IBX581FD685E3292
Browsing Category:

About PutriKPM

tahun keempat

Rasanya udah beberapa minggu saya vakum menulis Jumat Curhat. Kangen pengen curhat dan melampiaskan perasaan saya di blog ini. Makanya saya kepikiran buat nulis perjalanan hubungan saya dan Odi di tahun ke-empat, 2015 kemarin. Tapi, nggak mau nulis yang bagus – bagusnya aja. Soalnya tahun lalu malahan banyak ributnya hahaha. Ini beneran curhat securhat – curhatnya anak LDR yang mulai bingung hubungannya mau diapain dan digimanain.

Share:

SAM_8339 copySebenernya nggak cuma hari Jumat aja sih saya curhatnya, hampir tiap hari malah muehehehehe. Tapi kan kalo isi blog ini semuanya curhatan menye – menye saya, lama – lama pembaca setia saya kabur semua. *sok femes* HAHAHA. Karena katanya (((katanya))) hari Jumat itu hari baik, jadi saya mau curhat membabi buta di blog ini tiap Jumat. So, mulai dari Jumat ini sampai saya bosen *hahaha* kalian bakalan nemuin postingan #JumatCurhat saya di blog ini.

Berhubung hari ini adalah hari jadian saya sama Odi, jadilah postingan pertama #JumatCurhat saya dedikasikan buat para pasangan LDR (long distance relationship) beda kota, beda daerah, beda negara, asalkan nggak beda agama ya gaes. Saya nggak berani utak – utik perasaan yang beda agama deh. Takut :’)

Share:

Nggak pernah kepikiran sedikit pun kalau saya harus menjalani operasi. Sekitar 3 minggu lalu, saya harus masuk Instalasi Gawat Darurat karena perut kanan bagian bawah sakit dan nyeri nggak ketolongan. Berawal dari sakit yang saya kira cuma nyeri haid biasa, ternyata malah bikin saya harus ngabisin belasan botol infusan. Pengalaman yang ngebuat saya sadar bahwa sehat itu mahal, dan kayak morning call buat saya buat semakin sayang sama tubuh saya sendiri. Ternyata begini toh rasanya sakit appendicitis.

wpid-2015-08-30-03.12.11-1.jpg.jpeg

Share:

Sebenarnya, postingan ini diposting sebulan lalu, tepat di ulang tahun pacarku. Cuma sayang, ada berbagai deadline dan tuntutan pekerjaan yang ngebuat postingan ini ketunda – tunda terus. Postingan ini bersifat curhatan, luapan perasaan dan kebanggaan tapi nggak dibuat – buat ya. Ini murni karena sesuai seperti yang aku rasain selama 4 tahun menjelang ke-5 tahun pacaran kami. Kenapa judulnya bangga? Iya, karena aku terlalu bangga sama Odi. Aku dan Odi LDR alias Long Distance Relationship, hubungan kami terpisah jarak sekitar 500 kilometer labih. Jakarta – Jogja, kayaknya sepele karena masih ada di pulau yang sama, memandang langit yang sama, dan masih dalam satu waktu yang sama.

Share:

“Bu, dadanya satu ya, pakai nasi biasa sama teh manis anget. Kamu apa, sya?”

“Kayak biasa aja.” Rasya menjawab singkat dan dingin.

“Mmm…” Doni berfikir sejenak, takut kalau ingatannya tak membantu mendinginkan keadaan dan akhirnya Rasya makin cemberut. “Pahanya satu lagi ya, bu!” Doni kembali berfikir mengingat nasi dan minuman yang biasa dipesan Rasya. “Nasinya uduk, minumannya es jeruk tapi jangan manis – manis soalnya kata pacar saya cuma saya yang manis banget.”

Rasya menahan tawanya, namun sepertinya Doni menyadari gerakan tubuhnya. Sambil mengusap mesra rambut wanita yang dicintainya, Doni menatap wajah Rasya.

“Kamu jelek Sya kalo cemberut gitu.” ujar Doni memelas. Namun suaranya terdengar sungguh – sungguh.

Share:
12