BEBEK BENTU JATI ASIH, SURGA SERBA BEBEK DI BEKASI

BEBEK BENTU JATI ASIH BEKASI

Sejujurnya, saya orangnya paling takut mencoba hal-hal yang baru. Mulai dari takut pindah kantor karena udah nyaman sampai takut mencoba kuliner yang lagi hits di media sosial. Banyak banget kan belakangan ini makanan dan minuman yang booming dan jadi trending topic di mana-mana. Bahkan antreannya aja bisa sampai berjam-jam. Percaya apa enggak, saya baru nyobain minuman yang serba manga itu beberapa bulan lalu dan sampai detik ini saya juga belum kepengen nyobain es kepal yang kekinian.

Alasannya sederhana: takut nggak sesuai ekspektasi. Tapi biasanya Odi selalu nenangin saya dan nyuruh saya buat berani mencoba. Dia selalu aja kasih wejangan panjang lebar setiap sama ‘emoh’ kalau disuruh cobain sesuatu yang baru dan yang nggak pernah saya coba sebelumnya. Termasuk ketika main-main ke Bebek Bentu Jati Asih, Bekasi. Odi memaksa saya untuk mencoba seluruh menu makanan andalan yang siang itu disiapkan khusus oleh pemiliknya langsung. Awalnya saya sempat ragu sekaligus penasaran karena sejak pertama masuk ke rumah makan serba bebek ini, suasananya membuat mood saya langsung bagus.

BEBEK BENTU JATI ASIH BEKASI

 

Oh ya saya belum cerita, letaknya Bebek Bentu ini strategis banget, persis di seberang gerbang tol Jati Asih sehingga super dekat dengan tempat tinggal saya yang berada di pinggiran timur Jakarta.

BEBEK BENTU JATI ASIH BEKASI

BEBEK BENTU JATI ASIH BEKASI

Pagi itu saya dan Odi langsung disapa ramah oleh para staf resto bebek berlantai 3 yang didominasi dengan warna merah. Mood saya langsung naik ketika melihat setiap dekorasi yang ada di lantai dasar, persis ketika baru masuk dari arah parkiran. Resto ini beda dari rumah makan serba bebek biasanya yang panas dan terkesan biasa aja. Pemilik Bebek Bentu seolah sengaja memanjakan para pengunjung, termasuk kami berdua, dengan dekorasi yang unik sekaligus cocok untuk latar ber-photo selfie.

Lantai dasarnya bersih sekali dengan hiasan cantik di sudut-sudutnya. Saking bersihnya, lantai keramiknya bening banget! Saya langsung takjub karena biasanya kan resto bebek itu pasti kesannya old school dan panas, tapi di Bebek Bentu ini beda banget. Suasananya mirip rumah sendiri dan dingin karena dilengkapi dengan AC di sana-sini. Nyaman banget deh rasanya.

Sebelum memesan, saya mencoba berkeliling ke seluruh lantai resto. Di lantai dasar, nuansa western bercampur dengan nuansa khas tanah air. Di sisi kiri pintu masuk, terasa kental aura serba Eropa dengan hiasan bertulisan GOOD FOOD yang terpampang jelas di dinding. Sedangkan di bagian kanan, tertata sebuah sepeda ontel zaman jadul dan dihiasi dengan pahatan kayu serba bebek. Unik sekaligus lucu banget! Saya sempat memotret beberapa spot-spot di lantai 1 yang juga menjadi pusat dapur bersih dan dapur kotor dari resto yang namanya diambil dari bahasa jawa “Bentuman” dan “Bentuku” yang artinya biar nagih dan biar beli.

Ngomongin soal penamaan resto ini sebenernya sejarahnya cukup unik sekaligus terasa hangat begitu saya dengar langsung dari pemiliknya, Ibu Zulfa dan Bapak Bangkit Kuncoro. Dari kebiasaan awal sering kulineran bersama keluarganya, Bu Zulfa dan suami akhirnya sepakat membuka rumah makan serba bebek yang dinamakan Bebek Bentu.

Bebek Bentu Jati Asih ternyata bukan satu-satunya yang dimiliki oleh Bu Zulfa dan keluarga, melainkan ada beberapa cabang lainnya yang tersebar di Cempaka Putih dan Bintaro. Bebek Bentu Jati Asih adalah cabang kedua dan telah resmi beroperasi sejak tahun 2014.

Naik ke lantai 2, lagi dan lagi saya dibuat penasaran sekaligus langsung heboh mau foto-foto karena ada banyak sekali spot instagrammable. Mulai dari kursi kayu yang ditata mirip kursi di taman – lengkap dengan tali tambang yang seolah mirip akar pohon – lalu juga ada area outdoor untuk pengunjung yang ingin makan sambil merokok. Di area outdoor dengan background dinding berwarna merah, penataan kursi dan meja terlihat cukup modern. Terdapat beberapa bar stool berwarna senada dengan dindingnya yang cantik banget. Nggak hanya itu, di lantai 2 ini pula terdapat mushola dan mini playground untuk anak-anak.

BEBEK BENTU JATI ASIH BEKASI

BEBEK BENTU JATI ASIH BEKASI

BEBEK BENTU JATI ASIH BEKASI

BEBEK BENTU JATI ASIH BEKASI

BEBEK BENTU JATI ASIH BEKASI

Lanjut lagi ke lantai 3 atau lantai teratas, kesan resto yang modern langsung berubah menjadi tempat foto serba vintage yang sayang banget kalau nggak dimanfaatkan. Dimulai dari area ruang tamu super jadul lengkap dengan tv, telepon, cangkir dan teko yang mengingatkan saya dengan kampung halaman Kakek dan Nenek. Saya diajak kembali bernostalgia begitu melihat ruangan serba bamboo di pojok kanan lantai 3. Saking nggak tahannya untuk berfoto, saya sempat beberapa kali bergaya dengan bakul dan caping biar semakin menjiwai peran sebagai istri yang menunggu suami mencangkul sawah hahaha.

BEBEK BENTU JATI ASIH BEKASI

BEBEK BENTU JATI ASIH BEKASI

Bebek Bentu memang resto serba komplit dan niat, buktinya mereka juga menyediakan kebaya, lurik dan caping untuk dipakai berfoto. Gemes!

Di lantai 3 ini pula terdapat ruang meeting yang bisa disewa buat lunch meeting dengan klien. Apalagi ditambah dengan wi-fi yang sudah disediakan untuk pengunjung. Dijamin makin betah dong makan siang sambil kerja di sini.

Puas mengitari setiap sudut resto, saatnya mencicipi hidangan spesial khas Bebek Bentu. Siang ini saya mencicipi Bebek Cemenk, Bebek Kecombrang, Bebek Goreng, Bebek Dada Cabe Ijo, Nasi Goreng Bebek, Nasi Goreng Kambing, Kwetiau Goreng Bentu, Bihun Goreng Seafood, Gurame Hantu Petir Pedas, Gurame Asam Manis, Kepiting Saos Padang, Udang Bakar Saos Bentu, Brokoli Sapi, Hot Plate Istimewa Bentu, Sop Tahu Bentu, Ayam Paha Rica-Rica dan Ayam Geprek.

Namanya juga resto serba bebek ya, jadi menu yang langsung saya cicipi pertama kali adalah menu bebeknya. Semua menu serba bebeknya juara! Bebeknya gurih, nggak berminyak, bumbunya pun beragam dan ntah kenapa rasanya cocok-cocok aja. Bahkan kecombrang yang biasanya nggak saya suka malah bikin saya ketagihan. Enak! Poin plus untuk Bebek Bentu, seluruh olahan bebeknya nggak berminyak dan garing.

BEBEK BENTU JATI ASIH BEKASI

BEBEK BENTU JATI ASIH BEKASI
Bebek Goreng
BEBEK BENTU JATI ASIH BEKASI
Bebek Cabe Ijo
BEBEK BENTU JATI ASIH BEKASI
Bebek Cemenk
BEBEK BENTU JATI ASIH BEKASI
Ayam Geprek
BEBEK BENTU JATI ASIH BEKASI
Bebek Kecombrang

Kadang pernah kebayang nggak sih kalau kecombrang dijadiin pelengkap dari sajian bebek? Saya sih sama sekali nggak kepikiran ya, tadinya aja males makan karena udah tau rasanya. Tapi dengan resep rumahan khas Bu Zulfa, bebek dan kecombrangnya itu nempel jadi satu. Enak banget!

Ada lagi yang namanya Bebek Cemenk alias bebek berwarna kehitaman yang level pedesnya lumayan bikin keringetan. Bebeknya nggak amis dan pedesnya nggak nusuk di perut. Enak sekaligus bikin nagih. Buat yang suka pedas, saya rekomendasiin supaya coba si bebek cemenk.

Awalnya saya pikir karena namanya resto bebek jadi menu yang andalan ya cuma bebek, ternyata di Bentu, seafoodnya pun jadi favorit. Terbukti dengan adanya Gurame Hantu Petir dan Gurame Asam Manis yang ludes tak bersisa dan berhasil ngebuat saya rebutan sama Odi hahaha.

BEBEK BENTU JATI ASIH BEKASI
Gurame Hantu Petir
BEBEK BENTU JATI ASIH BEKASI
Kepiting Saos Padang
BEBEK BENTU JATI ASIH BEKASI
Brokoli Sapi

Gurame hantu petir ini rasanya penuh kejutan banget, ada manis dan ada pedasnya. Cocok banget kalau disantap bareng sama nasi hangat. Nyam!

Sayangnya, kepiting saos padang yang saya pikir bakalan juara berakhir jadi B aja. Rasa saosnya terlalu manis dan kurang greget buat saya. Pun daging kepitingnya terasa nggak segar dan nggak manis.

Untuk sajian sayuran, hot plate istimewa dan brokoli sapi nggak perlu diragukan. Beneran berasa bumbunya dan gurih banget rasanya. Daging sapinya pun empuk banget.

Selain makanan yang bikin perut hampir begah, kami juga sempat icip-icip dessert serba roti Maryam yang jadi favorit saya. Ada Roti Maryam Cokelat Keju, Roti Maryam Original dan menu penutup favorit saya: Roti Maryam Ice Cream. Adonan roti Maryam-nya lembut dan tetap ada crunchy di bagian atasnya. Saran saya, kalau pesen menu penutup ini ada baiknya pesan di akhir. Karena rasanya bakalan kurang oke kalau rotinya sudah dingin.

BEBEK BENTU JATI ASIH BEKASI
Roti Maryam Chocolate Keju
BEBEK BENTU JATI ASIH BEKASI
Roti Maryam Ice Cream

BEBEK BENTU JATI ASIH BEKASI

Untuk minuman, menu yang ditawarkan oleh Bebek Bentu termasuk cukup lengkap. Mulai dari jus segala buah, milkshake hingga kopi dan teh. Favorit saya tuh Milkshake Chocolate Float. Manisnya pas dan float-nya pun enak. Cocoklah buat nemenin makan bebek cemenk.

Saya hampir lupa kasih tau kalau Bebek Bentu juga punya donat yang dinamakan Neki dan kue kering yang bisa dipesan untuk pengisi meja tamu saat lebaran nanti. Kue dan donatnya tuh harganya murah meriah lagi, coba tanya aja via whatsapp ke 0857 7736 8068 buat pemesanan ya.

BEBEK BENTU JATI ASIH BEKASI

BEBEK BENTU JATI ASIH BEKASI

Overall, Bebek Bentu mematahkan pendapat saya bahwa resto bebek itu biasa aja. Bebek Bentu hadir sebagai solusi tempat makan bareng keluarga yang nyaman, murah, dan instagrammable banget. Seolah jadi surga dunia paling kekinian yang bisa ditemukan di Bekasi. Untuk range harga makanan dan minumannya mulai dari Rp 3.000 – Rp 65.000. Menurut saya, harganya sesuai banget dengan pengalaman menikmati hidangan enak di tempat yang unik kayak gini. Worth to try!

What I love from Bebek Bentu:

  • Super bersih dan dingin! Ini penting banget karena selama ini yang ada di pikiran saya itu resto bebek itu jorok dan pengap.
  • Menu bervariatif. Buat yang kurang suka bebek, bisa makan seafood, nas-gor dan menu lainnya.
  • Ada mushola, playground dan spot photo selfie yang instagrammable bangets!
  • Harga cocok buat karyawan, anak kosan, bahkan mahasiswa.
  • Akses strategis, mepet gerbang tol.
  • Rasa makanan overall sesuai dengan lidah dan berasa banget menu rumahannya!

 

Untuk teman-teman yang mau datang, bisa simpen alamat berikut ya:

Bebek Bentu Jati Asih, Bekasi

Jl. Wibawa Mukti II Raya Jati Asih, Bekasi

No. Telp: 021-8246893

Instagram & Twitter: @bebekbentu14

Website: www.bebekbentu.com

 

Baca Juga:

16 Comments

  1. Sedaaap bener menu bebeknya memang. Apalagi yang Bebek kecombrangnya, untuk saya tiada duanya. Daging bebeknya lezat, ga ada bau -bau amis atau prengus bebek. Rempahnya berasa. Paling berasa, ya sambal bebeknya. Nagiiiih. Pengen balik lagi.

  2. Iya.. bersih banget ya, mbaa.. saya juga suka makan disana. Dah bersih makanan enak plus ada tempat selfienya lagi. Duuh pengen balik lagi.

  3. Waaa ini kalau orang yang lagi pada hunting kulineran Bebek, terutama orang Bekasi, bakalan langsung cuss deh, haha… Foto makanannya pembuka selera plus pembahasannya yang oke. Makanan yang enak, dilengkapi juga dg tempatnya yang keren ya, Mba Putri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *