IBX581FD685E3292
Browsing Category:

healthy

travel-bra-by-wacoal-indonesia

Siapa yang sering heboh setiap packing buat nge-trip? Saya ngacung paling tinggi deh. Nggak hanya semalam atau dua malam, kadang-kadang nge-tripnya masih minggu depan hebohnya sudah dari sekarang. Ampun deh gemes sama diri sendiri!

Drama setiap packing itu nggak jauh-jauh dari pengen bawa ini bawa itu tapi tasnya nggak muat. Nggak beli bagasi tapi pengen bawa baju segabruk-gabruk. Terus akhirnya stress sendiri karena kok kayaknya nggak sesuai sama ekspektasi bisa ootd ganti-ganti kayak para selebgram hahaha. Sungguh saya ribetnya sereceh itu setiap liburan.

Share:
beli-asuransi-di-supermarket-asuransi-futuready

Bulan lalu, saya sempat cerita soal stresnya cari dokter gigi yang harganya pas sama kantong pegawai yang mau jadi manten: pas-pasan level yang nggak boleh boros soalnya uangnya buat nikah. Perjuangannya bener-bener melelahkan badan sama kantong juga. Selain karena ternyata dokter yang awalnya saya pilih itu masih masa probation – which is dia kurang telaten dan tambalan sementaranya itu nggak kokoh sama sekali – dan harga perawatannya ternyata hampir seharga hape iPhone jadul saya. Dan yang lebih menyedihkannya lagi, perawatan gigi di dokter yang saya lakukan kemarin itu nggak ter-cover asuransi bawaan kantor, jadi ya saya bayar tunai. :’)

Share:
mitos-dan-fakta-seputar-anyang-anyangan

Entah dari kapan, saya lagi tertohok banget sama pepatah, “Biasakan yang benar, bukan membenarkan yang biasa.” Kenapa? Karena ada kebiasaan buruk saya yang sebenernya nggak boleh dilakukan tapi tetep aja jadi hal yang rutin saya lakukan berkali-kali: nahan buang air kecil.

Kebiasaan jelek ini saya mulai dari SD, gara-gara salah satu guru saya punya kebiasaan merokok di toilet dan saya yang alergi asap rokok langsung no no ogah pipis di toilet sekolah. Akhirnya setiap kepengen pipis langsung ditahan sebisa mungkin supaya bisa buang air kecil di rumah.

Share:
semua-tentang-bra

[SPONSORED POST]

Mencari bra yang nyaman dan sesuai dengan kebutuhan saya itu bukan perkara mudah. Apalagi dengan kondisi badan overweight, pakaian luar aja susah banget ketemu yang pas apalagi pakaian dalam. Di tahun-tahun pertama menggunakan bra, saya struggling setengah mati. Setiap ke supermarket atau toko pakaian dalam, pasti saya selalu dipandang sebelah mata. Bahkan pernah mba-mba penjual bra menatap saya dengan tatapan intimidasi, seolah-olah dia ngomong “Siapa suruh punya badan gede banget?”. Detik itu juga saya langsung keluar dari tokonya dan nggak pernah balik-balik ke toko itu, sampai detik ini.

Share:
sunscreen-biore-uv-aqua-rich-watery-essence

Di tahun 2017 kemarin, saya dapat kesempatan untuk mencoba berbagai perawatan di beberapa klinik kecantikan. Salah satunya adalah PRP Treatment pertama saya di Youth & Beauty Clinic. Saat sesi treatment, therapist yang menangani saya menyarankan agar saya rutin menggunakan sunscreen supaya kulit nggak langsung terpapar sinar UV yang jahatnya minta ampun.

Share: