IBX581FD685E3292

Berhijrah Dimulai Dari Pasta Gigi Halal

Berhijrah Dimulai Dari Pasta Gigi Halal

Alhamdulillah ternyata sudah setahun lebih saya resmi (kembali) pakai hijab. Sekitar 8 tahun lalu, saya pernah menutup hijab. Tapi karena tujuannya biar sang pacar – yang sekarang sudah jadi mantan, senang. Iya, dulu si Mr. R itu selalu bilang sama saya kalau perempuan idamannya adalah yang memakai hijab. Karena lagi masa-masa cinta buta, jadilah saya ikut-ikutan pakai hijab. Begitu putus, ikutan dibuka lagi deh rambutnya. Maklum, belum dapat hidayah kalau kata orang-orang mah.

Baca: Drama Setelah Berhijab

Tahun lalu, nggak ada angin nggak ada hujan, tiba-tiba saya kepengen banget pakai hijab. Inget banget dulu itu mau ngereview pensil alis yang hits tapi kebetulan pas juga lagi bad hair day, untuk menutupi rambut singa itu akhirnya saya pakai hijab. Padahal ya dulu saya ngerasa gerah banget kalau berhijab, maunya langsung buru-buru copot terus gerai rambut lagi. Apalagi kalau lagi salah pakai ciput atau penitinya kekencengan dan bikin pusing kepala, duh rasanya ogah banget berhijab. Namanya juga ‘panggilan’ ya, kita nggak pernah tahu kapan datangnya. Alhamdulillah saya dikasih ‘tanda’ sama Allah swt dan akhirnya sekarang mulai memperdalam Islam. Menurut saya, ini waktu yang pas untuk berhijrah. Karena kalau bukan sekarang waktunya berhijrah, lalu kapan lagi?

Arti dari kata hijrah yang saya maksud bukan hanya arti kata yang diterjemahkan dalan KBBI atau Wikipedia, melainkan juga mengikuti pendapat dari berbagai ulama bahwa hijrah berarti keluar dari “darul kufur” menjadi “darul Islam”. Dengan kata lain, saya berhijrah karena ingin menjadi muslimah yang lebih baik dari sebelumnya.

Salah satu cara yang saya lakukan dalam memulai proses berhijrah adalah dengan menggunakan barang-barang halal dan disunnahkan oleh Rasulullah saw. Dimulai dari hanya makan di restoran bersertifikasi halal, hingga menggunakan pasta gigi halal bernama Sasha Toothpaste.

Sejak seminggu lalu berkenalan dengan Sasha Halal Toothpaste, saya jadi makin merasa bersyukur karena bisa mengikuti Sunnah Rasulullah saw untuk menggosok mulut dengan siwak seperti hadits riwayat Bukhari.

“Dari Hudzaifah ibnul Yaman Rahiyallahu ‘anhu, dia berkata: “Adalah Rasulullah jika bangun dari malam dia mencuci dan menggosok mulutnya dengan siwak.” (HR Bukhari)

Siwak adalah batang atau akar dari pohon Salvadora Persica yang digunakan oleh Rasulullah untuk membersihkan gigi, gusi dan mulut. Bentuknya bener-bener kayak batang kayu kokoh dan berbau khas. Sesungguhnya saya pengen banget nyobain sikat gigi pakai siwak asli untuk mengikuti kebiasaan Rasulullah saw. Sayang, di Jakarta susah banget cari siwak yang benar-benar asli. Saya penasaran banget mau coba bersihin gigi pakai siwak bukan hanya karena Sunnah Rasul, tapi juga karena manfaatnya. Banyak penelitian menyatakan siwak mampu menjadi anti bakteri, pencerah gigi, antiseptik dan menjadi salah satu pembersih mulut yang alami tanpa bahan kimia.

Pasta Gigi Sasha Halal

Pasta Gigi Sasha Halal

Hingga akhirnya minggu lalu saya diundang untuk hadir ke acara #WaktunyaHijrah bareng Sasha Halal Toothpaste dan Hijab Influencers Network. Di acara tersebut, saya nggak hanya dapat ilmu banyak tentang berhijrah tapi juga kenalan dengan pasta gigi pertama di Indonesia yang mengandung serpihan siwak asli dan ekstrak daun sirih. Sasha Halal Toothpaste hadir dalam 2 varian berbeda, Sasha Toothpaste Herbal Antibacterial dan Sasha Toothpaste Whitening. Dua-duanya sudah saya cobain rutin dan dua-duanya bikin saya jatuh cinta.

