IBX581FD685E3292
Browsing Category:

Opini Saya

Jum’at, 29 Agustus lalu gue dapet undangan dari Mozilla Community Indonesia. Sebagai cewek yang pengen banget melek perkembangan IT dan socmed di Indonesia, gue nggak sia – siain kesempatan emas itu (beuh dramatisir abis). Dan bener aja, kesempatan yang nggak datang dua kali itu ternyata didatengin sama Gen Kanai, Director of Asia Community Engagement Mozilla. Pria tampan asal Jepang ini membagi – bagikan ilmu seputar Mozilla Community. Selain Gen, ada juga si cantik Michelle Thorne yang merupakan Global Strategist nya Mozilla Webmaker Mentor Team. Doi juga dateng langsung dari Jerman untuk bagi – bagi ilmu seputar Mozilla.

10645048_10202635272624798_6477499222831776624_n

Michelle Thorne lagi ngasih materi seputar Webmaker

 

10351385_10202635255104360_7171312798189767425_n

Gen Kanai, lagi say hello sama Volunteer asal Indonesia

Malam itu suasana Cafe Eatology di daerah Sabang Jakarta Pusat berubah riuh saat para Mozilla Volunteers asal Indonesia mengadakan mini games. Mungkin sebenarnya bukan games, tapi pengetahuan dasar tentang aplikasi kepunyaan Mozilla dan cara ikutan jadi volunteer di Mozilla. FYI, ternyata Mozilla belum ada kantor di Jakarta dan para volunteer dengan suka rela membagikan ilmu seputar Mozilla. Biasanya para volunteer ini punya visi misi dan kepedulian yang sama. Mereka peduli sama kondisi internet dan segala yang berhubungan dengan dunia maya di Indonesia.

Apa aja sih yang dipunyain sama Mozilla? Organisas non profit ini ternyata punya segudang aplikasi yang memudahkan kita dalam mengerjakan hal – hal yang berhubungan dengan internet! Nih gue kasih jelasnya ya!

  1. Mozilla Webmaker

Webmaker adalah aplikasi buatan Mozilla yang gunanya mempermudah kita untuk memahami apa yang ada dalam sebuah website. Sayangnya, gue nggak sempat foto webmaker yang diajarin sama Michelle karena terlalu fokus ngedengerin step by step penjelasannya. Intinya, dengan webmaker kita bisa mengubah tampilan sebuah web sederhana sesuai dengan keinginan kita. Webmaker sering dipakai para remaja di luar negeri untuk memudahkan para orang tuanya mengakses internet. Lo bisa pelajari aplikasi berguna ini dengan mengunduhnya di https://webmaker.org/

 

  1. Mozilla Student Ambassadors

Nah buat para mahasiswa atau alumni atau siapapun yang mau berkontribusi untuk kampusnya bisa menjadi Mozilla Student Ambassadors! Kegunaannya, lo bisa jadi wakil Mozilla di kampus lo dan kemungkinan lo diikutsertakan di setiap meeting atau event2 seru yang diadain Mozilla di Indonesia atau di luar negeri. Tertarik? Baca info lebih lanjutnya di https://wiki.mozilla.org/StudentAmbassadors

 

  1. Mozilla Add Ons

Bosen sama iklan yang ada di halaman web favorit lo? Pake add ons ajaaaaa! Ini ilmu penting banget yang baru gue tahu. Jadi, klik https://addons.mozilla.org/en-US/firefox/ dan klik Adblock Plus di bagian MOST POPULAR. Apps ini bakal ngebantu lo membasmi iklan – iklan menyebalkan di web yang lo buka.

 add on 1add ons 2

Contoh tampilan browser yang nggak pakai apps block ads

add ons 3

Tampilan browser setelah dipakaikan apps block ads

Dengan memakai apps block ads, lo bisa mengurangi pemakaian kuota akibat iklan yang sifatnya animasi/flash.

 

  1. SUMO a.k.a Support Mozilla

Jangan ngaku lo jago IT kalau belum join SUMO. Why? Dengan bergabung di komunitas SUMO lo bisa ngebantuin orang yang mengalami kesulitan menggunakan Mozilla. Sekalian nambah teman sekalian nambah pahala kan? Caranya lo buka link https://support.mozilla.org/en-US/ dan klik Volunteer For Mozilla Support. Lo bisa jadi Army di twitter, forum atau menulis artikel seputar masalah – masalah yang sering jadi kendala selama menggunakan Mozilla. Atau kalau lo bisa menggunakan berbagai macam bahasa, lo bisa membantu men-translate berbagai macam keluhan seputar Mozilla ke dalam bahasa yang lo kuasai.

 sumo

  1. WOMOZ a.k.a Woman and Mozilla

Komunitas ini dibuat karena Mozilla peduli terhadap wanita di seluruh dunia. Gunanya komunitas ini para wanita pengguna Mozilla bisa saling berinteraksi, bertukar pikiran atau sekedar diskusi serta sharing seputar Mozilla atau seputar wanita. Buat lo yang concern di dunia kewanitaan, lo mesti join karena komunitas ini seru banget lho! Isinya para wanita yang berasal dari berbagai latar belakang, suku dan budaya. Penasaran? Mungkin bisa baca – baca https://wiki.mozilla.org/WoMoz untuk info lebih lengkapnya.

 

  1. Mozilla Firefox OS

Mozilla Firefox kayaknya udah jadi salah satu web browser wajib dipunyai di PC ya? Karena mudah digunakan dan banyak fitur yang helpful banget nggak heran Firefox di Indonesia berkembang pesat. Sekitar 80% pengguna internet menggunakan Firefox sebagai browsernya. Dan kabar baiknya sebentar lagi akan ada Mozilla Firefox OS. Firefox OS ini akan ditanam di dalam sebuah smartphone. Bedanya OS ini dengan yang lain adalah bahasa pemrogragamannya menggunakan HTML. Jadi, buat yang suka utak – atik web atau HTML pasti excited banget nungguin launchingnya OS ini. Gue juga sih 😛 sayangnya kita kudu agak sabar karena belum ada waktu pasti kapan mulai launching di Indonesia.

os

 

Sebenernya masih ada segudang aplikasi berguna dari Mozilla yang ngebantu kita banget lho! Sayangnya dalam sesi yang cuma sekitar 2 jam itu kita belum bisa mengupas lebih jauh. Tapi so far ilmunya berguna banget bagi para internet user. Oh ya, di event itu para blogger dan tamu undangan juga dapet souvenir khas dari Mozilla lho! Gue dapet handband dan KUMI! Kumi itu berupa paper toy yang harus kita susun supaya menjadi bentuk utuhnya Kumi. Sayangnya, gue belum sempet ngebuat sampai selesai. Hiks T_T

Processed with VSCOcam

Pokoknya event #MozKopdarJKT malam itu memberikan banyak informasi dan ilmu yang berguna banget buat gue. Semoga ada kopdar lainnya yang materinya jauh lebih banyak dan lebih seru. Anyway, I’m Putri and I’m Mozillian 🙂

10524668_10202635812598297_8166705914819509653_n

 

 

Share:

Nonton film di bioskop emang udah kayak hal wajib yang gue lakuin tiap weekend, apalagi kalau filmnya rame diomongin di social media atau media – media lainnya. Dan kali ini, bukan karena habis baca review atau sinopsisnya, tapi karena adik sepupu kesayangan gue mengajak nonton Guardian Of The Galaxy dan dia kekeuh harus nonton filmnya hari itu juga. Awalnya gue agak males – malesan karena seminggu terakhir ini gue nggak terlalu banyak denger review film ini. Seperti kebiasaan gue sebelum – sebelumnya, gue nggak akan baca sinopsis film yg akan gue tonton. Why? Karena gue nggak mau berekspektasi terlalu banyak. Gue membiasakan untuk membaca sinopsis setelah nonton supaya gue bisa mereview secara subjektif dari sudut pandang gue.
Siang itu gue dan adik sepupu akhirnya sepakat nonton di XXI Grand Mall Bekasi. Gue dating jam 11.30 dan ternyata bioskop baru buka jam 12.30 ya mau nggak mau menghabiskan waktu sambil main muter – muterin mall yg nggak terlalu gede itu.
Sebelum baca review gue, mending baca sinopsisnya dulu:
Setelah 26 tahun diadopsi oleh cahaya yang datang ke bumi, Peter Quill menemukan dirinya menjadi target utama oleh para pemburu manusia setelah menjelajahi planet incaran Ronan.

 

18b149286ca6f2920e017bd5d2ffcbf5

Review:
Kalau lo butuh film untuk refreshing otak alias nggak usah terlalu mikir, lo wajib nonton film ini! Keren! Dengan plot yang dibuat standar, penonton diajak berjelajah ke planet lain, planet Nova. Sasaran utama Peter Quill (diperankan oleh Chris Pratt) adalah sebuah orb yang mempunyai kekuatan yang bisa menghancurkan dunia. Peter yang diperintahkan oleh ayah-angkatnya, Yondu Udonta (Michael Rooker), menemukan sebuah orb berbentuk bulat yang di dalamnya terdapat kepingan berwarna ungu yang bisa member kekuatan bagi mereka yang memegangnya. Ternyata Peter tidak sendiri, ada Gamora (Soe Saldana) yang merupakan anak tiri Ronan yang juga diperintahkan untuk memburunya.
Film terasa lebih seru saat Rocket yang merupakan sebuah Rakun (disulihsuarakan oleh Bradley Cooper) dan sebatan pohon bernama Groot (disuarakan oleh Vin Diesel) juga berburu orb tersebut di planet Nova. Semenjak ada Groot, suasana film lebih hidup karena ternyata si Groot nggak bisa ngomong apa – apa selain ngomong “I’m Groot” hahahahha.
Seperti film – film superhero lainnya, Peter akhirnya bergabung dengan Gamora, Rocket serta Groot. Saat mereka ber-4 tertahan di penjara, mereka bertemu dengan Drax (Dave Bautista) yang ternyata ingin membalaskan dendamnya kepada Ronan (Lee Pace). Ternyata, Gamora pun punya dendam kesumat kepada keluarganya. Ternyata seorang Super Hero punya masalah yang bikin mereka jadi loser. Di film ini diceritakan bahwa masing – masing super hero punya masalah pribadi dan mereka mencoba membalaskan dendamnya masing – masing.

 

guardians-galaxy-big
Akhirnya dibantu Yondu Udonta (Michael Rooker), ke – 5 superhero (Peter, Ganora, Drax, Rocket dan Groot) menyerang Ronan, Nebula (Karen Gilan), dan pasukannya. Sedihnya, Groot mati dalam peperangan. Namun Rocket menanam batangnya di sebuah pot dan akhirnya baby Groot tumbuh berkat air mata kehilangan Rocket.
Film keluarga yang pas ditonton untuk remaja atau anak diatas 10 tahun ini bisa ngebuat weekend makin seru. Nonton ya guys!

Rate: 7/10

 

Share:

transformers_age_of_extinction_grimlock-optimus-poster2-610x892

Di tahun 2014 banyak sekuel film wajib tonton tayang di bioskop, Transformers salah satunya. Gue akui, gue sangat suka dengan film animasi yang bercerita tentang Deceticon melawan Autobots ini. Dari sekuel pertamanya, gue jatuh cinta dengan sosok Sam, Bumble bee dan Optimus Prime. Saking cintanya, gue pastikan selalu nonton premiere sekuel nya di bioskop. Ngomong – ngomong soal sekuel, Transformers kembali hadir memuaskan rasa kangen para pecintanya dengan film terbarunya bertajuk Transformers: Age Of Extinction. Dan gue akhirnya berhasil nonton film ini pas malam takbiran kemarin. Telat banget sih emang, ini karena kerjaan gue yang makin agak banyak, tapi karena gue ngefans banget sama film ini akhirnya gue nemuin momen yang pas buat nonton.

