IBX581FD685E3292

Lamaran Hemat Budget, Pilih Jas atau Batik?

Lamaran Hemat Budget, Pilih Jas atau Batik?

Saya masih menyicil beberapa artikel tentang momen-momen lamaran antara saya dan Odi di akhir bulan Juli lalu. Rasanya pengen nulis banyak hal, mulai dari budget, pemilihan tanggal sampai baju yang kami kenakan. Karena temanya sederhana dan hemat budget, kami berdua sepakat untuk pakai pakaian seperti pada umumnya: saya pakai kebaya dan Odi pakai batik serta celana hitam.

Awalnya, kami sempat galau apakah Odi harus memakai jas pria atau cukup dengan batik yang seragam dengan rok bawahan kebaya saya. Setelah dihitung-hitung biayanya, akhirnya kami mencoret jas dan semakin yakin memilih batik berwarna perpaduan ungu dan merah muda sebagai seragam kami berdua.

Urusan pakaian pria saat lamaran sebenarnya juga sama pentingnya dengan pakaian yang akan digunakan oleh wanita. Kalau misalnya saya-nya gonjreng banget pakai kebaya lengkap, makeup on dan hijab do yang udah oke banget, masa iya Odi-nya nggak mengimbangi? Makanya kami berdua pengen ada nuansa yang sama atau seragaman supaya kelihatan serasi saat difoto.

Rules lamaran 2018: harus bagus pas difoto. LOL.

Kami memilih ITC Cempaka Mas sebagai lokasi belanja baju lamaran. Selain lokasinya yang dekat banget sama rumah, ITC ini juga mirip-mirip Pasar Tanah Abang tapi agak lebih modern. Mungkin bisa dibilang mirip Thamrin City kali ya? Jadi ya kami berharap biaya untuk baju lamaran ini masih masuk akal atau malah pengennya murah dan harga grosiran. Untuk yang mau cari bahan kebaya atau bahan jas pria, bisa naik ke lantai 5 ITC Cempaka Mas ya karena itu pusat tekstilnya. Bahan apa aja ada, harganya pun beragam dari yang murah sampai yang bikin geleng-geleng kepala.

Setelah muter-muter 10 menit, kami langsung tertarik sama satu toko bahan yang letaknya persis di dekat eskalator. Mata saya langsung tertuju sama bahan brukat berwarna merah jambu yang cantik banget. Setelah tektokan harga, akhirnya saya dapat bahan untuk kebaya seharga Rp 450ribu aja.

Selesai urusan kebaya, ternyata toko yang kami pilih juga punya pilihan batik yang lucu-lucu. Pilihan kami berdua jatuh ke batik dengan motif deret, berwarna ungu-merah muda-samar biru. Sederhana, tapi menurut saya pribadi cantik dan kalem banget. Bahannya pun halus dan adem kalau dipakai. Nggak takut kepanasan lah pokoknya. Setelah jatuh cinta, langsung aja kami beli bahannya untuk dijadikan kemeja dan bawahan rok kebaya saya.

LAMARAN HEMAT BUDGET PUTRI ODI LOVESTORY

28 Juli 2018. Momen lamaran kami berjalan dengan sangat lancar dan sesuai harapan. Tamu yang hadir pun memuji dandanan serta pakaian yang saya dan Odi kenakan. Kesan sederhana tapi rapih benar-benar terpancar dari pakaian yang kami pakai. Kami berdua benar-benar bersyukur akhirnya memilih pakai kebaya – batik untuk lamaran kami. Walaupun tetep sih, pas nikahan nanti pengen ada unsur jas-nya. Jadi ya lihat nanti aja ya ada kejutan apa pas pernikahan kami berdua hahaha.

By the way, saya jadi pengen kasih masukkan untuk para groom to be yang mau lamaran atau mau memilih pakaian yang pas saat hari bahagia nanti. Hal-hal ini juga yang saya dan Odi tanyakan ke diri kami masing-masing, sengaja begitu supaya nggak ngerasa menyesal pun nggak ngerasa salah pilih bahan pakaian. Maklum, mood calon penganten itu naik turun banget lho hahaha. Saya sama Odi entah sudah berapa kali saling meninggikan suara dan diem-dieman selama nyiapin pernikahan. Duh, malah jadi curhat hahaha.

Oke, ini tips untuk memilih jas pria atau batik untuk hari bahagia kamu:

  • Tentukan lokasi acara. Kalau acaranya di dalam rumah atau outdoor, kudu dipikirin kemungkinan kepanasan saat pakai jas. Tapi kalau acaranya di gedung yang full AC, mau pakai jas terus pakai rompi dalamannya juga pasti bakalan tetap nyaman lah.
  • Tentukan budget. Hal ini penting banget karena biaya bikin atau beli jadi kemeja batik itu beda banget sama jas. Kemarin, batik semeternya sekitar Rp 50 ribuan aja, batik yang sudah jadi pun sekitar Rp 200 – Rp 500 ribuan. Ini bahan yang bagus banget ya. Sedangkan untuk jas pria harganya mulai Rp 500 ribu sampai jutaan rupiah. Lumayan ngerogoh kocek dalam kalau misal kekeuh mau pakai jas tapi budgetnya batik. :p
  • Sesuaikan dengan konsep acara. Jangan Cuma gara-gara lucu atau pengen terlihat ganteng terus pakai jas padahal acaranya santai bahkan jauh dari kesan formal ya. Nggak pengen kan saltum alias salah kostum selama acara?

Kurang lebih itu aja sih beberapa tips dari saya, calon istri yang kemarin juga sibuk cariin jas pria buat calon suami. Hahaha. Mengapa saya masih ngakak kalau inget sebentar lagi mau nikah ya. Time flies :’)

 

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh PUTRIKPM – Content Creator 🇲🇨 (@kpmputri) pada

Semoga cerita dan sarannya berguna untuk teman-teman yang lagi mau cari jas pria atau kemeja batik buat lamaran atau pernikahan. Lancar-lancar ya semua rencana indahnya!

Sakura Collagen Meiji Indonesia



29 thoughts on “Lamaran Hemat Budget, Pilih Jas atau Batik?”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.