Pasta Gigi Sasha Halal

Pasta Gigi Sasha Halal

Sasha Toothpaste Herbal Antibacterial

Dengan packaging warna emas, varian herbal dari Sasha Halal Toothpaste ini dilengkapi dengan siwak asli dan ekstrak daun sirih yang mampu membunuh bakteri penyebab plak dan bau mulut serta membuat nafas segar dan lebih tahan lama.

Aroma Sasha Toothpaste Herbal Antibacterial ini khas banget, percampuran siwak dan daun sirih tapi entah kenapa keduanya cocok-cocok aja. Bahkan menurut saya aromanya nggak sekuat siwak aslinya, jadi nyaman banget di hidung.

Warna dari pasta giginya lebih kuning dibanding dengan varian yang whitening. Begitu digosok ke gigi, aroma siwak dan daun sirih langsung memenuhi mulut. Setelah selesai kumur-kumur, gigi rasanya langsung bersih dan kesat. Selain serpihan siwak dan daun sirih, pasta gigi ini juga mengandung fluoride dan calcium yang bagus untuk perkembangan gigi dan gusi.

Pasta Gigi Sasha Halal

Pasta Gigi Sasha Halal

Sasha Toothpaste Whitening

Berbeda dari versi herbal, versi whitening dari Sasha Toothpaste ini dibuat dari siwak asli, lemon dan garam yang berfungsi untuk mencerahkan gigi. Kandungan lemon dan garamnya membuat pasta gigi halal ini terasa segar di mulut.

Oh ya saya lupa bilang, di masing-masing kardus dan tube pasta gigi dari Sasha mengandung logo HALAL MUI serta tulisan penjelasan yang dibuat dalam 3 bahasa: Bahasa Indonesia, Arab dan Inggris. Dan poin penting yang bikin saya semakin merekomendasikan Sasha Toothpaste untuk teman-teman coba adalah klaimnya yang tidak mengandung alkohol serta bahan yang berasal dari hewan.

Review Sasha Toothpaste-nya sudah lengkap kan? Nah kalau sudah, sekarang saatnya saya mau ceritain pengalaman mengikuti event Waktunya Hijrah bareng Sasha Toothpaste.

Acara intimate influencer gathering ini dihadiri sama teman-teman dari Hijab Influencers Network. Senang banget bisa dapat teman-teman baru sekaligus ilmu karena narasumber yang ikutan sharing di event ini ada Ummu Balqis, drg. Annisa, Lulu El-hasbu dan Danti Niastiti yang merupakan perwakilan dari Sasha Toothpaste.

Siang itu saya dan teman-teman influencer lainnya diajak mengenal lebih dekat arti berhijrah dan manfaat siwak untuk kesehatan gigi sehari-hari. Salah satu hal yang masih saya ingat sampai sekarang adalah pemaparan dari drg. Annisa yang mengatakan bahwa WHO juga sudah melakukan penelitian terhadap siwak dan hasilnya siwak ini memang memiliki manfaat yang sangat baik untuk kesehatan gigi dan gusi. Nggak heran sekarang permintaan siwak lagi booming banget di mana-mana.

Ummu Balqis juga sharing tentang siwak yang di-Sunnahkan Rasul. Bahkan, untuk perempuan yang sudah menikah, mulut adalah salah satu bagian tubuh yang harus diperhatiin ekstra juga supaya selalu wangi dan suami nggak protes karena bau. Duh amit-amit ya!

Semenjak ada Sasha Toothpaste, saya jadi rutin ber-siwak nih. Alhamdulillah, mulai bisa pelan-pelan mengikuti teladan Rasul. Kalau sudah ada yang halal dan Sunnah, kenapa nggak dicoba ya kan? Karena berhijrah nggak selalu harus nunggu hidayah, tapi bisa dimulai dari pakai pasta gigi halal dan mengandung siwak seperti Sasha Toothpaste.

Pasta Gigi Sasha Halal

Saya mau ucapin terima kasih untuk HIN (Hijab Influencers Network) yang sudah mengajak saya belajar lebih dalam lagi tentang arti berhijrah dan membuat saya jadi semangat untuk menjadi muslim yang lebih baik. Nggak lupa, saya juga makasih karena akhirnya dikenalin sama Sasha Halal Toothpaste yang jadi teman berhijrah terbaru saya.

Teman-teman sudah ada yang pernah coba bersihin gigi dan gusi pakai siwak?

Instagram : @sashaindonesia

Facebook : Sasha Pancaran Aura Islami

Sakura Collagen Meiji Indonesia

 



30 thoughts on “Berhijrah Dimulai Dari Pasta Gigi Halal”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.