Awalnya gue sengaja nggak baca sinopsis nya dan udah PD bahwa gue bakal nemuin Sam atau siapapun orang – orang yang gue kenal di film ini. Ternyata gue salah, no more Sam Witwicky! Yup, ternyata kehadiran Sam diganti dengan Cage Yeager yang diperankan oleh Mark Wahlberg . Awalnya agak sedikit kecewa karena gue berharap bisa ngeliat muka Shia Labeouf . Tapi semua kecewa langsung dibayar dengan keseruan yang dimulai dari awal hingga akhir. Cage yang seorang single parent dan juga si pengumpul barang bekas. Dan tanpa nggak sengaja Cage jatuh cinta sama sebuah truk tua yang ternyata adalah Optimus Prime. Kejadian demi kejadian menegangkan dan mengancam jiwa Cage dan Tessa (diperankan oleh Nicola Peltz) putri tunggalnya langsung bermunculan satu demi satu. Para agen CIA masih menganggap Optimus Prime dan kawan – kawannya adalah bagian dari Decepticon yang membahayakan bumi. Filmnya semakin seru saat hadirnya Joshua Joyce (Stanley Tucci) si pemilik perusahaan KSI yang berniat menduplikasi para Autobots ke versi modern. Sayangnya Joshua salah memilih objek sehingga yang ia duplikasikan ternyata adalah para Decepticon yang mempunyai misi untuk menghancurkan bumi.

Transformers-4-Age-of-Extinction-Optimus-Prime-Poster

Film karya sutradara Michael Bay ini sebenarnya ditujukan untuk remaja. Cuma kemarin gue nonton dengan dikelilingi para anak – anak yang mendewakan Optimus Prime. Nggak heran di sekuel kali ini semakin banyak adegan action para Autobots yang berusaha melawan Decepticon yang ingin memiliki benih untuk menghancurkan bumi. Kali ini Optimus Prime tak hanya dibantu oleh para Autobots, tapi juga dibantu oleh para Decepticon yang berhasil diajaknya bekerjasama dan juga dibantu oleh Cage yang berusaha mati – matian sekuat tenaga untuk melawan Galvatron, si Decepticon buatan KSI.

Transformers-Age-of-Extinction-Desktop-Images

Di akhir film kita disuguhkan pertanyaan besar, “Apakah Optimus Prime berhasil melawan Decepticon?” Gue rasa jawabannya ada di film selanjutnya. Nggak sabar nunggunya! Film ini bisa masuk ke list wajib nonton loh. Jadi, sempetin buat nonton filmnya ya!

Rate: 7/10

Share:

 Yang-Paling-Ditunggu-Pas-Bulan-Puasa1sumber

Akhirnya, setelah menstruasi yang dateng tanpa permisi di awal ramadhan, 3 hari lalu gue mulai berpuasa. Dan ternyata puasa yang emang wajib bagi umat muslim ini agak sedikit sulit gue lakuin. Karena penyesuaian perut buncit yang kadang nggak tahu diri dan terlalu kenal jam. Nggak tahu dirinya karena suka bunyi krocok… krocok… tanpa permisi, bahkan perut gue pernah konser waktu gue meeting sama klien dari luar negeri. Alhasil gue pura – pura ngoceh dengan suara yang agak digede – gedein biar doi nggak curiga. Perut gue emang terlalu kenal jam, padahal gue nggak pernah ngeliat perut gue kenalan sama jam, kan jam dipakenya di tangan. Aneh. Setiap jam 12 siang, perut gue langsung perih nggak karuan. Kalo dia bisa ngomong, gue rasa perut gue teriak – teriak dan memelas ngadu ke orang – orang kalo gue menelantarkan dia.

Demi puasa yang emang hukumnya wajib, gue harus tahan godaan. Nggak Cuma iman, mata juga mesti dijaga. Soalnya ini tahun pertama gue puasa di kantor yang baru, yang jelas – jelas 2 jam perjalanan dari rumah T_T tapi gue mesti semangat demi mengejar THR yang cair sore ini. *Jingkrak*

Ngomong – ngomong soal godaan, pas puasa kita nggak cuma nahan lapar dan haus aja, tapi juga nahan hal – hal negatif dan ngegantinya dengan yang positif alias berburu pahala selagi bisa. Nah selama puasa, ada 2 macam godaan yang tanpa lo sadarin bakal ada selama lo menjalankan ibadah wajib bagi umat muslim ini.

Tata Cara Berpuasasumber

Yang pertama, godaan dari dalam diri, alias godaan dari elo-nya sendiri.

Godaan buat nggak minum air dingin di kulkas yang anginnya bikin ngantuk kalo pintunya dibuka. Serius deh, gue pernah hampir batal gara – gara mandang deretan botol minuman yang mulai berembun di pintu kulkas. Ngebayanginnya aja udah ngiler, tapi akhirnya gue sadar itu dosa. Gue sedih, perut gue krucuk – krucuk lagi. Kalo gue nggak kuat iman, pasti gue dengan muka tanpa dosa langsung ngambil botolnya dan menumpahkan air segar itu ke mulut gue. Tapi rupanya sisi baiknya gue masih sayang dan nahan gue untuk melakukan hal – hal yang tidak kita inginkan. #Lah -_- Oke skip godaan yang ini karena kayaknya cuma gue yang ngalamin.

Godaan buat pura – pura nggak puasa. Ceritanya, gue punya temen. Sebut saja namanya Karen (karena dia cewek, mungkin kalau dia cowok namanya Karel :p), pas gue ketemu dia di toilet, dia mukanya seger banget. Gue ajak shalat (ceilah gue anak alim banget yak) dia ngegeleng, oke gue pikir dia lagi M. Seminggu kemudian, giliran gue dapet tamu bulanan. Karena ruangan gue ada pintunya, gue makan siang di ruangan gue, lalu dia dateng ke ruangan gue dan ngajak makan bareng. Gue agak sedikit aneh, ini cewek beneran M atau pendarahan? -_- lazimnya cewek, masa M itu antara 3 – 10 hari. Okelah gue masih husnudzon, dan saat gue M yang ke 5 harinya, ini Karen masih ngajak makan siang di luar. Karena sifat kepo gue yang nggak bisa gue hindari, gue nyeplos aja. “Lo masih M, Ren?” dia manggut. “Lama banget M nya?” gue makin penasaran. Dia cengengesan, gue makin kepo. “M nya Males ya artinya?” Terus dia nyengir “Ya abis, gue laper heheheh.” Dan jadilah gue mamah Dedeh wanna be nasehatin dia ini itu. Satu hal yang gue inget adalah ayat di bawah ini:

firman-allah-wajib-puasaSumber

Menurut gue, sayang banget lho kita ngelewatin puasa di bulan penuh berkah. Kan lumayan bisa melatih hawa nafsu sekalian ngerasain penderitaan temen – temen kita yang kurang mampu :”)

Godaan buat nggak sebel sama orang lain. Kadang gimana ya, sebaik – baiknya orang pasti ada saatnya kesel nya udah keubun – ubun dan bawaannya udah ilfeel sama orang itu.

Godaan buat nggak emosi. Dan entah kenapa pacar seolah – olah diciptain buat ngelatih rasa sabar. Setiap puasa, kayaknya pacar gue langsung berubah nyebelin dan ngeselin. Rasanya gue pengen makan dia pas buka puasa.

Godaan buat nggak ngegebet pacar orang. Skip aja ya.

Selain dari dalam diri, godaan yang kedua adalah godaan dari luar diri a.k.a godaan dari lingkungan dan sekitar lo.

Godaan buat nggak ngegosip. Jujur aja, nggak Cuma cewek tapi cowok juga hobi ngegosipin orang. Ngegosipin para suporter piala dunia 2014 yang seksi dan bohay – bohay lagi jadi tren di kantor gue. Apa lo juga gitu?

