IBX581FD685E3292
in Beauty and Lifestyle, beauty review, sponsored post, Technology

Setelah Satu Bulan Menggunakan Skincare ERHA.DNA

at
progress-erhadna

Kata orang, cantik itu nggak hanya dari tampilan luarnya aja, tapi juga dari dalam. Kata saya sih, kalau definisi cantik luarnya itu ya kudu cocok sama skincare yang dipakai, soalnya skincare kan cocok-cocokan banget. Harga mahal belum tentu cocok, harga murah juga belum tentu bisa memenuhi kebutuhan kulit. Padahal selama ini saya cuma asal milih skincare – yang menurut saya sesuai sama jenis kulit, terus kalau dipakai nggak ada reaksi apa-apa di kulit, saya anggep berarti skincarenya cocok buat saya, padahal itu salah.

Skincare atau produk perawatan kulit adalah produk kecantikan yang paling pertama dipakaikan di kulit sebelum memakai produk lainnya termasuk make up. Selain itu, menggunakan skincare yang sesuai dengan kebutuhan juga dapat membantu menyelesaikan permasalahan yang terjadi di kulit.

Tapi, bagaimana bisa menemukan skincare yang benar-benar dibutuhkan kulit? Salah satu jawabannya adalah dengan menggunakan ERHA.DNA, inovasi smart skin solution berupa sistem pintar berbasis AI (artificial intelligence) dan DNA untuk menentukan produk yang dipersonalisasikan sesuai kebutuhan kulit masing-masing penggunanya. Jadi selama menggunakan ERHA.DNA ini, masing-masing pengguna akan mendapatkan produk yang berbeda dengan pengguna lainnya. Serasa punya pabrik skincare sendiri gitu lho!

Saya termasuk orang yang beruntung karena berhasil mencoba perawatan skin check dari ERHA.DNA sebelum resmi dilaunching Kamis, 24 Oktober lalu. Bertempat di Jakarta, peluncuran ERHA.DNA berlangsung meriah dan penuh insight penting tentang inovasi teknologi perawatan kulit berbasis AI dan DNA yang satu ini.

Baca: Skin Reporting Hasil Test Kit ERHA.DNA

Launching ERHA.DNA Di Jakarta

Sistem ERHA.DNA disebut sebagai smart skin solution yang terdiri dari 3 rangkaian sistem terpadu yang mampu mengidentifikasi karakter genetik setiap pengguna. Sistemnya terdiri dari Smart Assistant, Smart Innovation dan Smart Treatment. Dan di postingan kali ini, saya mau ceritakan progress yang terlihat di kulit wajah setelah rutin menggunakan produk perawatan yang saya dapatkan setelah menerima hasil test dari ERHA.DNA.

Setelah melakukan seluruh rangkaian ERHA.DNA Test Kit (terdiri dari DNA Swab, Moisture Tester dan Skin Lens), lalu download ERHA.DNA Mobile APP, akhirnya saya dapat 5 produk skincare yang cocok dengan hasil skin journal ERHA.DNA. Kelima produk yang saya dapatkan terdiri dari Facial Cleanser, Essence, Day Moisturizer, Sunscreen dan Night Moisturizer.

Overview

Dari semua skincare yang saya dapatkan dari ERHA.DNA, hanya sunscreen yang memiliki bungkus berbentuk tube, sedangkan 4 produk lainnya berbentuk tube berwarna senada, abu-abu muda. Seluruh skincarenya termasuk tipe travel friendly sehingga cocok untuk dibawa saat liburan ataupun untuk pemakaian di rumah.

Facial Cleanser CL1

Tipe pembersih wajah yang saya dapatkan diperkaya dengan bromelain (yang bermanfaat untuk meredakan peradangan pada kulit), with hazel distillate (bersifat astringen, antimikroba dan anestesi), phytelene aloe vera, D-panthenol hydrolized wheat protein dan niacimide.

Pembersih wajah yang satu ini diformulasikan untuk mengurangi peradangan atau kemerahan pada kulit dan melembabkan kulit yang kering serta sensitif. Pemakaiannya dianjurkan dua kali sehari, pagi dan malam, tapi kalau saya sih masih suka diselang-seling dengan pembersih wajah dari ERHA lainnya – yang ternyata ada banyak banget di kamar mandi.

Essence

Bentuk botolnya yang paling kecil dari produk lainnya, tapi yang paling sering digunakan. Si kecil essence dari ERHA.DNA ini menurut saya teksturnya enak banget dan cepat meresap ke kulit. Poin plusnya, wanginya enak sekali. Essence ini diformulasikan untuk mengurangi tanda kemerahan pada kulit akibat iritasi dan diperkaya dengan kandungan kompleks herbal MultiEx BSASM (terdiri dari kandungan Centella, Green Tea, Chamomile, Licorice, Rosemary, Skullcap dan Japanese Knotweed), alpha bisabolol dan D-panthenol.

Teknik penggunaan essence ke wajah versi saya sih dengan cara menuangkan secukupnya di telapak tangan, lalu diusap-usap secara perlahan namun merawat ke seluruh wajah. Wanginya yang bikin rileks, selalu membuat saya happy saat memakaikan essence ini ke wajah.

Day Moisturizer MD1

Bukan sekedar krim pagi, tapi ditambah moisturizer karena ternyata kulit dehidrasi yang kurang moist justru bisa bikin produksi minyak berlebih pada kulit. Pelembab ini diformulasikan dengan kompleks niacinamide, betaine, aquaxyl dan shea butter sehingga mampu menjaga kelembaban kulit.

Tekrsturnya hamper sama dengan essence, cuma lebih padat dan cenderung pekat tapi mudah meresap ke kulit dan nggak menimbulkan efek lengket. Biasanya, saya diamkan dulu beberapa menit sebelum akhirnya memakaikan sunscreen.

Sunscreen SU1

Tabir surya yang satu ini dibungkus dengan packaging berbentuk tube yang mungil dan gampang dibawa ke mana-mana biar mudah re-apply. Sejauh ini saya suka sih sama tekstur dan aromanya, sayangnya nggak ada informasi berapa SPF dan apakah produk ini mengandung PA+++ di kemasannya. Untuk menyiasatinya, saya suka tambahkan pakai ERHA Helios Daily SPF50 kalau mau beraktifitas di luar ruangan.

Night Moisturizer MN2

Pelembab malam dengan kandungan kombinasi aquaxyl niacimide, betain dan squalene menurut saya cukup mampu melembabkan kulit ketika tidur di ruangan ber-AC. Buktinya saat terbangun, kulit saya nggak kering sampai pecah-pecah tapi juga nggak berminyak. Teksturnya kurang lebih sama seperi pelembab paginya sih, cuma aromanya aja yang agak berbeda sedikit.

Selama kurang lebih 2 bulan ini, saya memang nggak selalu rutin pakai rangkaian skincare dari ERHA.DNA karena masih menghabiskan beberapa skincare lama saya. Tapi, dua minggu terakhir kemarin saya coba pakai tiap hari dan ternyata perbedaannya lumayan terasa ya?! Kemerahan pada wajah mulai berkurang dan flek-flek di wajah juga lumayan pudar. Warna kulit jadi lebih rata dan terlihat lebih cerah sekaligus sehat. Kalian lihat juga nggak perbedaannya?

Progress di kulit setelah pakai ERHA.DNA

Ternyata benar ya, menggunakan DNA untuk menentukan skincare yang cocok dengan kebutuhan kulit itu penting dan inovasi yang keren banget dari ERHA. Nggak kepikiran sama sekali, tapi bakal jadi solusi cerdas untuk yang masih galau mencari skincare yang cocok dengan kebutuhan kulit sehari-hari. Kemarin juga sempat ada DM dari beberapa teman yang akhrinya mencoba ERHA.DNA dan saya penasaran banget sama hasilnya apakah kondisi kulitnya sesuai dengan prediksinya selama ini atau justru salah kayak saya ya?

Adakah yang penasaran juga sama kebutuhan kulitnya? Silakan coba sendiri ERHA.DNA dan nikmati pengalaman baru menemukan skincare sesuai kebutuhanmu ya!

Informasi lebih lanjut tentang ERHA.DNA, bisa dilihat melalui website www.erhadna.co.id atau instagram @erhadna.

putrikpm

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.