering beberapa hari lalu yang diadakan oleh Go-Jek. Sayang, saya berhalangan hadir karena saat itu komplek tempat tinggal saya sempat terendam banjir. Tapi saking penasarannya, saya langsung download aplikasi Go-Jek di Google Store. Setelah download, saya sibuk nyari review dari orang – orang yang sudah pernah memakai jasa Go-Jek ini dan dari website resmi Go-Jek juga pastinya.

Ternyata Go-Jek ini adalah layanan antar jemput premium yang mulai dikenal banyak orang khususnya di Jakarta. Cara kerja Go-Jek ini sebenernya mudah dan simple banget, kita cuma kudu download aplikasinya di smartphone, order dan nanti Mas Ojeknya dateng. Nggak cuma jadi ojek kita, para tukang ojek ini juga bisa ngebeliin barang yang kita mau dan anterin ke tempat kita lho. Nah kebetulan siang ini saya mau ke Stasiun Gambir buat naik kereta ke Bandung, saya langsung aja mesen Go-Jek buat nganterin saya dari rumah ke stasiun. Step – stepnya easy using banget, lho!

Continue Reading

Malem Mingguan Bareng #DigitalCommunity dan Forum ICITY

Sabtu, 7 Februari 2015. Bertempat di Auditorium Lt. 4 Kantor Pusat Indosat, para blogger dan anggota komunitas online ngumpul bareng dalam acara #DigitalCommunity Hangout with Forum ICITY. Saat di meja registrasi, saya mendapatkan goodie bag berisi buku Srikandi Merah Putih dan run pack plus dapat pulsa 50K karena saya adalah pelanggan Indosat. Sebelum acara dimulai, para blogger dan onliners sibuk di area photobooth yang diadakan secara gratis. Para blogger juga asyik meracik sendiri minuman di area coffee break. Sayang, saya datang agak telat sehingga kehabisan camilan akhirnya saya malah keasyikan foto – foto di photobooth.

Continue Reading

Terima kasih Tuhan, saya gendut!

Terlahir sebagai anak tunggal dan cucu cewek satu – satunya di keluarga Mama ngebuat kedua orang tua dan Kakek Nenek saya jadi suka memanjakan saya berlebihan. Setiap minggu pergi ke Mall, makan – makanan junk food, nongkrong di cafe dan selalu menyediakan camilan di rumah membuat saya tumbuh menjadi anak yang memiliki kelebihan berat badan alias obesitas. Saya ingat betul sewaktu saya masih kecil banyak teman – teman saya yang memanggil saya dengan sebutan “Gendut”, bukan dengan nama saya.

Continue Reading

Mengenal Lebih Dekat Profesi Social Media Officer

Empat tahun lalu, saya pun masih geleng – geleng saat ditanya apa itu social media officer. Bahkan ketika teman kuliah saya menawarkan pekerjaan itu, sayang langsung browsing info sebanyak – banyaknya. Dan sehari setelah penawaran itu, saya langsung bilang “Mau!” karena tertarik dengan salary yang ditawarkan. Entah saya yang mata duitan atau memang ini takdir hidup saya. Setelah kejadian itu hingga detik ini, saya sudah mendapatkan gaji dari pekerjaan saya sebagai social media officer. Pekerjaan yang bagi sebagian orang dianggep terlalu mudah ini sebenernya nggak mudah – mudah amat. Saya sering banget dapet statement kayak gini, “Kerjaan kamu social media officer? Pasti sehari – hari cuma online doang, enak banget sih hidupmu!” padahal kenyataannya pekerjaan ini nggak segampang dan seenak yang mereka pikirkan.

 

Continue Reading