IBX581FD685E3292

Menjadi Murid Hogwarts Di Changi Airport

Menjadi Murid Hogwarts Di Changi Airport

Suami saya, Odi, seorang Potterhead garis keras. Untuk yang nggak tau, Potterhead adalah sebutan untuk fans-nya Harry Potter. Segitu cintanya sama film dan buku-buku Harry Potter sampai-sampai dia punya deretan buku-bukunya dari berbagai seri. Bahkan kalau lagi nonton filmnya, Odi bisa menirukan berbagai macam dialog yang diucapkan oleh Harry, Hermione, Ron bahkan Albus Dumbledore, kepala sekolah Hogwarts.

Begitu denger kalau Changi Airport punya instalasi serba Harry Potter, Odi langsung merengek kayak anak kecil. “Pokoknya aku mau ke sana, Bi!” ucapnya berulang kali. Pas banget sih, kami memang sudah merencanakan liburan ke Singapura awal tahun ini. Liburan yang sebenarnya sudah direncanakan sejak 2 tahun lalu – bahkan yang jadi alasan akhirnya kami menikah di penghujung tahun 2018. Sebuah perjalanan impian yang berubah jadi honeymoon selama seminggu di negeri tetangga.

Ini bukan kali pertama saya menjajaki langkah di Singapura, tahun lalu saya ke sini bareng dengan Kak Lia Harahap dan Mba Oline karena diundang untuk menjelajahi Changi Airport selama sehari. Pekerjaan yang nggak akan saya lupakan, karena Singapura terlalu magis untuk saya. Tulisan tentang review Changi Airport di awal tahun 2018 lalu sudah up di blog ini. Silahkan baca spot instagrammable di Changi Airport yang mungkin bisa jadi referensi untuk kalian yang berencana berlibur atau transit sesaat di bandara super megah ini.

Sebelum tiba di Changi International Airport, saya menanyakan hal yang sama ke Odi berkali-kali. “Kamu yakin sanggup menjelajahi semua terminalnya?” Saya tau banget kalau Odi bukan tipe yang suka capek-capekan untuk berburu sesuatu. Tapi kali ini, dia meyakinkan saya dengan berulang kali mengucapkan, “aku kuat kok!” untuk meyakinkan saya.

Sambil menggeret koper yang penuh sesak dengan baju kami berdua, Odi mulai berburu troli di drop off point Terminal 2 Changi Airport sambil sesekali mencari petugas untuk bertanya dimana lokasi instalasi A Wizarding World Holiday berada. Saya kekeuh bahwa lokasinya di Terminal 2 – seperti yang tertulis di beberapa media online yang saya baca.

“Ternyata di Terminal 3, Bi.” langkah saya langsung melambat karena membayangkan jarak yang harus saya tempuh sambil mendorong troli menyusuri jembatan bawah tanah yang menyambungkan Terminal 2 dan Terminal 3. Odi hanya tersenyum kecut sambil sesekali meminum Peach Tea Bubble, minuman favorit kami berdua selama berlibur di Singapura. Saking favoritnya, ini botol kedua yang kami minum dalam sehari.

THE WHOMPING WILLOW

Begitu berjalan menuju jembatan bawah tanah, ternyata kami menemukan The Whomping Willow. Mobil Ron yang menggantung di pohon seperti yang ada di seri Harry Potter and The Chamber of Secrets. Letaknya persis di dekat eskalator dan lift menuju MRT serta jembatan bawah tanah yang menjadi penghubung ke Terminal 3. Saat kami sampai di lokasi ini, kondisi bandara masih sepi sehingga kami bebas mengambil gambar sesuka hati tanpa ada yang mengganggu. Kalau boleh jujur, ilustrasi mobil dan pohonnya dibuat cukup mirip dengan display di Universal Studio Japan. Keren!

A Wizarding World Harry Potter - Changi Airport

Sehabis menikmati instalasi The Whomping Willow, kami kembali repot menggeret koper yang beratnya 17 kilogram lebih. Tak lupa kami juga mampir ke Tap Water Station yang bertebaran di sisi-sisi ujung Bandara Changi untuk mengisi botol minum kami yang kami bawa ke mana-mana selama berlibur di Singapura.

HOGSMADE VILLAGE

Tempat yang paling bikin Odi jejingkrakan sampai nyengir-nyengir lebar. Terletak di Public Area Terminal 3 Changi International Airport, Hogsmade Village benar-benar membawa kami berdua masuk ke dunia Hogwarts yang magis. Instalasi kereta api Hogwarts Express, Zonko (toko mainan), Tea & Cakes store, sampai Honeydukes yang terkenal.

A Wizarding World Harry Potter - Changi Airport

A Wizarding World Harry Potter - Changi Airport

A Wizarding World Harry Potter - Changi Airport

Nggak kehitung berapa kali Odi berfoto di depan semua instalasi. Saya sendiri yang motretin sampai pegal-pegal dan mati gaya hahaha. Keliatan banget wajah kegirangan Odi yang bikin saya ikutan senyam-senyum sendiri. Begini ya rasanya bisa ngeliat orang tersayang “happy se-happy-happynya”?

Untuk berjalan menuju Hogsmade Village di Terminal 3 Changi Airport ini, cukup cari loket informasi yang berada persis di bagian depan area kedatangan. Dari loket informasi, tinggal jalan lurus saja ke arah belakang dan display bertema Harry Potter sudah terlihat megah dan berwarna-warni. Saking bagusnya instalasi ini, saya langsung merasa jadi murid Hogwarts selama sehari.

A Wizarding World Harry Potter - Changi Airport

A Wizarding World Harry Potter - Changi Airport

Tapi kalau dipikir-pikir, kalau saya jadi murid Hogwarts, saya berdoa kencang untuk jadi siswa Gryffindor biar jadi Ginny Weasley, karakter favorit saya banget!

Tip: Kalau mau foto-foto di sini, mending sabar dan langsung siap-siap cari spot. Jadi setiap ada orang selesai foto, langsung berdiri aja di belakangnya supaya mereka tau kalau kita mau gentian foto. Selain itu, bisa juga pakai trik ngebantuin orang lain foto biar nanti difotoin juga. Semacam ganti-gantian ngebantuin gitu. Trik ini berhasil banget untuk saya yang kemarin sempat difotoin sama beberapa orang selama liburan di Singapura. Alhamdulillah, jadi punya stok foto berdua sama suami.

A Wizarding World Harry Potter

Selain dua tempat di atas, sebenarnya masih ada beberapa spot foto bertema Harry Potter lainnya seperti Diagon Alley, Newt Menagerie (berada di Terminal 1), spot pembelian merchandise yang sama sekali nggak kami temukan.

Buat saya, instalasi serba Harry Potter ini cukup mengesankan dan membuat saya ngerasa berhasil jadi murid Hogwarts selama sehari. A Wizarding World Holiday at Changi ini akan dipajang hingga pertengahan Februari 2019 ini. Sayangnya, saya dan Odi nggak sempat merasakan magisnya hujan salju yang turun selama liburan Natal dan Tahun Baru kemarin. Informasi lebih lanjut tentang instalasi ini bisa dicek di websitenya Changi atau klik di sini ya!

Puas menjelajahi Terminal 2 dan Terminal 3, kami berdua langsung menuju bus stop untuk melanjutkan perjalanan menuju Terminal 4. Enaknya, meskipun luasnya bikin kaki berotot, Changi Airport punya banyak fasilitas yang serba mempermudah. Ada MRT penghubung sampai bus khusus menuju Terminal 4. Gimana nggak semakin cinta sama Changi? Duh, jadi mau balik lagi ke Singapura kalau begini ceritanya. Ada yang mau nemenin kami liburan ke SG lagi?

 

Sakura Collagen Meiji Indonesia



12 thoughts on “Menjadi Murid Hogwarts Di Changi Airport”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.