Godaan buat bohong. Kadang lo kesiangan berangkat kerja karena dari abis sahur terus lo ketiduran dan bangun – bangun udah jam 9 pagi. Terus pas sampe kantor lo boong sama bos lo dengan alesan macet parah atau kesiangan dan nggak sahur biar bos lo simpatik dan nggak jadi ngomel, kan? Godaan bohong kayak gini emang berasal dari luar diri lo karena lo kepepet dan takut THR lo nggak turun. Sabar, you never walk alone karena gue pernah ngelakuin. Hahahahahha

Godaan nyuri – nyuri waktu kerja buat ikutan NgaBLOGburit. SKIP……

3

Godaan iklan sirup marjan. Dari umur gue 10 tahunan yang mulai rutin puasa ramadhan, godaan terbesar gue adalah iklan sirup marjan. Bayangin aja ya, itu sirup dicampur pake buah segar dan warnanya kalo nggak merah ya ijo, ajib ngiler banget. Dan biasanya iklannya jadi petunjuk waktu buka karena ditayangin pas banget sebelum adzan maghrib.

Nah itu diatas adalah godaan – godaan selama bulan puasa yang gue alamin, gimana sama lo?

 

 

Share:

“Dare to dream and most importantly, dream big.” Begitulah bunyi quote dari seorang pengusaha sukses asal Indonesia bernama Iwan Sunito. Kita memang harus berani bermimpi agar bisa sukses menjadi apa yang kita cita-citakan. Ya, Iwan Sunito adalah CEO sekaligus Co-Founder Crown Group, perusahaan properti yang sukses menjual ratusan unit apartment di Australia yang lahir dan tumbuh besar di Indonesia, tepatnya di Surabaya dan Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah.

Iwan_Book_sittingonwharf

Siapa sangka ternyata Iwan Sunito pernah mengalami masa – masa sulit saat tinggal di Indonesia? Iwan Sunito lahir di Surabaya dan tumbuh remaja selama 12 tahun di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah. Dengan segala kesederhanaan hidupnya, Iwan belajar hidup disiplin, menghargai hidup dan tak kenal lelah dalam berusaha. Setelah lulus SMP, ia melanjutkan pendidikannya di Surabaya. Dan saat berumur 18 tahun, ayahnya mengirimnya untuk bersekolah di Sydney, Australia. Kepindahannya ini menjadi hal yang sangat menantang baginya karena selama bersekolah di Indonesia, ia adalah salah satu murid yang tak memiliki prestasi yang menonjol, bahkan bisa dikatakan ia termasuk anak yang bandel.

Iwan_Book_Image_5_BoatTrip_ArutRiver

Iwan Sunito kemudian belajar desain arsitektur di Universitas New South Wales dan berhasil lulus dengan nilai memuaskan serta kemudian melanjutkan gelar masternya. Ia memulai kariernya sebagai karyawan arsitek untuk Cox Richardson Arsitek, sebuah firma yang cukup besar di Australia. Lalu kemudian ia berfikir untuk menjalankan usahanya sendiri akan jauh lebih baik dibanding bekerja sebagai karyawan. Dan akhirnya di tahun 1996 bersama dengan Paul Sathio, rekan bisnisnya, ia mendirikan Crown Group tepat empat tahun setelah kelulusan kuliahnya. Crown Group berhasil mengumpulkan momentum dengan rentetan proyek – proyek sukses di tahun – tahun berikutnya.
Iwan Sunito adalah orang kelahiran Indonesia pertama yang mendapatkan penghargaan Ernts & Young Entrepreneur of the year Award di Australia. Ia juga aktif dalam pembinaan anak – anak muda dan seorang pembicara internasional dalam dunia bisnis baik di Sydney maupun di Indonesia.
Di tahun 2014 ini, Iwan Sunito bersama – sama dengan Gramedia meluncurkan buku pertama yang berisi tentang 13 prinsip kesuksesan hidup dan kutipan – kutipan bernakna yang merubah hidupnya ini telah menuai sukses ketika pertama kali diperkenalkan di Jakarta pada bulan Mei lalu.
From Borneo to Bloomberg Book Cover
“From Borneo to Bloomberg” adalah cerita tentang keuletan dan kesuksesan. Sebuah kisah perjalanan seorang anak manusia bernama Iwan Sunito yang harid di Surabaya dan menghabiskan masa kecilnya di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah.

Iwan berharap siapapun yang membaca bukunya akan mendapatkan inspirasi dan menjadikannya acuan dalam menjalani hidup.

Books Image

Penasaran apa saja prinsip kesuksesan hidup Iwan Sunito? “From Borneo to Bloomberg” akan diluncurkan serentak di seluruh Gramedia di Indonesia tanggal 28 Juni 2014.

Share:

Cuaca Jogja mulai memanas, siang itu gue sengaja pergi ke daerah Jakal alias Jalan Kaliurang Jogja untuk beli oleh – oleh untuk keluarga dan temen – temen di Jakarta. Setelah menempuh perjalanan kurang lebih satu jam, si pacar ngajak ngadem sekalian makan siang di café yang lokasinya di sekitar daerah Kaliurang, Madam Tan. Café yang mungkin bisa disebut sebagai restoran ini menawarkan konsep homey. Saat gue baru masuk, wangi makanan langsung menyerbu karena restoran ini memiliki dapur terbuka yang menyatu dengan teras yang dihiasi banyak sofa dan kursi empuk. Suasana ala rumahan sangat terasa kental, apalagi karena pemilihan warna sofa yang didominasi warna hijau dan orange yang membuat restoran ini terasa seperti rumah kedua yang nyaman.

 

Share:

Image

Mayor William Cage (Tom Cruise), seorang perwira di AS yang terpaksa harus menjalani pertempuran yang sebenarnya. Pertempuran itu hanya merupakan bentuk misi bunuh diri karena harus berjuang melawan serangan alien yang entah dari mana datangnya. Alien tersebut disebut dengan nama Alpha. Cage bersama sejumlah anggota militer lainnya harus berjuang melindungi diri dari serangan Alpha yang siap menyerang kapan saja.

Dari awal film, penonton disuguhkan dengan plot maju mundur, saat Cage terbangun dari tidurnya ternyata ia sudah berada di pangkalan militer dan besok paginya ia harus menggunakan baju besi yang membuatnya tampak seperti robot. Cage yang tak pernah berada di situasi segenting itu merasa kebingungan. Hingga akhirnya ia bertemu dengan prajurit wanita yang cukup menarik perhatiannya. Namun tak berapa lama prajurit yang bernama Rita Vrataski (Emily Blunt) itu mati diserang Alpha. Dan kemudian Cage pun mati pula. Namun anehnya, setiap Cage terbunuh setiap itu pula ia mengulang hari yang sama.

Image

Hingga akhirnya setelah kematiannya yang kesekian kali, Rita meminta Cage untuk menemuinya saat ia terbangun. Dan benar saja saat Cage terbangun ia langsung mencari Rita yang dikenal dengan Angel of Verdun karena Rita pernah berhasil membunuh Alpha di Verdun. Rita juga memiliki kelebihan yang dimiliki Cage dulu, namun setelah ia mengalami kecelakaan dan harus ditransfusi darah ia kehilangan kemampuannya. Namun ternyata pusat dari penyerangan alien itu bukan Alpha, melainkan Omega yang lokasinya tak diketahui siapapun.

Rita mengajarkan Cage untuk bertahan hidup dan sebisa mungkin melawan Alpha, apabila Cage gagal maka Rita akan membunuhnya. Begitu seterusnya hingga Cage dan Rita diserang sejumlah pasukan yang mencoba menggagalkan aksi mereka. Cage kekurangan darah hingga harus di transfusi. Hal itu membuatnya putus asa karena kekuatannya telah lenyap seketika.

Berbekal keinginan untuk membasmi serangan yang telah menghancurkan kota, akhirnya Cage berhasil mengajak pasukan J untuk membantunya dan Rita membunuh Omega. Mereka terbang ke Prancis namun ternyata Alpha menyerang pesawat mereka. Mereka berusaha sekuat tenaga untuk menyerang Alpha yang jumlahnya puluhan kali lipat dari mereka. Hingga akhirnya seluruh pasukan J tewas, dan hanya Rita dan Cage yang masih hidup.

