Reportase

Screening Film Hijab Bareng Pemain, Produser dan Didampingi Penasehat Hukumnya

Saat mendengar kata ‘hijab’ pasti kita langsung teringat dengan para wanita berjilbab dengan segala jenis model. Ada yang menggunakan turban, jilbab modern yang dililit kesana kemari, ataupun jilbab syar’i yang panjangnya menutupi dada hingga ke perut. Namun, tanpa kita sadari banyak cerita dibalik berhijabnya seorang wanita. Walaupun kenyataannya hijab adalah perintah agama islam, namun tak sedikit orang yang menggunakannya karena terpaksa. Mencoba menutupi sesuatu, terpaksa nikah dengan pria alim, dan masih banyak alasan – alasan unik lainnya. Seperti yang diceritakan di awal film Hijab yang menjadi film ke – 18 Hanung Bramantyo yang baru akan tayang perdana Kamis, 15 Januari 2015.

hUZfd0Jmwtsumber: MetroTVNews.com

Bertempat di XXI Epicentrum Kuningan, saya dan Mbak Nisa menghadiri acara Screening film Hijab yang diadakan hari Selasa tanggal 13 Januari 2015 kemarin. Film yang bergenre drama dan mengambil latar kehidupan para wanita yang baru berjilbab pada umumnya menjadikan film ini layak untuk ditonton. Film yang diperankan dan diproduseri oleh Zaskia Adya Mecca ini pun berkisah tentang 4 sekawan ibu muda yang nggak mau selalu dibayang – bayangi kelebihan para suaminya. Berawal saat Gamal (diperankan oleh Mike Lucock) suami Sari (diperankan oleh Zaskia Adya Mecca) ntak sengaja menyinggung bahwa arisan para istri sebenarnya adalah arisan para suami karena para suamilah yang membayar uang arisannya. Alasan inilah yang menjadi langkah berani Tata (diperankan oleh Tika Bravani), Bia (diperankan oleh Carissa Puteri), Anin (diperankan oleh Natasha Rizky) dan Sari berniat membuka bisnis dibidang fashion dan mengandalkan Bia sebagai desainernya. Berbekal modal nekat dan bakat dagang, Sari mulai menemukan investor yang ingin memberikan modal untuk Meccanism.

Namun ternyata, tak mudah untuk menjalankan bisnis diam – diam, Sari harus berbohong pada Gamal yang selalu melarangnya mencari rezeki. Begitu pula dengan Tata yang harus membohongi suaminya, Bia yang harus berpura – pura tidur padahal suka mencuri waktu di malam hari. Hanya Anin yang santai menjalani harinya sebagai salah satu pemilik butik Meccanism karena hanya dialah yang belum menikah.

Film yang diproduseri oleh Hanung Bramantyo, Zaskia Adya Mecca dan Haykal Kamil ini sukses mengajak para penonton yang terdiri dari media, blogger dan beberapa komunitas hijab. Berawal dari ide Zaskia dan sang kakak, maka terlahirlah film yang juga membranding outlet fashion milik Zaskia, Meccanism. Banyak adegan – adegan yang sedikit ‘berani’ dalam film yang membuat Hanung dan Zaskia merogoh kocek pribadinya ini. Diantaranya adegan pencekalan yang dilakukan ormas agama, dan beberapa hal – hal haram yang sering diucapkan oleh Gamal. Bahkan, Hanung membawa penasehat hukumnya saat acara screening tersebut. Jujur, ini adalah screening pertama yang pernah saya datangi dan ternyata di sesi tanya jawab ada penasehat hukum yang mendampingi. Entah apa tujuannya, yang jelas saat media bertanya soal alasan Hanung membawa penasehat hukumnya, Hanung hanya tertawa sambil seolah berkata ‘untuk jaga – jaga’. Selesai screening, para media dan blogger diajak berdiskusi dan tanya jawab dengan seluruh cast termasuk Mas Hanung dan pengacaranya.

3Seluruh cast, produser dan penasehat hukum. Foto dok. pribadi.

1Zaskia Adya Mecca dan adiknya, Haykal Kamil saat diwawancarai di area outdoor XXI. Foto dok. pribadi

Untuk filmnya, menurut saya it is really worth to watch! Para pemain memerankan peran sesuai porsi, nggak lebay tapi penuh penghayatan. Alur cerita yang ringan dan mudah dicerna membuat para penonton seolah diajak menjadi salah satu bagian penting dari film. Di awal film, penonton diajak untuk sering – sering tertawa melihat tingkah konyol para pemain, mulai di pertengahan dan akhir film adalah bagian klimaks yang penuh dengan drama kehidupan berumah tangga. Jujur, saya sempat menangis di bagian pertengahan film, tepatnya pas di adegan Sari ditinggal oleh Gamal. *psssttt… spoiler alert! Pokoknya kalau kamu penasaran, mending tonton deh filmnya. Filmnya bisa ditonton bareng pacar, keluarga atau sahabat, lho!

Saat ingin keluar theatre, pemandangan penuh sesak dan antrian panjang mengular hingga ke tangga bangku penonton. Ini disebabkan pada pembagian goodie bag yang dibagikan persis di dekat pintu keluar yang hanya bisa dilalui satu orang. Sebelum mendapatkan goodie bag, para media dan tamu undangan harus menunjukkan potongan tiket tempat duduk. Hal inilah yang menjadi penyebab antrian membludak. Saya sendiri sempat panik saat saya lupa dimana letak potongan tiket saya. Setelah ngubek – ngubek selama 5 menit, akhirnya saya menemukan potongan tiket itu di bagian dalam tas saya. Langsung saja Mbak Nisa menukarkan potongan tiket itu dengan tas biru berisi flashdisk dan pulpen dari salah satu sponsor dan berbagai macam kertas flyer.

2

Suasana outdoor, ada mini stage live band, mini bazaar dan yang terakhir tiket premier film Hijab. Foto dok. pribadi

Selain screening, pada sore hari itu juga diadakan bazaar brand – brand yang mensposori film tersebut, salah satunya adalah stand Indosat. Saya dan Mbak Nisa diberikan kartu perdana khusus internetan gratis oleh Indosat dengan masa aktif 30 hari. Saya akan review gimana kualitas simcard Indosat yang dibagikan secara cuma – cuma ini di postingan selanjutnya, ya! Tak hanya stand – stand brand sponsor, ada sebuah panggung dengan live band yang siap menghibur para undangan dan pengunjung di pelataran XXI. Arena outdoor pun disulap dengan nuansa girly serba pink dan biru lengkap dengan balon – balonnya.

4Tas goodie bag bertuliskan salah satu kalimat Mat Nur yang diperankan oleh Nino Fernandes.

Oh ya, acara meet & greet seluruh pemain juga diadakan di Pejaten Village, lho! Tanggal 17 Januari atau tepatnya Sabtu besok tapi saya lupa jam berapa tepatnya acara akan diadakan. Selain meet & greet, akan ada bazaar para sponsor pula disana. Jangan lupa datang ya!

8 Comments

  1. Ahmed Tsar

    Wuaah sempet panik nyari potongan tiket…Quoenya di tas Goodies, jleb banget kata-katanya buat mikir

    1. Hahaha iya itu momen terpanik soalnya nggak bisa dapet gudibeg kalo nggak ada potongan tiketnya. Hiks
      Ayo mas Ahmed kapan merit? 😀

  2. Minggu besok ada acara nobar Hijab di Sby. Pengin dateng sih, Tapi kok ya passs banget ada acara keluarga… Hiks 🙁

    1. Yah sayang sekali ya, Mas? Padahal bagus lho filmnya 🙂
      Nonton sama keluarga aja, Mas 😀

      1. Btw, daku cewek mbaaak :))
        Persisnya emak2 hihihi.

        1. eh maaf mbak Nuruk 😛 abis nama blognya menipu hohohohoh

  3. akhirnya tiketnya ketemu ya put dan bisa pindah ke tengah duduknya hehehe 🙂

    1. akhirnya ya, Mbak leher kita masih sehat wal afiat hahaha 😀

Leave a Reply

Required fields are marked*