Laser C02 Fractional & Vampire Rejuvenation PRP Treatment

Youth Beauty Clinic Kemang

Perempuan mana yang nggak pengen terlihat cantik? Nggak ada lah. Termasuk saya. Walaupun saya bukan tipe perempuan salon, tapi merawat kecantikan dan kesehatan kulit terutama area wajah adalah segalanya untuk saya. Sayangnya di area T-Zone wajah pori – porinya cukup besar sehingga membuat tingkat PD alias percaya diri dalam diri saya sering menurun. Makanya saya selalu bahagia kalau mendapat kesempatan mencoba perawatan kulit yang efeknya bisa mengecilkan pori – pori. Berhubung minggu lalu saya mampir ke Youth & Beauty Clinic yang berlokasi di daerah Kemang, sekalian saja saya konsultasi dengan dr. Gaby sebelum mengambil paket perawatan untuk mengecilkan pori – pori di wajah saya.

Youth Beauty Clinic Kemang

Youth Beauty Clinic Kemang

 

Awal pertemuan saya dengan dr. Gaby adalah ketika saya dan teman – teman dari Female Bloggers diundang ke acara beauty gathering Youth & Beauty Clinic. Di acara yang disponsori oleh Dissy Cosmetics tersebut, saya dapat banyak insight penting tentang menjaga kesehatan kulit di area wajah serta dapat voucher perawatan yang bisa langsung digunakan di klinik kecantikan milik dr. Gaby tersebut. Tanpa pikir panjang, seminggu setelah acara saya langsung atur jadwal untuk konsultasi dan ambil paket perawatan Laser C02 & PRP alias Vampire Rejuvenation. By the way saat acara gathering tersebut saya juga dapat beberapa produk Dissy Cosmetics, nanti akan saya buat reviewnya di postingan berbeda ya!

Begitu masuk ke Youth & Beauty Clinic, saya malah berasa seperti mau perawatan di rumah sendiri. Suasana yang homey ditambah staf – stafnya yang ramah menyambut saya yang hampir kesasar karena ternyata klinik ini nggak ada di Google Maps! Hahaha. Untung ketemu dengan beberapa stafnya di Indomaret seberang Laxmi Tailor Kemang, jadi saya nggak perlu kesasar makin jauh deh. Lokasi Youth & Beauty Clinic ini sebenernya strategis sekali. Bangunannya persis berada di seberang Laxmi Tailor atau Informa, naik lift dari samping Indomaret dan langsung sampai deh.

Youth Beauty Clinic

Youth Beauty Clinic

Sebelum masuk ke ruang perawatan, saya melewati playground untuk anak – anak. Nggak terlalu besar dan lengkap permainannya, tapi cukup lah untuk membuang jenuh si anak saat menemani orang tua – khususnya si ibu – perawatan. Di samping playground, terdapat ruang tunggu yang nyaman sekali karena diisi dengan sofa – sofa empuk.

Youth Beauty Clinic

Youth Beauty Clinic

Bagi setiap pasien baru diwajibkan untuk mengisi data diri di meja registrasi dan selanjutnya tinggal menunggu giliran untuk diperiksa. Saya sendiri hanya perlu menunggu kurang dari 5 menit sebelum akhirnya bertemu dengan dr. Gaby untuk melakukan konsultasi sebelum menentukan perawatan apa yang akan saya ambil. Sebenarnya sih kalau boleh jujur saya penasaran banget sama perawatan Fat Freezing di Youth & Beauty Clinic yang sudah terkenal dikalangan artis. Bayangin aja, sekelas Kak Ussy Pratama aja langganan Fat Freezing di kliniknya dr. Gaby. Fat Freezing adalah perawatan pembekuan lemak di titik – titik tertentu dan bisa menurunkan lingkar tubuh dalam satu kali perawatan. Duh, mupeng banget pengen cobain perawatan ini, tapi sayang harganya lumayan bikin saya mundur cantik hahaha. Akhirnya setelah konsultasi panjang lebar, dr. Gaby menyarankan saya mengambil perawatan Laser C02 Fractional dan PRP treatment.

Sebelum memulai perawatan, wajah saya dibersihkan terlebih dahulu. Seluruh make-up harus terhapus secara sempurna sehingga wajah saya dalam keadaan bersih tanpa make-up. Yang saya suka, staff dari Youth & Beauty, Mba Faiqoh, telaten sekali membersihkan wajah saya. Berkali – kali Mba Faiqoh memastikan bahwa make-up yang saya gunakan sudah benar – benar hilang dari wajah, termasuk alis yang saya isi dengan eyebrow pencil favorit saya. Proses selanjutnya adalah pengambilan darah untuk diubah menjadi serum yang akan menjadi bahan utama perawatan PRP yang akan saya lakukan. To be honest, saya orangnya takut banget kalau harus diambil darahnya. Bahkan ketika mau operasi usus buntu beberapa tahun lalu, berkali – kali saya menangis ketika harus diambil darah untuk diobservasi oleh dokter. Darah yang diambil dari tangan saya lalu dimasukkan ke dalam tabung. Siang itu darah saya yang diambil berjumlah 2 tabung. Semoga darahnya cukup ya untuk dilumuri di wajah saya.

Youth Beauty Clinic

Youth Beauty Clinic

Youth Beauty Clinic

Youth Beauty Clinic

Youth Beauty Clinic

Sebenarnya ini adalah kali pertama saya akan melakukan perawatan PRP bahkan saya baru tahu perawatan ini semenjak gabung ke grup Whatsapp bareng teman – teman Female Bloggers untuk koordinasi acara gathering bareng Youth & Beauty. PRP yang merupakan singkatan dari Platelet-rich Plasma adalah plasma darah yang kaya akan trombosit dan berguna untuk merangsang penyembuhan tulang dan jaringan lunak. Perawatan PRP dilakukan untuk membantu mengurangi luka atau scar yang terdapat di wajah, biasanya karena bekas jerawat, mengurangi keriput dan memudarkan flek kecokelatan pada wajah. Dalam kasus saya, hasil yang saya inginkan setelah melakukan PRP adalah mengurangi kerutan serta memudarkan bekas jerawat yang memerah di area pipi dan dagu.

Sebelum memulai terapi PRP, dr. Gaby menjalankan proses Laser C02 di area wajah. Proses laser ini juga dikenal dengan nama Laser C02 Fractional. Pada proses ini, wajah rasanya perih bukan main sekaligus panas seperti terbakar. Walaupun sebelum melakukan proses laser wajah saya sudah diberi anestesi, tetap saja rasa perih terasa cukup menyiksa. Apalagi di beberapa titik seperti bagian terluar pipi dan dagu, duh perihnya bener – bener bikin saya seperti mau nangis dan teriak saat itu juga.

Youth Beauty Clinic

Youth Beauty Clinic Kemang

Youth Beauty Clinic

Ya namanya juga beauty is pain ya, setelah proses yang cukup menyakitkan itu wajah saya berubah jadi kemerahan dan ada bintik – bintik kecokelatan di area yang sudah dilaser. Kalau kata Odi, wajah saya setelah dilaser mirip sama Annabelle hahaha. Nggak pakai nunggu lama, selanjutnya darah yang tadi diambil langsung dioles ke bagian wajah yang sudah dilaser. Eits, nggak sembarang dioles begitu saja ya, tapi dr. Gaby hanya mengambil serum yang berwarna kuning jernih dan membuang lemak darah (yang berwarna kuning pekat) serta darah yang nggak terpakai. By the way kalau penasaran kenapa darah saya bisa berpisah dengan serum yang akan dipakai itu karena sebelumnya darah yang ada di tabung ini dimasukkan ke alat khusus bernama centrifuge. Setelah alatnya berputar ke arah tertentu, barulah darah dan komponen lainnya saling berpisah satu sama lain.

Jangan tanya apa yang saya rasakan setelah dr. Gaby mengoleskan serum (darah bertrombosit) ke wajah saya. Antara perih, linu, panas, nyeri, semua campur aduk. Kalau nggak ada Odi, mungkin saya udah nangis bombay membabi buta daritadi hahaha. Tapi, rasa sakit di masing – masing pasien berbeda ya. Kalau saya ngerasa sakit dan perih banget, bisa aja kalau kamu yang coba nggak terlalu sakit. Again, kadar kekuatan tubuh seseorang berbeda – beda ya. Jangan telan mentah – mentah apa yang saya tulis karena ya bisa aja kalau kamu yang coba malahan nggak berasa apa – apa.

Sebelum proses yang terakhir, wajah saya disinari dengan alat khusus bernama Rejuvenation Light. Sinar merah dari alat ini lumayan menyilaukan meskipun kedua mata saya sudah tertutup kapas dan kacamata khusus. Tapi karena selama proses rejuve light ini wajah saya seperti dikipas – kipasi, jadilah saya sangat menikmati proses yang satu ini. Adem dan rileks banget, proses Rejuve Light adalah perawatan yang paling saya tunggu – tunggu setelah proses perawatan PRP yang nyiksa batin hahaha. Rejuve Light yang menyinari wajah saya disetel selama 10 menit, setelahnya wajah langsung berasa kencang dan agak panas tapi nggak separah sebelumnya.

Youth Beauty Clinic

Proses terakhir adalah pemakaian antibiotic cream yang disiapkan Youth & Beauty Clinic untuk para pasien PRP. Krimnya mirip seperti sunblock, tapi agak oily dan transparan saat menempel di wajah. Penggunaan krim ini dimaksudkan agar wajah nggak langsung terpapar sinar matahari langsung karena ya perih banget lah apalagi setelah di-PRP tadi huhuhu. Dr.Gaby juga menyarankan saya untuk menggunakan sunblock setiap hari selama masa downtime agar wajah tetap terproteksi dengan baik.

Iya, setelah menjalani proses PRP, saya harus menjalani masa – masa downtime alias saatnya wajah dijaga dan diistirahatkan dari segala bentuk perawatan lainnya. Seluruh skincare saya stop, kecuali sunblock favorit saya ber-SPF 50++, saya puasa make-up bahkan untuk ke kantor saja saya nggak pakai apa – apa termasuk membiarkan alis berantakan hahaha, dan yang terpenting, menjaga wajah dari debu dan kotoran dengan menggunakan masker saat berangkat ke dan pulang dari kantor.

Youth Beauty Clinic

Hari ini, H+10 setelah saya berhasil menjalani proses PRP di Youth & Beauty, pori – pori wajah saya memang cenderung mengecil namun belum menutup sempurna, kadar minyak di wajah juga cukup berkurang, yang terpenting warna kulit benar – benar merata dan kerutan di beberapa titik terutama di area hidung juga berkurang. Sejauh ini, saya happy – happy aja sih. Nggak apa lah harus nahan sakit saat melakukan perawatannya kalau hasilnya bisa bikin wajah saya jadi lebih enak dilihat. No pain no gain, right?

 

A post shared by PutriKPM (@kpmputri) on

Seneng banget karena saya bisa nyobain Laser C02 Fractional & PRP Treatment di Youth & Beauty Clinic Kemang. Rasanya saya pengen cobain lagi PRP Treatment bulan depan karena harganya lumayan bikin cenat – cenut ya. Sekali perawatan sekitar Rp 2,5 – Rp 5 juta. Kalau saya kemarin sekitar Rp 5 jutaan. Dan menurut dr. Gaby, untuk hasil maksimal perawatan ini bisa diulang hingga 3 – 5 kali.

Teman – teman ada yang sudah pernah di-PRP? Yuk share cerita atau pengalaman kamu di kolom komentar. Semoga reviewnya membantu kamu – kamu yang pengen melakukan perawatan PRP ya.

Youth & Beauty Clinic

Kemang Building, Jl. Kemang Raya No. 15 – 4th Floor Jakarta

Call: 02171792337 – 081315555741

Email: info@youthbeautyclinic.com

Instagram: @youthbeautyclinic

Website: http://www.youthbeautyclinic.com

Baca Juga:

18 Comments

  1. Kata dokter kandunganku aku tipe yg bisa nahan rasa sakit, tapi orangnya penakuuuut bangetttttt. Hihihi…. parnoan gitu mbak. Makanya salut banget ih mbak, dirimu berani ambil treatment ini. Setelah baca reviewmu aku jadi kepikiran ambil treatment ini. Tapi buat suamiku, hihihi. Mukanya banyak bolong-bolong gitu. Kalau aku? Tetep ga berani, hihihi….

  2. Kayaknya aku gakkan pernah brani mau treatment PRP. Bahkan gratis atau hasilnya bikin glowing sekalipun haha. Aku takut banget sakit. Cukuplah sakit disuntik aja.

  3. Puuut itu pake laser CO2 emang udah paketan pasti kalau mau PRP atau karena disesuaikan jenis kulit? wow banget ya hasilnya tapi, sungguh worthed!

  4. Nyeri dan perih saat treatment terbayar dengan kulit wajah yg jadi makin cakep ya put. Suka deh lihatnya kamu makin glowing *_*

    Aku pernah PRP tapi yg serumnya dioleskan setelah dermaroller. Jadi pengen cobain Laser CO2 dan PRP disana juga deh

  5. Omggg hasilnya zuppa kewl
    Lvvv abis deh kukit wajahnya kakput. Cucmey abizz.

    Maaci udah sharing kakput. Jadinya aku tida penasaran PRP lagi kayamana stepnya. Tapi tetep penasaran sih buat nyoba treatmentnya hehhee

  6. Beauty is sacrifice ya ka Putriiii >.< aku udah kelar downtime dan hasilnya emang bagus bangeeeet~ Sekarang lagi happy karena kulit mulus jadi pede meskipun tanpa make up

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *