IBX581FD685E3292
in Beauty and Lifestyle, beauty review, Lomba Blog

Konten Kreator Juga Manusia, Makanya Butuh GoMassage!

at
konten-kreator-juga-butuh-gomassage

“Halah kerjaanmu kan cuma ngetik-ngetik doang. Masa gitu aja capek?”

“Ah kamu mah enak deh, kerjamu cuma foto-foto terus upload kan?”

“Sok sibuk deh, padahal sehari-harinya cuma mainan hape doang.”

…dan masih banyak ‘cuma’ lainnya yang selalu diucapkan ke saya selama hamper 6 tahun terakhir menjadi bekerja dan berkarya di dunia digital.

Saya akui, menjadi kreator konten digital memang terlihat mudah. Kelihatannya hanya megang smartphone atau mainan laptop, padahal sedang edit caption atau sedang edit video dan foto. Kelihatannya hanya nyengir sambil ngobrol-ngobrol sambil divideoin, kenyataannya sedang mengingat-ingat materi yang diberikan dan berusaha untuk ngomong senatural mungkin dan nggak salah menyebutkan nama brand. Memang, menjadi kreator konten digital terkesan pekerjaan yang nggak butuh effort, padahal ada banyak hal yang harus kami – atau setidaknya saya, persiapkan dan lakukan selama membuat konten.

 Perjuangan-perjuangan menjadi pekerja konten ini kadang membuat saya harus bekerja ekstra memenuhi tuntutan deadline. Nggak jarang saya harus lembur – tidur larut malam – telat makan – lembur lagi, demi sebuah konten. Capek? Iya pasti, tapi saya bahagia bisa menyalurkan opini dan pendapat saya dengan karya. Lelah? Tentu saja, badan saya kadang rasanya rontok dan harus saya samarkan dengan senyum sumringah ketika kamera kembali membidik ke arah saya.

Tapi, namanya juga manusia ya. Kadang kalau lelahnya sudah keterlaluan, badan nggak akan bisa bohong. Maunya rebahan aja gitu, melupakan seluruh deadline sejenak sampai ketiduran. Bangun-bangun sih nggak langsung segar, yang ada malah makin ngerasa capek dan otakpun nggak bisa diajak mikir. Kalau sudah begini artinya saya harus mendapat pertolongan ekstra: dipijat dengan si mbak terapis kesayangan.

Si mbak yang nama aslinya adalah Darmayanti, adalah terapis langganan saya di GoMassage. Awal kenal beliau sih cuma iseng, pas mesen GoMassage di aplikasi GoLife eh dapetnya Mbak Yanti. Pertama kali coba, langsung ngerasa sreg, dan untungnya saya bisa menjadikan beliau sebagai Terapis Favorit dan memesan jasanya berulang kali pakai aplikasi Go-Life.

Semenjak layanannya masih di dalam aplikasi GoJek hingga sekarang berada di dalam aplikasi GoLife, sudah nggak terhitung berapa kali saya menggunakan layanan-layanan yang tersedia. Mulai dari GoMassage – yang paling rutin saya akses, GoClean, GoGlam hingga GoFix. Selain itu juga ada GoAuto, GoDaily dan GoLaundry. Kepraktisannya membuat hidup saya jadi lebih mudah. Saya nggak perlu keluar rumah dan cukup pesan jasanya hanya pakai ponsel. Hemat tenaga, hemat uang pula karena ada banyak voucher diskon tiap bulannya.

Dari semua layanan yang ada di GoLife, GoMassage jadi salah satu layanan andalan yang paling rutin banget saya order. Minimal sebulan sekali lah, atau kalau lagi sering kerja di lapangan, dua minggu sekali order adalah hal wajib buat saya. Dengan beragam pilihan layanan pijat mulai dari Body Rejuvenation, Reflexology, Beauty Massage, Advanced Massage, Mom & Kids Massage sampai Service at Event yang bisa langsung dipesan dan datang ke acara khusus kita sendiri. Selain banyaknya layanan perawatan, di GoMassage juga kita bisa memilih terapis yang diinginkan dan lamanya durasi perawatan yang diinginkan. Mulai dari 60 menit – 90 menit hingga 120 menit. Kalau favorit saya sih Body Massage dan Foot Reflexology selama 90 menit serta memilih terapis perempuan. Kalau suami saya sih ya pasti milih terapisnya laki-laki. Tapi tenang aja, para mitra GoMassage dilengkapi pelatihan untuk menghindari terjadinya kejahatan atau kekerasan seksual selama proses perawatan dilakukan. Insya allah aman.

Ngomong-ngomong tentang pijatan favorit, ada alasan tersendiri kenapa saya pilih Body Massage dan Foot Reflexology. Karena badan udah pasti lelah sehabis bikin konten, dan kaki rasanya pegal banget kalau habis datang ke event blogger atau sekedar bikin konten video. Jadi dengan memilih paket ini, ngerasanya udah paket komplit yang dibutuhkan badan saat sedang lelah-lelahnya.

Dan dari paket perawatan ini pula akhirnya saya ketemu sama Mbak Darmayanti, atau yang paling sering saya panggil Mbak Yanti, terapis GoMassage yang sudah jadi favorit saya beberapa bulan belakangan ini.

Mbak Yanti seorang ibu muda yang bekerja demi anak-anaknya, dia juga nggak sungkan untuk tanya-tanya tentang media sosial dan hal-hal yang saya kerjakan. Bahkan pernah suatu kali dia bilang pengen jadi blogger cuma masih bingung mulai dari mana. Selama pijat, Mbak Yanti selalu berusaha membuat pelanggannya nyaman. Selalu on time, bersih dan wangi, pun pijatannya bisa pas banget di bagian-bagian yang emang lagi kaku-kakunya.

Beruntunglah GoMassage punya fitur Pesan Lagi di riwayat pemesanan sebelumnya. Sudah beberapa bulan ini saya nggak pernah ganti terapis, selalu sama Mbak Yanti terus. Kalau sudah begini, langsung berasa punya terapis pribadi nggak sih? 🙂

Teknik pijatan yang dipakai oleh Mbak Yanti pun nggak sembarangan. Kata beliau, untuk jadi terapis di GoMassage, harus ada pelatihan khususnya. Jadi nggak asal-asalan gitu, tapi bener-bener pijatannya sesuai dengan kebutuhan badan. Karena bagian badan yang paling banyak bergerak itu telapak tangan – buat ngetik-ngetik, dan kaki, biasanya Mbak Yanti selalu fokus memijat bagian ini. Agak nyeri-nyeri dikit sih, tapi pas selesai pijat, badan rasanya segaaaar banget!

Teman-teman yang mau cobain GoMassage, silakan langsung download aplikasi GoLife di iOs ataupun PlayStore ya dan ikuti step by step di bawah ini untuk memesan GoMassage pertama kali.

Dituntut bekerja sesuai deadline memang kadang bikin deg-degan. Capek hati, capek otak, capek badan, tapi begitu melihat hasilnya langsung terasa terbayar lunas. Makanya saya mempercayakan GoMassage untuk mengatasi rasa pegal dan badan yang lelah. Kalau badan sudah kembali segar, ide-ide brilian biasanya langsung dateng tanpa dipanggil. Deadline yang tadinya bikin pusing, lama-lama kelar dan selesai semua.

Kalau kerjaan beresnya makin cepet, saya jadi punya lebih banyak waktu untuk menggali kemampuan dalam bereksperimen membuat konten. Dengan begitu, jadi semakin banyak tawaran kerjasama yang datang dan menambah pundi-pundi uang di rekening. Seneng deh saat menghasilkan sesuatu dan diapresiasi dengan baik. Kalau begini terus, lama-lama orang akan percaya kalau profesi kreator konten adalah salah satu profesi yang menjadi profesi yang diperhitungkan sehingga nggak ada lagi orang-orang yang merendahkan para kreator.

Seneng banget semenjak ada GoLife, hidup saya jadi lebih mudah dan menyenangkan. Terima kasih GoLife, karenamu #PastiAdaJalan untuk menikmati GoMassage!

putrikpm
Share:

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.