[REVIEW] Hercules 3D, Bukan Film Action Biasa

Finally, gue dapet undangan screening dari AnakNonton karena menang kuis yang mereka adain. Untungnya, salah satu temen gue (Dhiko), juga menang kuis ini so gue nggak sendirian banget nontonnya. Perjalanan menuju tempat screening di XXI Plaza Indonesia sore itu macet parah. Gue harus ngerogoh kocek sekitar 70rb untuk naik taksi dari kantor yang lokasinya di Wr. Buncit. Pfffttt. Tapi semua kebayar karena ini screening, jadi gue merasa beruntung jadi salah satu orang biasa yang pertama nonton Hercules di Indonesia. Yeay! *joget-joget*

hercules_ver2_xlg

Hal yang pertama kali bikin gue excited nonton film ini adalah Dwayne Johnson sebagai pemeran Hercules. Ihiy, ngeliatin otot si mas Dwayne bikin jantung mau copot :3 dan ternyata filmnya seru abis! Sebelum baca review gue, nih gue kasih sinopsisnya:

Setelah melegenda selama 12 tahun, Hercules, yang diyakini memiliki jiwa setengah dewa Yunani (Zeus), memilih hidup sebagai pahlawan bayaran saat raja Thrace dan putrinya mencari bantuan untuk mengalahkan panglima perang tirani.

Review:

Film bergenre action – adventure yang berdurasi 98 menit ini nggak hanya menampilkan adegan – adegan kekerasan. Walaupun gue percaya bahwa film ini memang ditujukan untuk penonton dewasa tapi kehadiran para pengikut setia Hercules justru menambah sisi – sisi humor dan menyentuh di bagian – bagian penting filmnya. Contohnya si matre Autolycus yang diperankan oleh Rufus Sewell, si manusia setengah hewan Tydeus yang tak bisa bicara dan diperankan oleh Aksel Hennie, si cantik namun jago memanah si Atalanta yang diperankan oleh Ingrid Bolso Berdal, dan ada seorang keponakan Hercules yang gue lupa namanya. Dia jago cerita tentang legenda Hercules walaupun 80% dari ceritanya itu lebay.

Hercules-Featured

Hercules emang udah jadi legenda dari gue kecil kalau dia itu emang kuat banget dan nggak ada satu orangpun yang bisa membunuh dia kecuali para dewa. Tentu aja, di film ini adegan kekerasan nggak tanggung – tanggung. Gue saranin untuk yang punya phobia sama darah dan nggak suka sama adegan kekerasan yang kacau banget mending nggak usah nonton deh. Ciyus!

123a

Satu hal pelajaran yang gue petik dari film ini, kita jangan mudah percaya sama orang yang baru kita kenal. Apalagi kalau dia minta tolong dengan imbalan yang gede banget. Ngebantu orang itu nggak harus pake imbalan kan? Hal itu juga yang membuat Hercules sadar. Awalnya dia membantu raja Cotys namun setelah ia menyadari ada yang salah akhirnya ia berupaya agar raja Cotys lengser. Kenapa? Nonton aja filmnya 😛

Rate: 8/10

3 thoughts on “[REVIEW] Hercules 3D, Bukan Film Action Biasa

  1. film ini bagus,, tapi sayangnya awal dari film ini ketika hercules berkelahi dengan ular yang kepalanya banyak, singa yang besar, dan babi hutan raksasa sebagaimana yg di tampilkan di ekstra nya cuman sebentar, saya pikir filmnya akan di suguhi dengan perkelahian dengan mahluk mahluk aneh.. but film ini bagus dari action dan seting tempatnya..

    1. Aku pun begitu, aku fikir karena posternya hercules berantem sama singa berarti finalnya ya berantemnya mereka. Emang sih dont judge a movie by their poster anyway!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *