Rumah Kedua Itu Bernama Fun Blogging

rumah kedua fun blogging

Enggak, saya nggak baru beli rumah, belum beli domain juga jadi masih betah dengan platform gratisan hahaha. Saya cuma pengen ngenalin rumah kedua saya di dunia perbloggeran, Fun Blogging. Sebenernya rumah kedua saya ini adalah kelas belajar ngeblog yang dibentuk dan dibesarkan sama 3 perempuan hebat di mata saya. Haya Aliya Zaki, Shinta Ries dan Ani Berta. Perempuan – perempuan yang melek teknologi dan nggak pelit ilmu ini adalah orang tua baru saya, lebih tepatnya orang tua di rumah kedua saya. Ya walaupun mereka bertiga nggak mau dipanggil “emak”, mereka lebih pengen dipanggil “kakak” hahaha. Tapi teteeeup loh, bagi saya mereka ber-3 adalah orang tua saya.

Namanya juga rumah, pasti banyak isinya. Nggak cuma saya dan ke-3 orang tua saya, tapi saya juga punya ratusan kakak yang jumlahnya selalu bertambah selama sesi terbaru Fun Blogging dimulai. Iya, Fun Blogging konsisten membuka kelas bagi siapa saja yang mau belajar ngeblog. Nggak peduli tua atau muda, cantik atau ganteng, kayak Maudy Ayunda atau Raisa, semuanya nyatu di kelas yang cuma sehari. Sehari aja materinya udah kayak persiapan buat nikah, berat tapi ada manfaatnya. Malahan menurut saya sih manfaatnya buanyaaaaak banget. Sampai – sampai kayaknya sehari aja nggak cukup, selalu pengen lagi dan lagi pulang ke rumah kedua.

Fun Blogging bukan sekedar kelas blogging biasa, tapi juga rumah kedua bagi mereka yang mau belajar bikin konten yang ajib kayak Mbak Haya, rumah bagi mereka yang pengen punya blog cantik kayak Mbak Shinta, dan rumah yang menghasilkan asal mau berusaha seperti kata Teh Ani Berta. Selama kelas Fun Blogging, ketiga orang tua kami nggak pernah menuntut kami harus langsung paham. Mereka juga nggak pernah memaksa kami untuk langsung suka. Mereka dengan sabar membimbing kami yang masih saja bawel nanya ini itu, bahkan kadang pertanyaannya diulang – ulang dan mereka akan mengulang – ulang juga jawabannya seperti jawaban pertama, nggak ada yang dikurang atau ditambahkan. Mereka juga dengan sabar menyuapi para anaknya dengan ilmu, baik yang dasar atau yang expert. Maklum, kami – anak-anaknya, terlalu banyak maunya. Terlalu banyak ingin taunya juga, sih. Sampai – sampai kadang saya bingung, kenapa ketiga “mama” kami ini nggak pernah mengeluh?

Fun Blogging bukan sekedar kelas blogging biasa, saya dan kakak – kakak bisa dengan leluasa bermain dari satu acara ke acara lain. Undangan yang mampir ke rumah kedua kami ini nggak pernah berhenti, selalu saja ada. Bahkan kadang, saya sampai pengen nangis karena banyak undangan menarik yang nggak bisa saya ikuti. Maklum, saya masih-lah freelance blogger. Pekerjaan utama saya ya di dunia saya yang lain, di rumah yang satunya. Makanya kadang saya bersyukur bukan main saat ada undangan di hari libur, Sabtu dan Minggu. Tandanya, kemungkinan besar saya bisa hadir. Datang untuk bermain, sekaligus menjalankan tugas sebagai wakil dari rumah kedua. Tapi cara bermain kami berbeda dari “anak – anak” biasanya, cara bermain kami adalah dengan menuliskan pengalaman kami selama di acara di rumah pertama kami, yaitu di blog pribadi kami. Haruskah menulis? Iya, kami diajarkan ketiga orang tua kami untuk menghormati si empunya acara dengan cara menuliskan pengalaman kami. Atau kadang, kalau acaranya adalah launching sebuah produk atau jasa, kami akan menuliskan review-nya. Dengan bahasa kami masing – masing, dan tetap dengan cara kami – sebagai blogger – menulis.