Image

Dalam kegalauan karena Cage tak mampu mengulang hari, mereka berdua mencoba menyerang Alpha dan Omega. Rita berhasil memancing perhatian satu Alpha sehingga membuat Cage bebas memburu Omega yang berada di bawah dam. Hingga akhirnya Cage berhasil mengebom Omega walaupun mempertaruhkan nyawanya. Namun cairan Omega mengalir di dalam darah Cage sehingga ia kembali mengulang hari.

Di bagian akhir, Cage terbangun dan tetap menjadi Mayor yang melihat pasukan J latihan menghadapi perang. Cage pun bertemu dengan Rita yang tak mengenal dirinya. Endingnya, cukup bahagia karena alien berhasil di basmi tanpa mengorbankan satu nyawa pun.

Review: Film yang cukup membuat kita berfikir selama menontonnya. Karena adegan Cage mengulang hari terjadi puluhan kali. Tapi cocok buat ditonton sama pasangan atau sama keluarga karena sosok heroik Tom Cruise sesekali diselipi adegan-adegan lucu yang membuat kita tertawa.

 

Rating : 8/10

Share:

Weekend kali ini gue menghabiskan waktu dengan berkunjung ke sebuah museum di daerah Kramat (sekitar Salemba sebelum Senen) Jakarta Pusat. Museum Sumpah Pemuda, begitu kata-kata yang tertulis dalam sebuah plat yang menjulang tinggi di depan gerbangnya. Tempatnya berbentuk seperti rumah tua bergaya aksitektur Betawi tempo dulu. Tapi begitu masuk, rasa panas yang sempet ngebuat keringet mengalir deras langsung dibayar dengan angin yang ditiup sama air conditioner yang dipasang disudut-sudut ruangan.

1

Di bagian depan, gue langsung ngeliat patung 3 orang pemuda Indonesia yang menggambarkan tentang detik-detik perumusan naskah ‘Soempah Pemoeda’.

2

Berpindah ke ruangan sebelah kanan, ada bagian sudut museum yang dikasih sofa panjang yang nyaman banget buat duduk-duduk sambil ngebaca-baca informasi yang dipasang disetiap pojok ruangan.

3

Bergerak kearah dalam museum, ada sebuah biola yang bersejarah dalam terciptanya beberapa lagu-lagu perjuangan. Diantaranya ada Indonesia Raya, Tanah Airku dan lain-lainnya. Udah jelas banget dong ya berarti biola itu punyanya bapak WR. Supratman.

4

Ruangan di samping biola bapak Wage Rudolf Supratman ada patung sepasang bapak yang sedang membaca sebuah surat kabar tempo dulu. Sayangnya, gue lupa nama kedua orang tersebut karena nggak sempat baca petunjuk patungnya.

6

Dan di bagian paling belakang museumnya, ada patung bapak WR. Supratman sedang memainkan biolanya, kemungkinan sih dia memainkan lagu Indonesia Raya soalnya di belakang patungnya ada tulisan lagu Indonesia Raya lengkap dengan not baloknya.

7

Dan di dinding-dinding museum juga dipasang beberapa surat atau perjanjian Sumpah Pemuda yang diadakan pada tanggal 28 Oktober di masa silam ini.

8

Harga tiket museum yang sangat murah yaitu Rp. 2.000 untuk dewasa / perorangan dan Rp. 1000 / orang apabila berkunjung bersama minimal 10 orang lainnya ini menurut gue sangat-sangat murah. Kenapa murah? Di dalamnya lo bisa ngeliat sejarah para pemuda Indonesia yang berjuang untuk merdeka di negaranya sendiri. Saran gue sih, lo mending ajak adik atau saudara atau anak lo kesini supaya mereka tau gimana perjuangan pemuda pemudi Indonesia. Dan supaya mereka juga bisa mengisi kemerdekaan dengan hal – hal yang positif.

9

Museum Sumpah Pemuda ini juga cocok lho buat lo yang mau menghabiskan weekend atau liburan dengan hal yang positif, fun dan menambah wawasan lo juga pastinya. Happy holiday! J

Share: