Tips Gampang Ngebuat Hobi Jadi Rejeki

Jaman sekarang siapa yang nggak punya hobi? Pasti semua orang punya, mulai yang hobinya hanya ngegosip, jalan-jalan, wisata kuliner, nge-twit atau fotografi. Banyak banget jenis hobi yang dipilih sama orang – orang. Alasannya, hobi itu seperti pelampiasan setelah ber-stress-stress-ria terjebak kemacetan, kerjaan yang numpuk sampai stress ngurusin anak yang rewel. Menurut Wikipedia bahasa Indonesia, Hobi adalah kegiatan rekreasi yang dilakukan pada waktu luang untuk menenangkan pikiran seseorang. Jadi, yang namanya hobi itu pasti asik dan seru, soalnya pasti dilakukan untuk merelaksasikan badan serta pikiran yang udah suntuk.

Kali ini, saya mau membahas masalah hobi yang bisa jadi rejeki. Siapa sih yang nggak mau hobinya menghasilkan rejeki? Udah bikin badan sama pikiran relaks, dapet duit juga lagi. Wah, kayaknya mayoritas masyarakat pasti pengen banget punya hobi yang menghasilkan ya? Salah satu hobi yang menghasilkan adalah blogging. Lho, kok blogging? Simpelnya, kalian cuma nulis di blog aja bisa dapet duit. Keren nggak tuh?

Kebetulan, Minggu kemarin (17/11) saya diundang oleh teh Ani Berta, beliau adalah seorang blogger dari blogdetik yang udah famous banget, untuk berpartisipasi di acara #SundaySharing yang di adakan di kantor DetikCom di daerah Buncit ( padahal cuma beda 2 lantai dari kantor saya, hehehe ). Dari acara singkat yang hanya beberapa jam itu, banyak ilmu yang dibagikan oleh teh Ani dan juga dari Detik i-Net yaitu Ardhi dan dari Community Development DetikCom yang diwakili oleh Karel Anderson.

Image

Image

Ani Berta lagi ngasih wejangan

Pada kesempatan itu, Ani Berta memberikan beberapa tips supaya blog kita bisa menghasilkan pundi-pundi uang.

*Usia Blog Minimal 3 Bulan & Jumlah Postingan Lebih Dari 20

Kenapa minimal 3 bulan dan jumlah postingannya lebih dari 20? Agar audiens sudah mulai mengenal nama blog kita. Sehingga para calon advertiser ( calon pembeli jasa kita *duileh bahasanya ) tidak ragu untuk mengajak kita bekerja sama atau meng-hire kita menjadi buzzer nya.

*Ter-index Google

Usahakan minimal 3 sampai 5 kata kunci (keyword) yang ada dalam setiap postingan, agar apabila ada yang mencari keyword tersebut di Google bisa langsung tertuju ke postingan blog kita.

*Konten MenarikIt’s a must! Nggak mungkin deh ada advertiser yang ngelirik blog kita kalau misalnya postingan di blog kita tentang hal-hal nggak penting. Galau-galau nggak jelas misalnya.

*Tidak Mengandung Pornografi

Untuk hal yang satu ini kayaknya udah menjadi hal yang lumrah kita temukan di beberapa blog terkenal yang di side banner nya atau bahkan di banner utamanya ada iklan alat pembesar dan pengeras anu, duh kayaknya nggak enak banget dibacanya. Selain ngeganggu pemandangan blog nya, pemasangan konten berbau porno juga bikin ilfeel para advertiser yang tadinya berniat bekerja sama bareng kita. Sayang kan cuma gara-gara hal sepele bisa bikin rejeki mendadak pergi 🙁

*Terpasang Google Analytics

Google Analytics itu berfungsi sebagai penghitung jumlah pengunjung blog kita dan darimana saja asal pengunjung tersebut. Biasanya hal-hal kayak gini yang akan ditanya sama advertiser yang mau meng-hire kita.

*Konsisten Update
Maksudnya, kalau kita punya blog diurusin blog nya. Jadiin blog itu sebagai pacar kamu yang mesti ditengok dan diajak ngobrol sekali-kali. Jangan sampai jarak antara postingan satu dan lainnya bisa setahun lebih 😀
*Isi Dengan Konten Menarik
Ini juga penting banget, sama seperti jangan memasang konten porno, isi konten yang di post di blog juga harus bermanfaat, infomatif dan menghibur bagi pembacanya.

*Blogwalking

Sempatkan mampir ke blog orang lain dan tinggalkan komentar. Fungsinya supaya orang yang kita komentari akan mampir balik ke blog kita, sekaligus menambah pertemanan 😀

*Personal Branding

Cari karaktermu sendiri, misalnya saya, blog ini saya jadikan menjadi blog random saya. Atau simpelnya ada blog Ani Berta yang bertajuk Fight Never Ending yang isinya seputar perjuangan hidup beliau dan kehidupan beliau sampai saat ini. Pemilihan personal branding berfungsi agar memudahkan advertiser mencari blog kamu dengan keyword yang menjadi branding blog kamu.

*Optimasikan SEO
Penggunaan SEO atau Search Engine Optimization sama seperti penjelasan saya tentang ter-index Google. Usahakan minimal 3sampai 5 kata yang sama dan menjadi keywordmu ada dalam postinganmu. Misalnya postingan saya ini bertajuk Hobi dan Rejeki, minimal ada 3 sampai 5 kata Hobi dan Rejeki dalam postingan ini.
*Ikut Komunitas
Kenapa harus ikut komunitas? Supaya nambah teman baru, dan kalau misalnya komunitas tersebut dipercaya sebagai buzzer untuk sebuah brand, siapa tahu kamu ikut kecepretan rejeki untuk ngereview brand tersebut.
Nah, mudah kan membuat hobi ngeblog kamu jadi rejeki? Makanya mulai ngeblog dari sekarang. Happy Blogging….
Image
Cheers,
Putri

Jangan pergi. ( Adaptasi dari lirik lagu Talking To The Moon-Bruno Mars )

Ketika kamu menghindar jauh, aku merasakan ada yang hilang dari hidupku. Sesuatu yang begitu dekat dengan tawaku, kini terlalu sering membuatku menangis. Aku tahu kamu mungkin bosan dan ingin meninggalkanku, tapi aku tak mampu sedetikpun berhenti mengharapkanmu. Mungkin orang-orang menganggapku tak waras, aku tak pernah peduli. Mereka tak pernah mengerti apa yang aku rasakan, kehilangan begitu sakit. Seandainya aku mampu, mungkin aku mencoba mencari penggantimu. Walaupun kenyataannya tak pernah ada yang bisa sepertimu. Ketika aku bertanya pada bulan, bulanpun seakan mengerti bahwa bahagiaku cuma di kamu. Mungkin semua ini hanyalah kesia-siaan, namun bagiku bicara pada bulan sudah mampu mengobati perasaanku. Aku tetap butuh kamu, dan selalu menunggumu kembali. Aku merindukanmu, merindukan tiap malam yang kita isi sambil menatap bulan yang tersenyum manis. Aku merindukanmu, kembalilah padaku.

Aku dan Secangkir Kopi Putih

Sore ini sudah hari ke sepuluh aku meminum kopiku sendirian. Kopi putih yang lebih manis dari biasanya, walaupun ampasnya sering menempel di pinggiran bibirku. Hari ini rasanya melelahkan, keringatku menetes dari dahi lalu turun ke pipi-pipiku.
Sore ini sepi. Beda dari sebelas hari sebelumnya yang ramai dihiasi tangisanku. Aku mendesah, berat rasanya mengingat-ingat hari itu lagi.
Kali ini cangkir merah kesayanganku begitu memuakkan. Ingin ku banting dan ku buang begitu saja. Rasanya aku bosan menggenggamnya lagi, hanya membuatku mengingat masa-masa yang sempat membuatku bahagia saja. Ah, aku benci kopi putih.
Aku benci meminum manisnya kopi putih yang dulu sering ditemani oleh tawa renyahmu. Aku benci menghirup wanginya yang selalu mampu membuat tenang, itu katamu. Aku benci meninggalkan bekas bibirku dipinggiran cangkir merah favoritmu ini.
Ah, aku benci kamu.

Ps : aku masih belum bisa berhenti meminum kopi putih kesukaanmu. Ya, aku masih belum bisa melupakanmu.

Bertemu – Part 1

Perpisahan selalu menjadi akhir yang menyakitkan, tapi mereka nggak sadar kalau bakal ada pertemuan baru yang akan mengobati perihnya.
Pertemuan.
Seperti bunga yang kembali kuncup menggantikan yang telah layu.
Seperti mimpi yang kembali hadir setelah mimpi menyedihkan minggu lalu.
Seperti perasaan haru yang kembali menyeruak mengisi rongga paru – paru.
Seperti harapan yang kembali menjadi kenyataan setelah kenangan menyemu.
Seperti telor burung yang kembali menetas setelah sekian lama banyak diburu.
Bertemu itu syahdu, apalagi dengan si pemilik rindu.
Aku bahkan hampir saja berdoa bahwa kamu adalah yang ku tunggu.
Bahwa kamu adalah penyembuh luka masa lalu.
Bahwa kamu adalah nyanyian untuk hati yang sendu.
Luka masa lalu karena orang yang telah pergi memang sakit.
Seperti virus yang sudah menjalar ke seluruh sendi – sendi dalam diri.
Semoga kamu adalah masa depan yang ku harap memberi arti tersendiri.
Semoga kamu adalah impian yang menjadi nyata di masa kini.
Semoga kamu adalah udara yang membuatku bisa bernafas lagi.
Semoga kamu adalah alasan ku untuk tak boleh bersedih kembali.
Semoga kamu adalah alasan bahwa yang sudah lalu tak boleh kemari.
Semoga pertemuan ini menjadi saksi, bahwa aku butuh kamu, kamu butuh aku, aku adalah kamu, kamu adalah aku.
Semoga tak ada lagi perpisahan yang selalu membuatku murung.
Pertemuan ini terlalu membahagiakan buatku.
Pertemuan ini seperti mimpi yang mengharu biru.
Pertemuan denganmu membuatku tak mau terbangun dari mimpi indahku.