Fun Blogging bukan sekedar kelas blogging biasa, saya dan kakak – kakak saya berteman baik. Kami bahkan sering bertegur sapa saat bertemu di acara ataupun di dunia maya. Saling cipika – cipiki lalu menanyakan kabar, bukan basa – basi, lebih kepada cara kami menghormati para penghuni rumah kedua. Kadang, masing – masing dari kami menyebut nama para penghuni lainnya untuk menanyakan kabar, menanyakan masalah yang dihadapi di blognya, atau sekedar melepas rindu. Maklum, rumah kedua kami memang Fun Blogging, namun kadang kami hanya bisa bertemu lewat media sosial. Saya dan kakak – kakak saya akur loh, Alhamdulillah kami belum pernah ribut tentang apapun. Semuanya selalu baik – baik saja dan begitu seharusnya. Kan sesama penghuni dilarang saling mengganggu. Ya, kan? Bahkan secara sadar nggak sadar, kami saling menambah jumlah page views dan komentar sesama para penghuni. Seolah kami mendoakan secara diam – diam agar sesama penghuni semakin bahagia di kemudian hari. Aamiin :’)

Fun Blogging bukan sekedar kelas blogging biasa, kami suka saling pamer prestasi. Kalau si Kakak A menang lomba blog ini, kadang si Kakak B ngebales dengan menang livetweet. Tapi kami nggak pernah keganggu dengan aksi saling pamer ini, malahan saya dan kakak – kakak menganggap itu kayak bunyi bel di rumah kedua kami. Kalau sudah ada yang pamer, tandanya kami harus bisa seperti si pamer atau justru jauh lebih baik. Semuanya kami lakukan agar ketiga orang tua kami bangga. Nggak cuma bangga, tapi kami merasa sudah jadi anak yang baik yang mendengarkan apa nasehat mereka. Ah, saya bahagia kalau orang tua kami sudah menulis kata “Selamat”. Rasanya jerih payah kami terbayar sudah.

Fun Blogging bukan sekedar kelas blogging biasa, selama di dalamnya, kami – para penghuninya – selalu merasa bahagia. Kenapa? Akhirnya kami sadar, rumah pertama kami – blog kami sendiri – ternyata bisa menghasilkan. Menghasilkan materi, teman, sahabat, informasi dan semua yang bisa membuat orang lain dan kami sendiri merasa bahagia. Kami bahagia bisa bertemu rumah kedua. Rumah yang mengajarkan bahwa blog bisa bermanfaat, nggak sekedar nulis ini itu yang ujung – ujungnya cuma curhatan nggak guna. Rumah yang menyadarkan kami pentingnya berinteraksi dengan sesama penghuni, bukan jadi penghuni egois yang maunya disapa tanpa pernah menyapa. Rumah yang menyadarkan kami bahwa ternyata kami bisa menjadi siapapun yang kami mau tanpa harus takut dicap sebelah mata. Rumah yang mengajarkan kami bersyukur diberikan kemampuan berbagi. Rumah yang paling nyaman bagi seorang blogger.

Selamat ulang tahun rumah kedua, saya dan pastinya penghuni yang lain selalu berdoa yang terbaik untukmu. Terutama untuk ketiga orang tua kami. Semoga selalu sehat dan selalu menyebarkan ilmu – ilmu berguna bagi blogger lain. Selamat ulang tahun rumah kedua, terima kasih untuk segala cerita dan kenangan indah selama saya diterima berada di dalamnya.

footer copy

Baca Juga:

11 Comments

  1. Taman bermain yang paling indah hehehe….dan betul kata Haya, kita sama2 belajar…gak ada senior junior. Putri pun sangat berpotensi dan bisa memberi pelajaran ke kami dan teman2 di Fun Blogging 😀

  2. Wah perumpamaannya keren banget. tp emang bener sih… Fun blogging mengubah blog saya. Bangga bisa jadi bagian dari fun blogging

  3. Pingback: Punggung-Punggung yang Berjalan di Depan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *