Octobreast, Sebarkan Semangat Pita Pink Untuk Para Pejuang Kanker Payudara

Warna pink memang identik dengan wanita dan feminisme. Saya sendiri cukup suka dengan warna pink, karena lembut dan terlihat sangat dekat dengan segala yang berbau kewanitaan. Tapi belakangan ini saya sering melihat lambang pita dengan warna pink bertebaran di beberapa mall dan tempat – tempat hiburan. Ternyata saya baru ingat, ini bulan Oktober dan bulan ini memang didedikasikan sebagai bulan peduli kanker payudara. Berarti bulan ini adalah bulan yang tepat untuk memberikan semangat positif dan kebahagiaan baru bagi para pejuang kanker payudara dan biasa disimbolkan dengan pink ribbon alias pita pink. Saya senang sekali saat mendapat undangan untuk meliput sebuah seremonial yang menjadi bagian dari perayaan Octobreast yang diselernggarakan oleh Graha Medika yang bekerjasama dengan blogdetik. Garda Medika adalah produk asuransi kesehatan dari asuransi Astra yang siap meng-cover segala jenis penyakit bagi para membernya. Selain itu, para blogger dan tamu undangan juga dapat berinteraksi langsung dengan para wanita survivor yang mampu bangkit dan mengalahkan kanker payudara dan kini telah kembali beraktifitas normal serta membangun sebuah komunitas/organisasi sosial bernama Love Pink.

08488a40bdefcd4190c91dd97bc8fa1d_dsc_2454Dr. Doddy Permadi – sumber: blogdetik

Dalam acara tersebut Dr. Doddy Parmadi mengatakan Kanker Payudara adalah kanker no 1 paling berbahaya dan terbesar di Indonesia dengan jumlah angka kejadian 26 / 100.000 dan banyak diantara berujung dengan kematian karena terlambat mendapat pertolongan. Karena pengobatan kanker payudara itu sendiri yang memang tidak murah, ada baiknya kita mengecek sendiri dengan melakukan SADARI. SADARI adalah singkatan dari periksa payudara sendiri. Cara – cara yang dapat dilakukan untuk deteksi dini penyakit kanker payudara yang bisa dilakukan saat mandi atau sebelum berpakaian seperti gambar berikut ini:

 sadari copysumber

  1. Angkat kedua tangan ke atas dan lihatlah bentuk dari payudara di cermin. Apabila bentuknya tidak simetris, puting masuk ke dalam atau terdapat tanda kemerahan dan bengkak di payudara segeralah memeriksakan diri ke dokter.
  2. Kembali menghadap cermin, letakkan kedua tangan di pinggang dan lihat bentuk payudara apakah simetris atau terdapat benjolan disalah satunya.
  3. Tekan payudara dari atas ke bawah seperti pada gambar dan rasakan apakah ada benjolan di sekitar payudara. Ingat, jangan hanya disentuh tapi ditekan untuk mengetahui apakah ada benjolan halus atau kecil di dalam payudara.
  4. Pijit atau tekan payudara dengan cara melingkar dan rasakan apakah ada benjolan di dalam payudaramu.
  5. Tekan payudara dari atas ke bawah dan bawah ke atas berpusat di area puting dan lihatlah apakah ada cairan yang keluar dari puting. Apabila ada, segeralah memeriksakan diri ke dokyer.
  6. Selain saat mandi, kamu juga bisa melakukan SADARI sambil tiduran, caranya dengan posisi berbaring lalu tekan kembali posisi payudara secara melingkar, biasanya dengan posisi seperti ini bentuk payudara yang tidak sesuai dan adanya benjolan di payudara lebih mudah diketahui.

Apabila setelah melakukan tindakan atau gerakan – gerakan di atas lalu ditemukan benjolan di sekitar payudara atau keluarnya cairan dari puting, segeralah berkonsultasi dengan dokter. Apabila kamu takut, kamu bisa meminta bantuan tim Love Pink Indonesia. Para survivor akan membantu dan menemanimu selama proses pengobatan dan penyembuhan. Selain SADARI, ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mendeteksi kanker payudara, yaitu: Mammografi (pemeriksaan yang dilakukan dengan menggunakan Sinar X dosis rendah); USG / Ultrasonografi ( hal ini direkomendasikan bagi para wanita yang berusia 35 tahun ke bawah); Biopsi dan masih banyak lagi teknik – teknik pemeriksaan yang bisa dilakukan di beberapa rumah sakit di Indonesia, contohnya di RS. Awal Bros dan RS. Evasari di Jakarta.

951674f9e6f6251f51290c2b6acd3821_20141003193547Kiri mbak Shanti, Tengah mbak Heni dan Kanan Dr. Doddy (sumber)

Mengingat tidak murahnya biaya penyembuhan penyakit mematikan ini, para survivor di Love Pink Indonesia memberikan beberapa tips bagi para wanita karier atau ibu rumah tangga yang sampai saat ini masih takut untuk memeriksakan diri ke dokter. Menurut mbak Heni Risakotta, wanita Indonesia harus berani menghadapi segala sesuatunya sekalipun yang terburuk. Baginya, dukungan keluarga dan teman – temannya memberikan kekuatan tersendiri untuk terus berjuang mengalahkan kanker payudara yang dideritanya pada tahun 2011 dan mengakibatkan ia harus merelakan payudara sebelah kirinya diangkat total. Berbeda dengan mbak Heni, menurut mbak Shanti Rosa Persada yang juga salah satu survivor Love Pink Indonesia, menerima kenyataan, ikhlas dan terus berusaha adalah kunci kesembuhannya. Ia percaya bahwa sekarang bukan saatnya ia harus mengalah pada kanker tapi sekarang adalah saatnya untuk terus berjuang demi keluarga dan buah hatinya.

914920b4e8b3b7ccc8d9c643a89ba744_dsc_2448

Pak L. Iwan Pranoto dari Asuransi Astra (sumber)

Pada kesempatan wokshop seputar Garda Medika dan Octobreast hari Jumat lalu, saya mendapat banyak informasi seputar penyakit kanker yang menjadi pembunuh no 1 paling mematikan bagi wanita di dunia ini. Sekarang saya seperti harus lebih ekstra peduli pada diri sendiri, bukan hanya menjalankan program hidup sehat, saya juga harus lebih sering mengajak interaksi tubuh saya sendiri. Selain itu, saya juga harus melakukan beberapa hal dibawah ini untuk mengantisipasi penyakit kanker payudara :

  1. Gunakan asuransi kesehatan. Terlihat sepele namun ini adalah utamanya. Seperti yang dialami mbak Heni, di tahun 2011 ia harus melakukan serangkaian operasi dan kemoterapi demi kesembuhannya dan itu tidaklah murah. Beruntunglah beliau yang sudah menjadi anggota asuransi kesehatan dan setengah lebih biaya pengobatannya ter-cover oleh asuransi kesehatannya. Dalam sesi tanya jawab kemarin, pihak dari Asuransi Garda Medika mengaku akan meng-cover semua biaya pengobatan kanker sesuai dengan premi bulanan yang dibayarkan. Sayang, untuk sementara Garda Medika tidak melayani retail alias hanya melayani korporat. Saya langsung mencari cara gimana caranya kantor saya menggunakan Garda Medika. Karena asuransi kesehatan ini adalah bagian dari Asuransi Astra yang sudah tak diragukan lagi karena sudah mendapat berbagai macam penghargaan seperti Platinum – Indonesia Best Brand Award (2002 – 2014), Top Brand Award (2007 – 2014), Service Quality (2007 – 2014) dan masih banyak lagi penghargaan yang sudah tidak diragukan lagi. Hebatnya lagi, asuransi Garda Medika meng-cover beberapa tindakan medis yang jarang diasuransikan di perusahaan – perusahaan, seperti gigi dan mata. Serius, jadi pengen deketin HRD dan suruh ganti asuransi ke Garda Medika 😛
  2. Konsultasikan dengan dokter yang berpengalaman di bidang kanker, agar segala tindakan yang dilakukan baik itu deteksi dini, penyembuhan dan pemulihan dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku.
  3. Browsing! Internet saat ini menjawab apapun informasi yang dibutuhkan manusia. Sering – seringlah mencari informasi seputar gejala dan tanda – tanda penyakit kanker payudara untuk deteksi dini
  4. Melakukan pola hidup sehat dengan mengurangi stress, makan makanan sehat / organik, tidak merokok, tidak minum minuman keras , rajin berolahraga dan luangkan waktu berkumpul bersama keluarga.
  5. Yang terakhir dan terpenting adalah selalu berdoa dan ikhlas pada kenyataan yang ada. Saya selalu ingat sebuah pesan bahwa Tuhan tidak akan memberikan cobaan dan ujian melebihi kemampuan umatnya. Maka saya percaya bahwa segala penyakit yang diberikan pasti bisa disembuhkan selama kita berusaha, berdoa dan berikhtiar.

Acara workshop penuh manfaat kemarin diakhiri dengan berfoto bersama seluruh blogger, tim dari blogdetik, Garda Medika dan survivor dari Love Pink Indonesia dengan menggunakan gelang berwarna pink!

ab91de89797f3279923cd548c4b907f6_gelang-pink-2Cheers! (sumber)

Bagi teman – teman yang ingin tahu lebih banyak soal kanker payudara, asuransi Garda Medika dan Love Pink ID, ayo ikutan event besar Jakarta Goes Pink yang akan diselenggarakan pada hari Minggu 12 Oktober 2014 start di Plaza Indonesia dan berakhir Balai Kota Jakarta dengan kurang lebih 3000 peserta yang peduli dengan kanker payudara akan membuat Jakarta berubah menjadi lautan pink! Sayangnya, pendaftarannya sudah ditutup karena kelebihan kapasitas, tapi untuk yang masih peduli dan mau ikut seru – seruan dalam acara ini masih diperbolehkan hadir dengan dresscode serba pink! Mau ikutan? Cek informasi selengkapnya di: http://www.jakartagoespink.com/ atau cek website Love Pink Indonesia di www.lovepinkindonesia.org dan twitter mereka di @lovepinkID atau kunjungi website Asuransi Astra di www.asuransiastra.com dan twitter @GardaOto.

Semoga tulisan ini dapat menambah pengetahuan dan ilmu bagi kita semua. Ayo support dan sebarkan semangat positif bagi para wanita yang berjuang melawan kanker payudara. Yakinkan bahwa mereka bisa sembuh dan kembali beraktifitas kembali seperti semula. Semangat ladies!

Continue Reading

Ini Yang Bakal Gue Lakuin Kalau Internet Di Dunia Ini Mati

“Apa yang terjadi di hidupku seandainya internet mati?”

Gue pernah memikirkan hal ini, setahun lalu saat gue mulai masuk ketahun kedua di dunia digital. Kerja sebagai Social Media Specialist ternyata ngebuat gue seakan nggak bisa hidup tanpa internet. Awalnya gue nggak pernah nyangka harus jadi pecandu internet, ternyata disinilah passion gue. Walaupun kenyataannya gue pernah bercita – cita jadi seorang penulis novel, atau minimal teenlit. Kebiasaan gue dijejelin novel dan teenlit dari kecil ngebuat gue punya mimpi buat mewujudkannya. Tapi setelah gue lulus kuliah, semuanya udah kayak khayalan doang. Apalagi gue sekarang udah suka sama kerjaan gue saat ini.

Dan akhirnya kalau nyatanya internet hanya cuma kenangan, dan kita kembali hidup di era buta digital, gue akan memutuskan menjadi penulis. Walaupun nantinya karya gue bakal ditolak mentah – mentah sama penerbit, ataupun kalau terbit nggak ada yang beli, gue akan tetap menulis. Karena jujur sampai detik ini bab novel gue nggak pernah bergeser dari tulisan bab 2. Mentok! Dengan alesan banyak kerjaan dan kenyataannya emang begitu, novel – novel yang gue impikan tak kunjung selesai diketik. Setidaknya kalau internet beneran mati, gue nggak ada alasan sibuk lagi.

Kalau nyatanya novel karya gue bener – bener ditolak pasaran, oke gue nyerah. Mungkin saatnya gue jadi penulis yang mulai semuanya dari bawah. Menulis cerpen buat majalah atau mepet – mepet gue jadi jurnalis. Toh sama – sama jadi penulis, kan? Intinya, kalau internet di dunia ini mati, gue akan jadi penulis. Apapun titel di belakang kata penulis, gue akan tetap jadi penulis.

— tulisan ini diikutsertakan dalam #miniwritingproject Benzbara 🙂

Continue Reading

[REVIEW] Hercules 3D, Bukan Film Action Biasa

Finally, gue dapet undangan screening dari AnakNonton karena menang kuis yang mereka adain. Untungnya, salah satu temen gue (Dhiko), juga menang kuis ini so gue nggak sendirian banget nontonnya. Perjalanan menuju tempat screening di XXI Plaza Indonesia sore itu macet parah. Gue harus ngerogoh kocek sekitar 70rb untuk naik taksi dari kantor yang lokasinya di Wr. Buncit. Pfffttt. Tapi semua kebayar karena ini screening, jadi gue merasa beruntung jadi salah satu orang biasa yang pertama nonton Hercules di Indonesia. Yeay! *joget-joget*

hercules_ver2_xlg

Hal yang pertama kali bikin gue excited nonton film ini adalah Dwayne Johnson sebagai pemeran Hercules. Ihiy, ngeliatin otot si mas Dwayne bikin jantung mau copot :3 dan ternyata filmnya seru abis! Sebelum baca review gue, nih gue kasih sinopsisnya:

Setelah melegenda selama 12 tahun, Hercules, yang diyakini memiliki jiwa setengah dewa Yunani (Zeus), memilih hidup sebagai pahlawan bayaran saat raja Thrace dan putrinya mencari bantuan untuk mengalahkan panglima perang tirani.

Review:

Film bergenre action – adventure yang berdurasi 98 menit ini nggak hanya menampilkan adegan – adegan kekerasan. Walaupun gue percaya bahwa film ini memang ditujukan untuk penonton dewasa tapi kehadiran para pengikut setia Hercules justru menambah sisi – sisi humor dan menyentuh di bagian – bagian penting filmnya. Contohnya si matre Autolycus yang diperankan oleh Rufus Sewell, si manusia setengah hewan Tydeus yang tak bisa bicara dan diperankan oleh Aksel Hennie, si cantik namun jago memanah si Atalanta yang diperankan oleh Ingrid Bolso Berdal, dan ada seorang keponakan Hercules yang gue lupa namanya. Dia jago cerita tentang legenda Hercules walaupun 80% dari ceritanya itu lebay.

Hercules-Featured

Hercules emang udah jadi legenda dari gue kecil kalau dia itu emang kuat banget dan nggak ada satu orangpun yang bisa membunuh dia kecuali para dewa. Tentu aja, di film ini adegan kekerasan nggak tanggung – tanggung. Gue saranin untuk yang punya phobia sama darah dan nggak suka sama adegan kekerasan yang kacau banget mending nggak usah nonton deh. Ciyus!

123a

Satu hal pelajaran yang gue petik dari film ini, kita jangan mudah percaya sama orang yang baru kita kenal. Apalagi kalau dia minta tolong dengan imbalan yang gede banget. Ngebantu orang itu nggak harus pake imbalan kan? Hal itu juga yang membuat Hercules sadar. Awalnya dia membantu raja Cotys namun setelah ia menyadari ada yang salah akhirnya ia berupaya agar raja Cotys lengser. Kenapa? Nonton aja filmnya 😛

Rate: 8/10

Continue Reading

Hello I am Mozillian, Volunteer Mozilla Kopdar Di Jakarta

Jum’at, 29 Agustus lalu gue dapet undangan dari Mozilla Community Indonesia. Sebagai cewek yang pengen banget melek perkembangan IT dan socmed di Indonesia, gue nggak sia – siain kesempatan emas itu (beuh dramatisir abis). Dan bener aja, kesempatan yang nggak datang dua kali itu ternyata didatengin sama Gen Kanai, Director of Asia Community Engagement Mozilla. Pria tampan asal Jepang ini membagi – bagikan ilmu seputar Mozilla Community. Selain Gen, ada juga si cantik Michelle Thorne yang merupakan Global Strategist nya Mozilla Webmaker Mentor Team. Doi juga dateng langsung dari Jerman untuk bagi – bagi ilmu seputar Mozilla.

10645048_10202635272624798_6477499222831776624_n

Michelle Thorne lagi ngasih materi seputar Webmaker

 

10351385_10202635255104360_7171312798189767425_n

Gen Kanai, lagi say hello sama Volunteer asal Indonesia

Malam itu suasana Cafe Eatology di daerah Sabang Jakarta Pusat berubah riuh saat para Mozilla Volunteers asal Indonesia mengadakan mini games. Mungkin sebenarnya bukan games, tapi pengetahuan dasar tentang aplikasi kepunyaan Mozilla dan cara ikutan jadi volunteer di Mozilla. FYI, ternyata Mozilla belum ada kantor di Jakarta dan para volunteer dengan suka rela membagikan ilmu seputar Mozilla. Biasanya para volunteer ini punya visi misi dan kepedulian yang sama. Mereka peduli sama kondisi internet dan segala yang berhubungan dengan dunia maya di Indonesia.

Apa aja sih yang dipunyain sama Mozilla? Organisas non profit ini ternyata punya segudang aplikasi yang memudahkan kita dalam mengerjakan hal – hal yang berhubungan dengan internet! Nih gue kasih jelasnya ya!

  1. Mozilla Webmaker

Webmaker adalah aplikasi buatan Mozilla yang gunanya mempermudah kita untuk memahami apa yang ada dalam sebuah website. Sayangnya, gue nggak sempat foto webmaker yang diajarin sama Michelle karena terlalu fokus ngedengerin step by step penjelasannya. Intinya, dengan webmaker kita bisa mengubah tampilan sebuah web sederhana sesuai dengan keinginan kita. Webmaker sering dipakai para remaja di luar negeri untuk memudahkan para orang tuanya mengakses internet. Lo bisa pelajari aplikasi berguna ini dengan mengunduhnya di https://webmaker.org/

 

  1. Mozilla Student Ambassadors

Nah buat para mahasiswa atau alumni atau siapapun yang mau berkontribusi untuk kampusnya bisa menjadi Mozilla Student Ambassadors! Kegunaannya, lo bisa jadi wakil Mozilla di kampus lo dan kemungkinan lo diikutsertakan di setiap meeting atau event2 seru yang diadain Mozilla di Indonesia atau di luar negeri. Tertarik? Baca info lebih lanjutnya di https://wiki.mozilla.org/StudentAmbassadors

 

  1. Mozilla Add Ons

Bosen sama iklan yang ada di halaman web favorit lo? Pake add ons ajaaaaa! Ini ilmu penting banget yang baru gue tahu. Jadi, klik https://addons.mozilla.org/en-US/firefox/ dan klik Adblock Plus di bagian MOST POPULAR. Apps ini bakal ngebantu lo membasmi iklan – iklan menyebalkan di web yang lo buka.

 add on 1add ons 2

Contoh tampilan browser yang nggak pakai apps block ads

add ons 3

Tampilan browser setelah dipakaikan apps block ads

Dengan memakai apps block ads, lo bisa mengurangi pemakaian kuota akibat iklan yang sifatnya animasi/flash.

 

  1. SUMO a.k.a Support Mozilla

Jangan ngaku lo jago IT kalau belum join SUMO. Why? Dengan bergabung di komunitas SUMO lo bisa ngebantuin orang yang mengalami kesulitan menggunakan Mozilla. Sekalian nambah teman sekalian nambah pahala kan? Caranya lo buka link https://support.mozilla.org/en-US/ dan klik Volunteer For Mozilla Support. Lo bisa jadi Army di twitter, forum atau menulis artikel seputar masalah – masalah yang sering jadi kendala selama menggunakan Mozilla. Atau kalau lo bisa menggunakan berbagai macam bahasa, lo bisa membantu men-translate berbagai macam keluhan seputar Mozilla ke dalam bahasa yang lo kuasai.

 sumo

  1. WOMOZ a.k.a Woman and Mozilla

Komunitas ini dibuat karena Mozilla peduli terhadap wanita di seluruh dunia. Gunanya komunitas ini para wanita pengguna Mozilla bisa saling berinteraksi, bertukar pikiran atau sekedar diskusi serta sharing seputar Mozilla atau seputar wanita. Buat lo yang concern di dunia kewanitaan, lo mesti join karena komunitas ini seru banget lho! Isinya para wanita yang berasal dari berbagai latar belakang, suku dan budaya. Penasaran? Mungkin bisa baca – baca https://wiki.mozilla.org/WoMoz untuk info lebih lengkapnya.

 

  1. Mozilla Firefox OS

Mozilla Firefox kayaknya udah jadi salah satu web browser wajib dipunyai di PC ya? Karena mudah digunakan dan banyak fitur yang helpful banget nggak heran Firefox di Indonesia berkembang pesat. Sekitar 80% pengguna internet menggunakan Firefox sebagai browsernya. Dan kabar baiknya sebentar lagi akan ada Mozilla Firefox OS. Firefox OS ini akan ditanam di dalam sebuah smartphone. Bedanya OS ini dengan yang lain adalah bahasa pemrogragamannya menggunakan HTML. Jadi, buat yang suka utak – atik web atau HTML pasti excited banget nungguin launchingnya OS ini. Gue juga sih 😛 sayangnya kita kudu agak sabar karena belum ada waktu pasti kapan mulai launching di Indonesia.

os

 

Sebenernya masih ada segudang aplikasi berguna dari Mozilla yang ngebantu kita banget lho! Sayangnya dalam sesi yang cuma sekitar 2 jam itu kita belum bisa mengupas lebih jauh. Tapi so far ilmunya berguna banget bagi para internet user. Oh ya, di event itu para blogger dan tamu undangan juga dapet souvenir khas dari Mozilla lho! Gue dapet handband dan KUMI! Kumi itu berupa paper toy yang harus kita susun supaya menjadi bentuk utuhnya Kumi. Sayangnya, gue belum sempet ngebuat sampai selesai. Hiks T_T

Processed with VSCOcam

Pokoknya event #MozKopdarJKT malam itu memberikan banyak informasi dan ilmu yang berguna banget buat gue. Semoga ada kopdar lainnya yang materinya jauh lebih banyak dan lebih seru. Anyway, I’m Putri and I’m Mozillian 🙂

10524668_10202635812598297_8166705914819509653_n

 

 

Continue Reading

Tempat Nongkrong Bernuansa Heritage Favorit Para Pecinta Kopi

Jadi seorang social media officer ngebuat gue harus selalu update sama berita – berita terbaru seputar socmed. Kadang, pekerjaan ini ngebuat gue harus selalu online kapanpun dan dimanapun. Kalau weekend, gue biasanya selalu nenteng – nenteng laptop dan capcus ke store kopi favorit gue, Starbucks! Sudah kayak ritual mingguan wifi café kopi yang hits banget di Jakarta ini memfasilitasi laptop gue untuk buka email atau mikirin konsep baru untuk pekerjaan gue ke depannya. Dan Sabtu ini gue nemuin store Starbucks baru yang kayaknya bakal jadi tempat favorit gue, Starbucks Stasiun Kota.

Continue Reading

[REVIEW] Guardians Of The Galaxy, Ketika Super Hero Punya Masalah Sendiri

Nonton film di bioskop emang udah kayak hal wajib yang gue lakuin tiap weekend, apalagi kalau filmnya rame diomongin di social media atau media – media lainnya. Dan kali ini, bukan karena habis baca review atau sinopsisnya, tapi karena adik sepupu kesayangan gue mengajak nonton Guardian Of The Galaxy dan dia kekeuh harus nonton filmnya hari itu juga. Awalnya gue agak males – malesan karena seminggu terakhir ini gue nggak terlalu banyak denger review film ini. Seperti kebiasaan gue sebelum – sebelumnya, gue nggak akan baca sinopsis film yg akan gue tonton. Why? Karena gue nggak mau berekspektasi terlalu banyak. Gue membiasakan untuk membaca sinopsis setelah nonton supaya gue bisa mereview secara subjektif dari sudut pandang gue.
Siang itu gue dan adik sepupu akhirnya sepakat nonton di XXI Grand Mall Bekasi. Gue dating jam 11.30 dan ternyata bioskop baru buka jam 12.30 ya mau nggak mau menghabiskan waktu sambil main muter – muterin mall yg nggak terlalu gede itu.
Sebelum baca review gue, mending baca sinopsisnya dulu:
Setelah 26 tahun diadopsi oleh cahaya yang datang ke bumi, Peter Quill menemukan dirinya menjadi target utama oleh para pemburu manusia setelah menjelajahi planet incaran Ronan.

 

18b149286ca6f2920e017bd5d2ffcbf5

Review:
Kalau lo butuh film untuk refreshing otak alias nggak usah terlalu mikir, lo wajib nonton film ini! Keren! Dengan plot yang dibuat standar, penonton diajak berjelajah ke planet lain, planet Nova. Sasaran utama Peter Quill (diperankan oleh Chris Pratt) adalah sebuah orb yang mempunyai kekuatan yang bisa menghancurkan dunia. Peter yang diperintahkan oleh ayah-angkatnya, Yondu Udonta (Michael Rooker), menemukan sebuah orb berbentuk bulat yang di dalamnya terdapat kepingan berwarna ungu yang bisa member kekuatan bagi mereka yang memegangnya. Ternyata Peter tidak sendiri, ada Gamora (Soe Saldana) yang merupakan anak tiri Ronan yang juga diperintahkan untuk memburunya.
Film terasa lebih seru saat Rocket yang merupakan sebuah Rakun (disulihsuarakan oleh Bradley Cooper) dan sebatan pohon bernama Groot (disuarakan oleh Vin Diesel) juga berburu orb tersebut di planet Nova. Semenjak ada Groot, suasana film lebih hidup karena ternyata si Groot nggak bisa ngomong apa – apa selain ngomong “I’m Groot” hahahahha.
Seperti film – film superhero lainnya, Peter akhirnya bergabung dengan Gamora, Rocket serta Groot. Saat mereka ber-4 tertahan di penjara, mereka bertemu dengan Drax (Dave Bautista) yang ternyata ingin membalaskan dendamnya kepada Ronan (Lee Pace). Ternyata, Gamora pun punya dendam kesumat kepada keluarganya. Ternyata seorang Super Hero punya masalah yang bikin mereka jadi loser. Di film ini diceritakan bahwa masing – masing super hero punya masalah pribadi dan mereka mencoba membalaskan dendamnya masing – masing.

 

guardians-galaxy-big
Akhirnya dibantu Yondu Udonta (Michael Rooker), ke – 5 superhero (Peter, Ganora, Drax, Rocket dan Groot) menyerang Ronan, Nebula (Karen Gilan), dan pasukannya. Sedihnya, Groot mati dalam peperangan. Namun Rocket menanam batangnya di sebuah pot dan akhirnya baby Groot tumbuh berkat air mata kehilangan Rocket.
Film keluarga yang pas ditonton untuk remaja atau anak diatas 10 tahun ini bisa ngebuat weekend makin seru. Nonton ya guys!

Rate: 7/10

 

Continue Reading

Pentingnya Gugatan Prabowo – Hatta ke Mahkamah Konstitusi Demi Masa Depan Demokrasi RI

10553546_837972346234249_4181707354563190636_nsumber

Saya paham kenapa banyak orang yang mulai gerah dengan kabar gugatan dari tim Prabowo – Hatta ke Mahkamah Konstitusi. Banyak diantaranya yang mulai tutup kuping dan melupakan begitu saja. Sisanya hanya bisa menghujat tanpa punya bukti, hanya mengandalkan ‘katanya’ saja. Lagi – lagi peran media menjadi penting disini. Saya sendiri lebih memilih menonton langsung sidangnya di tv daripada hanya membaca media. Dengan begitu saya punya bukti kuat untuk berargumen.

Sebelumnya, saya mencoba memposisikan diri sebagai pengamat netral. Tidak memihak siapapun sampai akhirnya saya mencari informasi, mendengar, mendatangi tempatnya langsung hingga akhirnya mengenal sosok Prabowo dan Hatta Rajasa. Sikap militer yang melekat erat dalam diri Prabowo membuat beberapa pihak dengan enaknya mencap beliau sebagai ‘tukang suruh’ dan ‘keras kepala’. Apalagi setelah beliau walk out dari hasil rekapitulasi KPU. Cap ‘nggak gentle’ kayaknya sudah mulai nempel di pribadinya. Tapi pernahkah kamu berfikir apa yang sebenarnya dilakukan Prabowo adalah caranya mencari keadilan?

Gugatan yang dilayangkannya menjadi titik awal kebangkitan demokrasi Indonesia. Seperti yang kita ketahui, PEMILU adalah contoh bahwa negara kita adalah negara yang demokrasi. Kalau pemilunya saja berjalan secara serampangan, lalu apa jadinya negara ini 5 tahun ke depan? Inilah yang menjadi dasar saya untuk kembali menulis politik. Karena selama 5 tahun ke depan kita akan dipimpin oleh pemimpin baru, dan dalam periode itu kekuasaan penuh akan diberikan kepada pemimpin yang dipercaya rakyat. Tapi gimana coba kalau ternyata pemimpinnya itu nggak becus dan banyak melakukan kecurangan yang nggak diketahui masyarakat?

Awalnya, saya percaya KPU akan melakukan tugasnya dengan amanah, jujur dan adil. Tapi nyatanya, rasa percaya saya lama kelamaan hilang saat KPU mengeluarkan Surat Edaran Nomor 1446/KPU tertanggal 25 Juli 2014 yang ditjukan kepada ketua KPU Provinsi /KIP Aceh dan Ketua KPU/KIP Kabupaten/Kota seluruh Indonesia untuk membuka kotak suara pada tanggal 25 Juli untuk diambil formulir A5 dan C7 oleh KPU tanpa sepersetujuan MK. Namun Bawaslu yang digadang sebagai lembaga yang memback-up KPU pun tidak bertindak melawan atau menolak surat edaran KPU tersebut. Saya kaget, mungkinkah lembaga sekaliber KPU melakukan kejahatan pemilu? Kenyataannya seharusnya KPU meminta izin kepada MK untuk membuka kotak suara, bukan langsung membuat edaran 2 minggu sebelum sidang pertama. Kalau sudah begini isi kotak suaranya sudah tidak bisa dipertanggungjawabkan lagi, kan? Padahal MK baru menyetujui pembukaan kotak suara pada tanggal 8 Agustus. Berarti KPU benar – benar melanggar ketentuan yang ada.

Selain tindakan merugikan yang dilakukan oleh KPU, ternyata ada bukti kecurangan yang telah dikumpulkan oleh tim Prabowo – Hatta. Sejumlah 55.485 TPS diindikasi melakukan kecurangan dan memunculkan 22.543.811 suara bermasalah. Hal ini lantas menjadi sesuatu yang sangat merugikan, dan tim Prabowo – Hatta pun tidak hanya asal bicara. Pihaknya menyiapkan bukti dokumen C1 di 52.000 TPS. Selain itu, diindikasikan adanya penggelembungan suara untuk 1.5 juta untuk pasangan calon nomer urut 2 dan 1.2 juta untuk nomer urut 1. Dan yang lebih membuat saya geleng – geleng kepala adalah bahwa 2.152 TPS bisa me-nol-persenkan nomer urut 1. Ini benar – benar nggak masuk akal. Padahal dalam setiap TPS tersebut pasti ada saksi dari kubu Prabowo – Hatta, lalu kemana larinya surat suara mereka?

Kenapa sih saya segitu sibuknya ngurusin Prabowo – Hatta? Bukan. Saya nggak peduli apakah nantinya MK mengabulkan gugatan pasangan calon yang identik dengan peci hitamnya ini, yang saya pedulikan adalah kejujuran yang sudah semakin menipis di tanah kelahiran saya ini. Tapi ada satu hal yang membuat saya ikut mengawasi proses gugatan di MK, karena gugatan tersebut sudah sesuai dengan konstitusi yang ada. Saya yakin apabila kubu sebelah kalah, maka mereka juga akan mengambil jalur yang saat ini sedang dilalui kubu nomer 1. Justru gugatan ini bukan untuk mengacaukan pemilu damai, melainkan untuk meluruskan proses sakral yang sarat kecurangan. Kalau kamu mau ikutan bantu MK untuk bersikap adil dan jujur serta mau bantu Indonesia supaya demokrasinya lebih matang, kamu bisa klik http://majumerahputih.com dan http://kawaldemokrasi.com sekarang juga!

Gugatan ini menjadi hal yang penting bukan hanya untuk saya, tapi untuk seluruh warga negara Indonesia dan untuk anak cucu kita kelak. Biar warga negara ini paham apa itu demokrasi, apa itu kejujuran dan keadilan dalam berpolitik. Jadi menurut saya, sekarang bukan waktunya kita menutup mata dan telinga, tapi membukanya dengan hati. Mencerna berita dengan akal sehat dan melihat fakta, bukan menelan mentah – mentah gosip murahan. Dan mari saling menyingsingkan tangan membantu mengawasi setiap langkah sistem demokrasi di Indonesia.

Semoga negeri ini kembali bangkit dengan demokrasi yang lebih baik. Dear MK, kami menunggu keputusanmu. Jangan galau dalam mengambil keputusan, kami percaya bahwa para hakim MK adalah hakim pilihan yang patuh dengan sumpah dan tidak silau dengan kecurangan. Semoga hasilnya sesuai dengan harapan kita semua….

Continue Reading

[Review] Transformers: Age Of Extinction, saat ‘benih’ diperebutkan si jahat dan si baik

transformers_age_of_extinction_grimlock-optimus-poster2-610x892

Di tahun 2014 banyak sekuel film wajib tonton tayang di bioskop, Transformers salah satunya. Gue akui, gue sangat suka dengan film animasi yang bercerita tentang Deceticon melawan Autobots ini. Dari sekuel pertamanya, gue jatuh cinta dengan sosok Sam, Bumble bee dan Optimus Prime. Saking cintanya, gue pastikan selalu nonton premiere sekuel nya di bioskop. Ngomong – ngomong soal sekuel, Transformers kembali hadir memuaskan rasa kangen para pecintanya dengan film terbarunya bertajuk Transformers: Age Of Extinction. Dan gue akhirnya berhasil nonton film ini pas malam takbiran kemarin. Telat banget sih emang, ini karena kerjaan gue yang makin agak banyak, tapi karena gue ngefans banget sama film ini akhirnya gue nemuin momen yang pas buat nonton.

Awalnya gue sengaja nggak baca sinopsis nya dan udah PD bahwa gue bakal nemuin Sam atau siapapun orang – orang yang gue kenal di film ini. Ternyata gue salah, no more Sam Witwicky! Yup, ternyata kehadiran Sam diganti dengan Cage Yeager yang diperankan oleh Mark Wahlberg . Awalnya agak sedikit kecewa karena gue berharap bisa ngeliat muka Shia Labeouf . Tapi semua kecewa langsung dibayar dengan keseruan yang dimulai dari awal hingga akhir. Cage yang seorang single parent dan juga si pengumpul barang bekas. Dan tanpa nggak sengaja Cage jatuh cinta sama sebuah truk tua yang ternyata adalah Optimus Prime. Kejadian demi kejadian menegangkan dan mengancam jiwa Cage dan Tessa (diperankan oleh Nicola Peltz) putri tunggalnya langsung bermunculan satu demi satu. Para agen CIA masih menganggap Optimus Prime dan kawan – kawannya adalah bagian dari Decepticon yang membahayakan bumi. Filmnya semakin seru saat hadirnya Joshua Joyce (Stanley Tucci) si pemilik perusahaan KSI yang berniat menduplikasi para Autobots ke versi modern. Sayangnya Joshua salah memilih objek sehingga yang ia duplikasikan ternyata adalah para Decepticon yang mempunyai misi untuk menghancurkan bumi.

Transformers-4-Age-of-Extinction-Optimus-Prime-Poster

Film karya sutradara Michael Bay ini sebenarnya ditujukan untuk remaja. Cuma kemarin gue nonton dengan dikelilingi para anak – anak yang mendewakan Optimus Prime. Nggak heran di sekuel kali ini semakin banyak adegan action para Autobots yang berusaha melawan Decepticon yang ingin memiliki benih untuk menghancurkan bumi. Kali ini Optimus Prime tak hanya dibantu oleh para Autobots, tapi juga dibantu oleh para Decepticon yang berhasil diajaknya bekerjasama dan juga dibantu oleh Cage yang berusaha mati – matian sekuat tenaga untuk melawan Galvatron, si Decepticon buatan KSI.

Transformers-Age-of-Extinction-Desktop-Images

Di akhir film kita disuguhkan pertanyaan besar, “Apakah Optimus Prime berhasil melawan Decepticon?” Gue rasa jawabannya ada di film selanjutnya. Nggak sabar nunggunya! Film ini bisa masuk ke list wajib nonton loh. Jadi, sempetin buat nonton filmnya ya!

Rate: 7/10

Continue Reading