IBX581FD685E3292

Butuh Bantuan Hukum? Buka Justika Aja!

Butuh Bantuan Hukum? Buka Justika Aja!

Ketika salah satu kerabat saya ditangkap polisi karena kasus yang nggak jelas, keluarga langsung berkumpul dan terpikir untuk ‘menyogok’ oknum. Kami sama sekali nggak kepikiran harus menyewa pengacara karena takut nggak sanggup bayarnya! Lebih baik kami ‘curang’ sedikit yang penting keluarga dibebaskan daripada harus ribet dengan urusan hukum. Salah sih, tapi ya mau gimana?

Salah satu kata yang saya ingin hindari dalam hidup adalah “hukum”. Saya tuh cemen banget, nggak suka kekerasan sama sekali. Nonton film action aja nggak suka, karena kasian kalau pemainnya dipukulin. Iya, saya emang remeh banget. Makanya saya paling ngeri kalau udah ada kasus nyerempet – nyerempet ke ranah hukum. Bawaannya udah panik duluan. Saya takut banget kalau orang – orang terdekat berurusan sama hal paling rumit yang satu ini!
Maklum, saya dan keluarga sama – sama awam soal hukum. Kalau denger kata hukum, pasti ingetnya ke pengacara dan kalau udah inget pengacara langsung kebayang gimana mahalnya mereka. Apalagi belakangan banyak pengacara yang lebih sering nongol di infotainment dibanding di persidangan. Maaf, bukannya menilai sebelah mata sih. Namanya orang awam, apa yang dilihat ya itu yang dipikirkan. Makanya saya takut banget berurusan sama hukum, takut nggak mampu nyewa pengacaranya sih huhuhu.

Terus akhirnya saya belajar sedikit – sedikit tentang hukum melalui Hukum Online. (Baca: Belajar Hukum Berkat Ulah Kasir Nakal) Tapi tetep sih, masih gemeter kalau harus berurusan sama hukum. Makanya ketika saya diundang datang ke blogger gathering Justika, saya penasaran sekaligus sumringah sendiri. Rasanya kayak kegalauan saya selama ini bakalan berakhir gitu aja. Kenapa?

butuh bantuan hukum buka justika aja

Karena ternyata Justika bisa ngebantu menyelesaikan permasalahan hukum dengan cara yang sederhana. Cuma perlu member informasi seputar bantuan hukum yang diperlukan, lengkap dengan kronologi yang sesuai dengan kenyataan agar bisa menjadi bahan awal bagi para praktisi hukum yang ada di Justika. Nantinya, akan ada banyak tawaran proposal dari para praktisi hukum. Proposalnya akan berisi profil, lingkup pekerjaan, estimasi harga dan penilaian proposal. Kalau sudah ada penawaran, saya hanya perlu memilih praktisi hukum yang sesuai dengan kebutuhan. Untuk proses seleksi, ada 3 tahapan yang akan dilalui, mulai dari pengumpulan proposal, seleksi proposal hingga pemilihan pemenang. Pemilihan pemenang ini maksudnya memilih praktisi hukum yang benar – benar sesuai dengan apa yang saya butuhkan. Kalau proses seleksi selesai dan kasus yang ditangani sudah selesai, jangan lupa beri review di Justika. Siapa tau nantinya ada orang lain yang butuh bantuan praktisi hukum juga kan?

butuh bantuan hukum buka justika aja
Alur Penggunaan Justika Bagi Masyarakat Yang Butuh Bantuan Hukum

Jangan khawatir soal keamanan, semua data dan percakapan yang terjadi dalam system Justika dilindungi oleh system khusus. Bahkan nggak semua pengacara bisa bebas bergabung dengan Justika. Ada syarat – syarat tertentu yang harus dilakukan oleh para praktisi hukum untuk bisa bergabung disini.

Bagi saya, Justika ibarat oase yang menyegarkan diantara pusingnya mikirin hukum. Sebelum mengajukan proposal, saya bisa dengan mudah memilih praktisi hukum dengan fitur filter. Mulai dari filter propinsi yang memudahkan memilih praktisi yang lokasinya dekat dengan kita. Bahkan sampai filter spesialisasi. Nggak cuma pengacara, di Justika saya juga bisa mencari notaries hingga penerjemah tersumpah.

Sepulang dari gathering bareng, saya langsung ubek – ubek website Justika. Takut kalau nantinya saya butuh bantuan sedangkan sayanya masih buta hukum. Saat lagi seru – serunya browsing, saya melihat sudah ada 300an lebih praktisi yang bergabung. Saya juga nggak mau ketinggalan dong, langsung isi formulir pendaftaran akunnya. Nggak sampai 5 menit, akun saya sudah jadi. Tapi ternyata nggak segampang itu sih bikin akun di website ini. Butuh verifikasi berupa nomer KTP sampai beberapa file pendukung. Bahkan ketika saya dapat email verifikasi pun saya harus menunggu dihubungi oleh tim Justika secara langsung. Saya jadi makin yakin para praktisi yang ada di Justika memang benar – benar yang terpilih. Makin tenang kan kalau misalnya kita ketemu pengacara, notaris dan penerjemah tersumpah yang benar – benar terpercaya?

Saya yang tadinya takut banget sama hukum perlahan – lahan mulai membuka mata. Hukum nggak seseram yang saya bayangkan sebelumnya. Menyewa pengacara pun nggak semahal atau sehedon yang ada di pikiran saya. Di Justika, saya bisa menemukan pengacara, notaris dan penerjemah tersumpah yang sesuai dengan budget dan keinginan saya. Kalau begini, rasanya saya mulai kehilangan satu phobia deh.

Anyway, teman – teman yang mungkin butuh bantuan hukum baik pengacara, notaris ataupun penerjemah tersumpah, buka Justika.com, deh. Atau mungkin ada yang butuh bantuan hukum probono alias yang gratis, di Justika juga ada. Pokoknya kalau butuh pengacara, buka Justika.com aja!



79 thoughts on “Butuh Bantuan Hukum? Buka Justika Aja!”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.