IBX581FD685E3292

Recent Posts

#Review Guardian, Katanya Sih Film Indonesia Yang Paling Oke, Tapi…

Tanggal 1 Mei yang dirayakan sebagai May Day oleh para buruh se-dunia jadi sebuah kelegaan buat gue, kenapa? Karena tanggal 1 Mei lalu bertepatan dengan hari Kamis. Biasanya, setiap hari Kamis jalanan dari kantor ke rumah macetnya nggak ketolongan. Bisa 3 jam dari Buncit ke […]

Nonton Bola Langsung Di Negara Favorit Lo Bareng #HiperBOLA888, Yuk!

Piala Dunia FIFA 2014 udah di depan mata. Dimana-mana pasti udah booming tentang perhelatan ke-20 dari turnamen sepak bola internasional yang kali ini diadakan di Brasil. Negara mana yang jadi jagoan lo? Kalo gue sih Brasil, men! Anyway, lo mau nggak kalo gue ajak nonton […]

The Raid 2: Berandal, berani nonton?

Jadi, Rabu (9 April) lalu sehabis menuntaskan kewajiban sebagai warga negara yang baik yaitu mencoblos, saya dan tante berencana menonton film yang lagi dibicarain banyak orang. Nggak cuma orang Indonesia, tapi juga orang luar negeri. Katanya sih film ini jauh lebih keren dan lebih sadis dari sekuel perdananya yang telah rilis beberapa tahun lalu. The Raid 2: Berandal. Judulnya unik, dan ternyata pas banget sama alur ceritanya.

ImageGue sama tante gue siang itu pergi ke Arion Mall. Jam 11.30 ternyata bioskopnya belum buka. Dan setelah gue gugling, film nya baru bakal mulai jam 15.35, okay cukup perjuangan ya buat nonton film yang katanya premier di UK antriannya paling panjang ini. Dan akhirnya, gue sama tante gue duduk di kursi D 11 – 12 yang ternyata tepat di tengah – tengah jadi tayangannya bakal bener – bener tepat di depan mata kita.

Film dimulai dengan alur maju mundur. Rama (Iko Uwais) akhirnya bergabung dengan sebuah kelompok pembasmi berandal – berandal berduit di Indonesia yang dipimpin Bunawar. Ini alurnya mulai menyatu sama film pertamanya. Tapi bergabungnya Rama dengan kelompok Bunawar itu justru ngebuat Rama harus di penjara selama beberapa tahun. Di penjara, Rama selalu disiksa sama berandal – berandal lainnya. Dan yang gue salut, Rama selalu bersikap cool, nggak peduli orang mau bilang apa dan dia tetep stay calm di ruang tahanannya. Hingga akhirnya dia ketemu sama Uco (Arifin Putra), anak seorang pengusaha film bokep kelas kakap.

ImageImage

Hari – hari berlalu, Uco ngajak Rama untuk bekerja sama tapi selalu ditolak sama Rama. Karena menurut Rama nggak ada satupun orang yang layak buat di percaya. Hingga akhirnya Uco dibantai oleh seorang cowok di lapangan lumpur di dalam penjara. Dan nggak ngerti kenapa tiba – tiba Rama ngebelain Uco mati – matian. Dan dari situlah awal persahabatan Uco dan Rama terjadi.

ImageDua tahun kemudian Rama berhasil keluar dari penjara dibantu oleh Mr. Bangun yang tak lain adalah ayah dari Uco. Rama diberi fasilitas mewah dan ekslusif serta diberi mandate untuk mengawasi Uco kemana pun Uco pergi. Uco itu temperamental, mencoba menguasai dan mewarisi keahlian ayahnya walaupun sebenarnya ia belum mampu. Hingga akhirnya ia dibantu oleh Bejo untuk menemukan musuh bebuyutannya saat masih di penjara. Bejo dan Uco membuat kesepakatan yang sebenarnya akan menjadi boomerang bagi Uco.

Di sekuel kali ini, kehadiran Rama terasa hanya sebagai pelengkap, dan Uco lah yang menjadi peran utama yang di setiap scene nya pasti ada hal – hal penting yang saling berhubungan. Misalnya, saat Prakoso, orang kepercayaan Bangun, mati dikeroyok oleh orang tak dikenal, Uco saat itu ada disana. Namun ia tak tahu pasti siapa yang membunuh Prakoso. Dan pas adegan Prakoso mati, ada yang unik dari film The Raid 2 ini. Jakarta bersalju! Yup, darah Prakoso merembes dan mengalir di atas tumpukan salju.

Adegannya semakin seru dengan makin banyak darah di mana-mana. Julie Estelle juga menampilkan peran yang sangat sadis sebagai seorang Hammer Girl. Ya, dia membawa sepasang palu kemana pun. Palu memang menjadi senjata andalannya. Kesan cantik langsung berubah saat ia beraksi dengan menggunakan kacamata hitam yang menutupi luka di matanya.

Image

Di bagian akhir cerita, ada adegan Rama ngobrol sama kawanannya Goto. Gue nggak tau pasti apa yang mereka obrolin karena disensor dan diakhiri kata “Cukup.” dari Rama nya. Kalo menurut kacamata awam gue, si Goto mengajak Rama buat gabung ke kelompoknya dia. Cuma Rama nya nolak dengan halus, dan kayaknya itu clue buat film selanjutnya karena belum ada kejelasan soal Bunawar dan keluarganya si Rama.

Pokoknya buat lo yang takut darah, takut kekerasan, darah tinggi dan punya penyakit khusus, gue saranin jangan nonton, ya! Film ini tuh emang buat dewasa, nggak Cuma 17 tahun tapi 21 tahun ke atas. Walaupun The Raid 2: Berandal ini jauh lebih sadis daripada The Raid yang terdahulu, tapi ini masuk ke dalem list film wajib tonton karena seru dan alur ceritanya bikin nggak bisa nebak.

Rate: 7/10

Isi pulsanya, 50% bonusnya!

Hari Kamis, 3 April 2014 pasti jadi hari yg paling menyebalkan buat pengguna provider Indosat. Karena jaringan Indosat sempet nge-down parah, internet, telepon bahkan sms gagal terus menerus. Gue sempet bete parah, karena HP adalah satu-satunya cara paling cepet buat kasih kabar ke pacar. Maklum […]

5 tips hubungan LDR. Langgeng Dan Romantis!

Banyak yang nanya sama gue, gimana sih caranya pacaran yang langgeng dan tetep romantis walaupun kepisah jarak ratusan kilometer? Sebenernya semuanya sama kayak pacaran deket, cuma mungkin kita nggak bisa meluk dia aja kalo lagi sedih terus nggak ada temen buat makan atau sekedar nonton […]

Akhirnya, Para Pemain Film Drama Korea Mampir Juga Ke Indonesia!

Banyak orang yang hobinya marah-marah di jalanan, suka ngeluh capek lah ini lah itu lah dan ujung-ujungnya suka nyerobot hak orang lain. Nggak pergi atau pulang kantor, pasti selalu nemuin hal-hal yang bikin geleng-geleng kepala dan ngelus-ngelus dada. Emang sih, udah resikonya tinggal di ibukota jadi ya mau nggak mau harus ngikutin ritme kehidupan yang ada. Pfft!

Kalau udah bosen sama macet dan orang-orang yang ditemuin pas pergi dan pulang kerja, biasanya gue suka ngabisin waktu luang dengan nonton. Yup, nonton tv atau bioskop. Gue bukannya moviefreak sih, cuma buat gue nonton itu kayak bisa nyalurin perasaan. Misalnya, film horor bisa jadi tempat buat ngeluapin kesel, marah dan perasaan yang nggak enak dengan cara teriak. Jujur, gue orangnya penakut. Sebenernya bukan penakut, tapi penaaaaaaaaakuuuuuutttt banget!!! Tapi entah kenapa film-film horor selalu bikin penasaran buat nonton, sekalipun gue adalah orang yang paling kenceng teriaknya pas lagi nonton. Selain itu, gue jatuh cinta sama drama-drama Korea. Awalnya karena iseng nyari episode serial The Heirs yang sempet ngehits di akhir tahun lalu, dan jadi kecanduan nonton drama Korea karena cowoknya unyu-unyu. Siapa sih yang nggak terpesona sama cowok-cowok bersenyum manis, berkulit putih dan  berponi asal Korea? :3

Kadang, untuk menyalurkan emosi dan kebosenan gue sama kemacetan Jakarta, gue suka nonton tv. Untungnya di kantor langganan tv kabel, jadi bisa lah sesekali curi-curi pandang ke tv *alasan*. Dan kemarin pas lagi iseng-iseng nonton tv, kepencet lah channel 19 yang ternyata adalah channel Thrill. Dan entahlah gue hidup di planet mana yang nggak ngerti ada channel sekeren ini. Jadi, Thrill adalah satu-satunya (kayaknya sih di Asia) saluran tv berbayar yang menayangkan film-film horor, thriller dan suspense. Anjrit, ini channel tv terkeren yang pernah ada! *sok berani, sok seneng, padahal paling takut nonton film horor*.

Dan yang bikin gue kejang-kejang sambil sumringah (jangan dibayangin, please) adalah bulan Maret jadi bulannya drama-horor-Korea di Thrill! Yeay! Dua favorit gue yang akhirnya bersatu, dan pasti bakal jadi satu bulan yang seru. Setelah gugling sana sini, akhirnya gue tau kalau ternyata film-film horor dari negri gingseng itu banyak yang sadis dan nggak nanggung-nanggung. Artinya, gue bisa puas nonton aktor-aktor ganteng sekaligus teriak-teriak ngeri karena filmnya sadis. Dan setelah gue cek jadwal tayangnya, banyak alasan buat harus nonton Thrill selama sebulan penuh ini!

Image

  • Thrill bakal nayangin drama series terbarunya Oh Ji Ho! Oh God, si ganteng yang udah masuk di usia 30an tahun ini beneran main serial di Thrill lho! Judul serialnya adalah Cheo Yong: Paranormal Detective. Dari namanya aja kayaknya udah penasaran deh gimana jadinya si tampan Oh Ji Ho jadi detective ditambah lagi si doi bakal beradu peran sama si cantik Oh Ji-Eun dan Jun Hyo Seung!!! Asli, ini drama series yang mesti ditonton buat lo yang ngaku anak gaul Korea! :p

ImageImage

  • Killer Toon bakal ambil bagian dalam perhelatan #KoreanWaveDrama di Thrill. Korean Wave Drama adalah film-film drama horor/thriller pilihan dari Korea. Killer Toon udah tayang Jumat malem lalu dan gue nyesel karena nggak sempet nontonnya. Hiks!

Image

  • Don’t Click. Film yang sempet jadi andalan di #AsianFearFest tahun lalu ini kembali hadir lho di Thrill. Film horor yang bikin penasaran kayak gini emang mesti dan kudu ditonton dari awal sampai habis supaya kejawab teka-tekinya.

ImageImage

  • The Doll Master. Cewek-cewek Korea bisa dibilang Barbie nya Asia, bayangin aja si …. Mukanya mulus kayak gini -_-

ImageImage

  • Horror Stories 2. Jujur, film ini sama sekali belum pernah gue tonton. Tapi dari judulnya aja udah bikin penasaran sekaligus merinding ngeri.

ImageImage

Okay, Maret ini emang bulannya para dramalovers untuk memuaskan dahaga film-film horor dari Korea. Buat yang belum berlangganan channel Thrill, bisa lho di cek di vendor-vendor tv kabel terkemuka di Indonesia atau cek langsung disini website resmi Thrill.

Buat para Korean-drama-lovers, selamat bersenang-senang, berteriak dan histeris bersama Thrill ya!

Rahasia Dua Dunia

“Cinta memang selalu tahu kapan akan kembali mengingatkenangan, meski tak akan pernah terulang” Perutku mulai rata kembali setelah dua bulan lalu aku melahirkan putera pertamaku. Aku sengaja melakukan diet ketat agar aku tetap bisa menjalankan aktifitasku kembali sebagai seorang pramugari. Hari Minggu selalu aku habiskan […]

Rekomendasi Tempat KopdarJakarta Yang Paling Asik

Bagi orang yang lahir hingga dewasa dan bekerja di Jakarta seperti saya, rasanya bosan dan jenuh dengan segala macam keruwetan yang menaungi kota metropolitan ini. Bayangkan saja, dari mulai bangun tidur, lalu pergi kerja pag-pagi namun masih saja terjebak macet. Mau makan siang di luar […]