Philips KeraShine Straightener Review

Philips KeraShine Straightener

Sejak jaman masih berseragam putih abu – abu, saya sudah suka gonta ganti model rambut. Mulai dari dilurusin, dikeriting, dan mengubah warna rambut. Bahkan berbagai macam gaya rambut pun pernah saya miliki, mulai dari pendek banget sampai lumayan panjang kayak sekarang. Tapi belakangan ini saya lagi pusing sekaligus galau karena rambut saya lagi di fase lelah saya apa –apain. Soalnya rambut saya lagi kering, pecah – pecah dan sering rontok huhuhu. Dan akhirnya saya puasa styling rambut.

Tapi nggak bisa lama – lama puasanya, secara pekerjaan saya sebagai Social Media Officer ngebuat saya harus selalu tampil siap kalau tiba – tiba diajak meeting dadakan sama klien. Jadinya saya balik lagi dengan gaya styling favorit saya, dicatok hahaha. Tapi sekarang juga saya lebih hati – hati dan nggak semena – mena sama rambut sendiri. Saya lebih berhati – hati sama produk styling rambut yang saya gunakan. Saya lebih memilih hair straightening yang mengandung keratin karena bisa ngebuat rambut lebih halus dan nggak merusak kutikula rambut.

Beberapa minggu lalu, saya sempat mewarnai rambut lagi. Selama proses mewarnai rambut, hair stylist saya kasih tips gimana cara merawat rambut yang gampang dan nggak ribet. Saya dianjurkan untuk pakai kondisioner setelah habis keramas, lalu pakai minyak urang aring biar rambutnya makin sehat. Dan akhirnya saya langsung browsing semua yang disaranin sama hair stylist saya. Plus saya juga beli Philips KeraShine Straightener.

Philips KeraShine Straightener_7

Philips KeraShine Straightener_5

Kenapa saya pilih Philips KeraShine Straightener? Sebenernya ada 3 varian Philips KeraShine. Ada KeraShine Hairdryer, KeraShine Straightener dan KeraShine Airstyler. Saya pilih pelurus rambut karena emang saya lebih suka model rambut saya agak – agak lurus gitu, kesannya rapih hehehe.

Philips KeraShine Straightener ini mengandung keratin yang memudahkan proses pelurusan rambut tapi nggak ngebuat rambut saya jadi kering atau lepek. Iya, permasalahan terbesar rambut saya adalah lepek, soalnya rambut saya itu tipis banget – banget, kalau pakai alat pelurus biasa hasilnya lepek banget. Selain keratin, hair straightening yang satu ini juga dilengkapi dengan ion yang bisa membuat rambut jadi lebih halus. Dan yang paling saya suka, Philips KeraShine Straightener ini cepet banget panasnya. Cuma perlu 30 detik setelah dinyalain, panasnya bisa sampai 100 derajat celcius. Jadi saya nggak butuh waktu lama buat styling rambut saya. Oh ya, sekarang rambut saya lurusnya bisa makin rata soalnya ceramic coating-nya lebar. Saya jadi makin nyaman ngelurusin rambut hihihi.

Philips KeraShine Straightener_2Philips KeraShine Straightener_6Philips KeraShine Straightener_3

Sudah hampir 2 minggu saya menggunakan Philips KeraShine Straightener, rambut saya jadi lebih mudah diatur, lurus dan rapih tapi nggak lepek. Dan alhamdulillah nggak ada keluhan atau kerusakan rambut yang sering bikin saya galau. Oh ya, saya punya beberapa tips agar hasil hair styling menggunakan Philips KeraShine Straightener ini makin bagus. Jangan lupa gunakan hair vitamin saat selesai keramas lalu keringkan dengan hairdryer (bisa menggunakan Philips KeraShine Hairdryer loh), setelah rambut benar – benar kering baru deh lakukan styling dengan straightener.

Before - After

IMG_7955

What I love about Philips KeraShine Straightener:

  • Mengandung keratin yang ngebuat rambut saya nggak rusak atau kering, justru jadi lembut dan mudah diatur.
  • Ceramic coating yang mengandung ion yang bisa membantu membuat rambut saya berkilau sehat, jadi nggak membuat rambut saya terkesan rusak dan pecah – pecah.
  • Cepat panas. Saya tipe orang yang nggak sabaran dan kadang suka styling di kantor. Selama menggunakan produk ini, saya nggak butuh waktu lama untuk meluruskan rambut saya.
  • Papannya yang lebar memudahkan saya meluruskan rambut dengan cepat dan nggak perlu bantuan orang lain.
  • Panasnya sesuai dengan kebutuhan saya, 210°C yang memang disarankan seperti penggunakan di salon perawatan rambut.
  • Kabelnya yang panjang (1,8 meter) ngebuat saya nyaman styling Swivel cord membuat kabelnya nggak akan kusut.

IMG_7957

“Life is too short to have boring hair.”

Want to know more about Philips KeraShine series? Just check out their social media here: Twitter, Facebook, and Website or kindly check #StyleYourShine hashtag on your social media. Oh ya, untuk menghindari produk palsu, ada baiknya beli di dealer resmi atau e-commerce yang bekerjasama dengan Philips 🙂

Thank you for reading and see you on my next post!

footer copy

 

12 thoughts on “Philips KeraShine Straightener Review

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *